Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Penajam » Pemkab PPU Rombak Pola Kerja Penanganan Stunting Setelah Berakhirnya Aksi Bina Bangda

Pemkab PPU Rombak Pola Kerja Penanganan Stunting Setelah Berakhirnya Aksi Bina Bangda

  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PENAJAM, kaltimupdatenews.com-Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai menata ulang pola kerja penanganan stunting menyusul berakhirnya pengisian aplikasi Aksi Bina Bangda, platform pemantauan percepatan penurunan stunting yang selama ini digunakan oleh Kementerian Dalam Negeri.

Penutupan aplikasi tersebut menandai berakhirnya satu fase pembinaan dan evaluasi pemerintah pusat terhadap daerah. Namun bagi Pemkab PPU, kondisi itu justru menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi internal dan memastikan intervensi stunting tetap berjalan secara berkelanjutan.

Langkah penyesuaian ini dibahas dalam rapat koordinasi lintas perangkat daerah yang digelar di Sekretariat Daerah PPU beberapa waktu lalu. Rapat tersebut dihadiri oleh organisasi perangkat daerah terkait, yang selama ini terlibat langsung dalam pelaksanaan program penurunan stunting di tingkat kabupaten.

Aksi Bina Bangda atau yang dikenal sebagai Web Aksi Bangda merupakan sistem berbasis web yang dikelola Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Ditjen Bina Bangda) Kementerian Dalam Negeri. Sistem ini berfungsi sebagai instrumen pembinaan, pemantauan, serta evaluasi terhadap kesiapan dan kinerja pemerintah daerah dalam melaksanakan percepatan penurunan stunting.

Melalui aplikasi tersebut, pemerintah daerah diwajibkan melaporkan seluruh tahapan pelaksanaan delapan aksi konvergensi stunting, mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan program. Data tersebut menjadi bahan evaluasi pemerintah pusat sekaligus tolok ukur capaian daerah dalam menurunkan prevalensi stunting.

Sekretaris Daerah PPU, Tohar, menyampaikan bahwa meskipun pengisian aplikasi telah ditutup, substansi dari delapan aksi konvergensi tetap menjadi acuan utama pemerintah daerah. Menurutnya, data dan matriks yang telah dihimpun selama ini tidak akan ditinggalkan, melainkan dimanfaatkan untuk memetakan persoalan secara lebih rinci di tingkat lokal.

“Yang kita hadapi sekarang adalah bagaimana menindaklanjuti apa yang sudah direncanakan. Semua perangkat daerah harus memiliki pemahaman yang sama terhadap masalah stunting, supaya intervensinya tidak parsial,” ujar Tohar, Senin (9/2/2026).

Ia menegaskan, penanganan stunting tidak bisa diselesaikan oleh satu sektor saja. Diperlukan koordinasi lintas perangkat daerah, serta pemanfaatan sumber daya manusia yang ada, agar setiap intervensi berjalan saling melengkapi dan tidak tumpang tindih.

Dalam forum tersebut juga dibahas pembagian peran antarlevel pemerintahan. Camat dipastikan tidak terlibat dalam penyusunan program teknis, namun memegang peranan penting dalam memastikan pelaksanaan program berjalan di lapangan serta mengoordinasikan kegiatan lintas sektor di wilayah kecamatan.

Pemkab PPU menilai peran kecamatan menjadi krusial dalam menjembatani kebijakan di tingkat kabupaten dengan kondisi riil masyarakat. Koordinasi yang kuat di tingkat wilayah diharapkan dapat mempercepat penyaluran program dan meningkatkan efektivitas intervensi terhadap kelompok sasaran.

Hasil rapat koordinasi lintas perangkat daerah ini selanjutnya akan dirangkum dan dijadikan bahan pembahasan dalam Pra-Musrenbang Tematik Stunting. Forum tersebut akan menentukan arah kebijakan, prioritas program, serta bentuk intervensi penurunan stunting di Kabupaten PPU pada periode berikutnya.

Melalui langkah penyesuaian ini, Pemkab PPU menegaskan komitmennya untuk tetap menempatkan isu stunting sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah, meskipun mekanisme pelaporan ke pemerintah pusat mengalami perubahan.

“Yang terpenting bukan aplikasinya, tetapi tindak lanjut dan dampaknya bagi masyarakat,” pungkas Tohar.(*rbn)

  • Penulis: Fendialvaro

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Long Ikis Gelar Santunan 101 Anak Yatim dan Tabligh Akbar Sambut 1 Muharram 1448 H

    Polsek Long Ikis Gelar Santunan 101 Anak Yatim dan Tabligh Akbar Sambut 1 Muharram 1448 H

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Polsek Long Ikis bersama Mushola Nurul Hikmah menggelar kegiatan Santunan Anak Yatim dan Tabligh Akbar dalam rangka menyambut 1 Muharram 1448 H sekaligus HUT Bhayangkara ke-80 tahun 2026. Kegiatan berlangsung pada Rabu (17/6/2026) malam di Desa Sawit Jaya, Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser. Acara yang dimulai pukul 20.00 WITA tersebut dihadiri berbagai unsur, […]

  • Nekat Bobol Rumah di Paser, Pria Ini Apes Ditangkap Saat Mau Jual Hasil Curian!

    Nekat Bobol Rumah di Paser, Pria Ini Apes Ditangkap Saat Mau Jual Hasil Curian!

    • 0Komentar

    TANA PASER, Kaltimupdatenews.com-Aksi seorang pria yang diduga hasil kejahatan dengan cara membobol rumah akhirnya terhenti setelah Tim Jatanras Satreskrim Polres Paser mengamankannya saat hendak menjual barang curian di wilayah Kecamatan Tanah Grogot. Pelaku berinisial S (34) ditangkap tanpa perlawanan setelah polisi menerima laporan dan melakukan penyelidikan cepat berdasarkan informasi masyarakat. Kapolres Paser AKBP Novy Adi […]

  • Pengedar Narkoba Lanjut Usia Digerebek, Polisi Sita Puluhan Paket Sabu dan Rp57 Juta

    Pengedar Narkoba Lanjut Usia Digerebek, Polisi Sita Puluhan Paket Sabu dan Rp57 Juta

    • 0Komentar

    TANA PASER, Kaltimupdatenews.com-Upaya pemberantasan narkotika di Kabupaten Paser kembali membuahkan hasil. Satuan Reserse Narkoba Polres Paser mengamankan seorang pria lanjut usia berinisial B (60) yang diduga terlibat peredaran sabu di Kecamatan Batu Sopang, Senin (26/1/2026) malam. Penangkapan dilakukan sekitar pukul 20.15 WITA di rumah terduga di Desa Busui, Kecamatan Batu Sopang. Dari lokasi, petugas menyita […]

  • Sakit Hati Ditegur, Tukang Cukur Bacok Pria Hingga Tewas di Tanah Grogot

    Sakit Hati Ditegur, Tukang Cukur Bacok Pria Hingga Tewas di Tanah Grogot

    • 0Komentar

    TANA PASER-Seorang pria bernama Atim Motius ditemukan tewas diduga akibat dibacok di depan sebuah warung Lapo di Jalan Pangeran Mentri, Gang Korpri RT 003 RW 004, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 22.00 Wita. Tak lama setelah kejadian, tim gabungan dari Satreskrim, Satintelkam, Satnarkoba Polres Paser bersama Polsek Kuaro berhasil […]

  • Rudy Masud Tegaskan Renovasi Rumah Jabatan Rp25 Miliar Transparan dan Sesuai SOP

    Rudy Masud Tegaskan Renovasi Rumah Jabatan Rp25 Miliar Transparan dan Sesuai SOP

    • 0Komentar

    SAMARINDA,kaltimupdatenews.com-Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan bahwa rencana renovasi rumah jabatan gubernur beserta ruang kerja pimpinan daerah dilakukan sesuai aturan yang berlaku. Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Masud, memastikan proses penganggaran hingga pelaksanaan berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Penegasan tersebut disampaikan untuk merespons isu yang berkembang di masyarakat terkait besarnya anggaran renovasi yang disebut-sebut mencapai […]

  • Bendera Borneo Raya Terpasang di Samarinda, Pemasang Belum Diketahui

    Bendera Borneo Raya Terpasang di Samarinda, Pemasang Belum Diketahui

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews.com-Pemandangan tak biasa terlihat di salah satu flyover di Samarinda pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Bendera berwarna merah, kuning, dan biru yang dikenal sebagai simbol Borneo Raya terbentang di sisi flyover dan berdampingan dengan Merah Putih. Atribut tersebut ditemukan sejak dini hari di sisi turunan flyover dari arah Jalan Pembangunan […]

expand_less