Hibah 2026 Belum Cair, Musorprov KONI Kaltim Terancam Mundur
- calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
- print Cetak

Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras (ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SAMARINDA, Kaltimupdatenews.com- Pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kalimantan Timur terancam mengalami penundaan jika bantuan dana hibah tahun anggaran 2026 tak kunjung direalisasikan dalam waktu dekat. Ketiadaan anggaran membuat roda organisasi saat ini nyaris berhenti.
Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, menegaskan bahwa kepastian pencairan dana dari Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menjadi faktor penentu jalannya agenda tersebut. Ia menargetkan Musorprov bisa digelar paling lambat April 2026, dengan syarat proses administrasi hibah segera rampung.
“Semua sangat bergantung pada kapan NPHD ditandatangani. Kalau bisa diselesaikan akhir Maret, kami masih punya waktu untuk menyiapkan Musorprov di April,” kata Rusdiansyah, Kamis (26/3/2026).
Menurut dia, kondisi keuangan KONI Kaltim saat ini tidak memungkinkan untuk membiayai kegiatan organisasi. Bahkan, sejak awal tahun 2026, kas organisasi dalam kondisi kosong.
“Tidak ada lagi dana yang bisa kami gunakan. Sisa anggaran tahun lalu sudah dikembalikan ke kas daerah, jadi sekarang benar-benar nol,” ujarnya.
Diketahui, per 31 Desember 2025, sisa dana sebesar Rp1,3 miliar telah disetorkan kembali ke kas daerah sesuai arahan Dispora Kaltim.
Di tengah kondisi tersebut, Rusdiansyah memastikan dirinya tidak akan kembali maju dalam pemilihan ketua periode berikutnya. Ia menyebut keputusan itu sebagai bentuk tanggung jawab atas capaian kontingen Kaltim yang belum memenuhi target pada PON XXI 2024 di Aceh dan Sumatera Utara.
“Saya memilih tidak maju lagi. Ini bagian dari tanggung jawab moral karena target kita di PON kemarin tidak tercapai,” tegasnya.
Sementara itu, menjelang Musorprov, sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat ketua KONI Kaltim periode 2026–2030. Anderiy Syachrum disebut telah mengantongi dukungan signifikan dari KONI kabupaten/kota dan pengurus cabang olahraga.
Selain itu, nama Rusman Yaqub dan Sirajuddin atau Haji Jawa juga masuk dalam bursa calon. Keduanya dikenal aktif dalam pembinaan olahraga di tingkat provinsi.
Kini, keputusan berada di tangan Dispora Kaltim terkait percepatan pencairan hibah. Tanpa kepastian anggaran, proses regenerasi kepemimpinan olahraga di daerah ini berpotensi mengalami hambatan.(*rbn)
- Penulis: Admin



Saat ini belum ada komentar