Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Kukar » Ketidakpastian RKAB Picu Kekhawatiran PHK di Sektor Tambang Kukar

Ketidakpastian RKAB Picu Kekhawatiran PHK di Sektor Tambang Kukar

  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUKAR, kaltimupdatenews.com-Belum adanya kepastian terkait kebijakan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan tambang menimbulkan kekhawatiran di daerah. DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menilai situasi ini berpotensi berdampak serius terhadap keberlangsungan tenaga kerja di sektor pertambangan.

Anggota Komisi II DPRD Kukar, Hendra, menyampaikan bahwa isu pengurangan produksi tambang harus dicermati secara hati-hati karena beririsan langsung dengan nasib para pekerja.

“Kondisinya masih belum jelas, sehingga kami terus mengikuti perkembangan dari pemerintah pusat. Tapi kalau pembatasan RKAB diterapkan, tentu perusahaan akan menyesuaikan, dan itu bisa berimbas ke tenaga kerja,” kata Hendra, Senin (6/4/2026).

Ia menambahkan, perubahan kebijakan produksi tidak terjadi begitu saja, melainkan dipengaruhi oleh kondisi pasar energi global yang fluktuatif. Hal tersebut, menurutnya, menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam menentukan arah kebijakan sektor tambang.

Meski demikian, Hendra menekankan pentingnya kebijakan yang tidak hanya mempertimbangkan aspek ekonomi, tetapi juga perlindungan terhadap pekerja.

“Harus ada keseimbangan. Industri tetap berjalan, tapi pekerja juga tidak dikorbankan dalam proses penyesuaian itu,” ujarnya.

Selain itu, DPRD Kukar juga mencermati adanya perbedaan pandangan dari pemerintah pusat. Pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang mengarah pada pembatasan RKAB, berbanding dengan sinyal dari Presiden Prabowo Subianto yang membuka peluang peningkatan produksi.

Menurut Hendra, dinamika tersebut menunjukkan bahwa arah kebijakan masih terus berkembang dan belum sepenuhnya final.

“Kami melihat masih ada kemungkinan perubahan kebijakan. Itu sebabnya daerah harus siap dengan berbagai skenario yang bisa terjadi,” katanya.

Sebagai bentuk kewaspadaan, DPRD Kukar berkomitmen untuk terus mengawal isu ini sekaligus mendorong pemerintah daerah menyiapkan langkah antisipatif guna mengurangi risiko PHK massal.

“Kami tidak ingin pekerja menjadi pihak yang paling dirugikan. Maka dari itu, langkah perlindungan harus disiapkan sejak sekarang,” tutupnya.(rbn)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuaca Ekstrem Terjang Baru Ulu, Tiga Bangunan Kayu Ambruk, Pedagang Gulali Meninggal Dunia

    Cuaca Ekstrem Terjang Baru Ulu, Tiga Bangunan Kayu Ambruk, Pedagang Gulali Meninggal Dunia

    • 0Komentar

    BALIKPAPAN, kaltimupdatenews.com -Hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Balikpapan Barat dan menyebabkan tragedi kemanusiaan di kawasan pesisir Baru Ulu, Minggu (8/2/2026) sore. Seorang pedagang gulali keliling, Anggi (34), tewas setelah tertimpa reruntuhan bangunan kayu yang roboh akibat terjangan angin kencang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.40 WITA di RT 09, Kelurahan Baru Ulu. […]

  • Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI Paser 2026–2029

    Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI Paser 2026–2029

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Pelaksanaan Konferensi Kabupaten (Konferkab) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Paser tinggal menghitung hari. Forum musyawarah tertinggi organisasi wartawan di tingkat daerah ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, pada 7–8 Juni 2026. Agenda tersebut rencananya dipadukan antara proses pemilihan ketua dan pelantikan pengurus. Berdasarkan informasi yang saya peroleh, Konferkab akan berlangsung pada Minggu, sementara pelantikan […]

  • Aliansi Ormas Kepung DPRD Kukar, Desak Evaluasi Pimpinan Dewan

    Aliansi Ormas Kepung DPRD Kukar, Desak Evaluasi Pimpinan Dewan

    • 0Komentar

    KUKAR, kaltimupdatenews.com-Gedung DPRD Kutai Kartanegara dipadati ratusan massa dari berbagai organisasi kemasyarakatan yang menggelar aksi unjuk rasa, Senin (4/5). Mereka menyuarakan kritik keras terhadap kepemimpinan lembaga legislatif setempat. Aksi tersebut melibatkan tiga ormas, yakni Remaong Kutai Berjaya, Remaong Kutai Menamang, dan Kayuh Baimbai. Sejak pagi, massa berkumpul di halaman kantor dewan sambil menyampaikan orasi secara […]

  • Kunker ke Kemendagri, Pansus III DPRD Paser Perkuat Regulasi Penyertaan Modal Perumdam Tirta Kandilo

    Kunker ke Kemendagri, Pansus III DPRD Paser Perkuat Regulasi Penyertaan Modal Perumdam Tirta Kandilo

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-DPRD Kabupaten Paser menegaskan komitmennya mendorong Perumdam Tirta Kandilo berkembang menjadi perusahaan daerah yang sehat, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Komitmen tersebut menjadi salah satu fokus dalam kunjungan kerja Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Paser ke Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Rabu (13/5/2026). Kunjungan […]

  • DPRD Paser Dorong Penyelesaian Status Lahan Warga di Kawasan Konservasi

    DPRD Paser Dorong Penyelesaian Status Lahan Warga di Kawasan Konservasi

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-DPRD Kabupaten Paser meminta pemerintah pusat segera mencari solusi atas persoalan lahan masyarakat yang berada di kawasan Cagar Alam (CA). Permasalahan itu dinilai telah menghambat aktivitas warga, terutama dalam mengelola lahan permukiman dan pertanian yang sudah ditempati sejak lama. Upaya penyelesaian persoalan tersebut dibahas dalam kunjungan kerja Komisi I DPRD Paser ke Balai […]

  • Polisi Bongkar Penimbunan Ribuan Liter BBM Bersubsidi di Long Ikis, Dua Orang Diamankan

    Polisi Bongkar Penimbunan Ribuan Liter BBM Bersubsidi di Long Ikis, Dua Orang Diamankan

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali terbongkar di wilayah Kabupaten Paser. Aparat Kepolisian Resor (Polres) Paser menggerebek sebuah lokasi yang diduga menjadi gudang penampungan pertalite ilegal di Desa Simpang Pait, Kecamatan Long Ikis. Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan warga yang mencurigai aktivitas bongkar muat jeriken dalam jumlah besar di lokasi […]

expand_less