Remaja Dominasi Balap Liar di Jalur 2 Tenggarong–Samarinda, Polisi Ingatkan Peran Orangtua
- calendar_month 35 menit yang lalu
- print Cetak

Foto : Kasatlantas Polres Kutai Kartanegara, Ahmad Fandoli, (ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KUKAR- Kepolisian menyoroti kembali maraknya aksi balap liar di Jalur 2 poros Tenggarong–Samarinda yang dinilai semakin meresahkan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Aktivitas tersebut didominasi oleh kalangan remaja dan kerap terjadi pada malam hingga akhir pekan.
Kasatlantas Polres Kutai Kartanegara, Ahmad Fandoli, mengungkapkan bahwa jalur tersebut telah lama menjadi titik rawan akibat tingginya kecepatan kendaraan yang tidak terkendali. Ia menegaskan pihaknya terus melakukan patroli serta upaya pencegahan di lokasi tersebut.
“Kecepatan tinggi di jalur itu sering berujung pada kecelakaan. Kami terus mengingatkan agar masyarakat, khususnya anak muda, tidak menjadikan jalan umum sebagai arena balapan,” kata Fandoli, Senin(20/4/2026).
Menurutnya, perilaku ugal-ugalan di jalan raya tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga pengguna jalan lainnya. Karena itu, ia meminta para pengendara untuk lebih disiplin dan mematuhi aturan lalu lintas.
“Kendaraan harus dikendalikan dengan baik. Jangan memaksakan kecepatan di luar batas kemampuan karena risikonya sangat besar,” ujarnya.
Selain penindakan di lapangan, kepolisian juga menekankan pentingnya keterlibatan orangtua dalam mengawasi aktivitas anak. Fandoli menyebut kurangnya pengawasan menjadi salah satu faktor yang memicu remaja terlibat dalam balap liar.
Ia mengimbau orangtua agar tidak mudah memberikan izin kepada anak untuk keluar rumah tanpa tujuan yang jelas, terutama pada malam hari.
“Orangtua perlu memastikan ke mana anak pergi dan dengan siapa. Pengawasan yang lemah bisa membuka peluang mereka terlibat kegiatan berisiko,” tuturnya.
Lebih lanjut, polisi juga menemukan adanya remaja dari luar daerah yang datang ke Tenggarong pada malam hari, yang diduga turut meramaikan aktivitas balap liar di Jalur 2.
Kepolisian berharap sinergi antara aparat dan orangtua dapat menekan fenomena tersebut, sehingga keamanan dan ketertiban lalu lintas di wilayah Kutai Kartanegara tetap terjaga.(*rbn)
- Penulis: Editor


Saat ini belum ada komentar