Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Samarinda » Arus Mudik Meningkat, Terminal Sungai Kunjang Siapkan 80 Armada Bus Tanpa Kenaikan Tarif

Arus Mudik Meningkat, Terminal Sungai Kunjang Siapkan 80 Armada Bus Tanpa Kenaikan Tarif

  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SAMARINDA, kaltimupdatenews.com-Pengelola Terminal Sungai Kunjang memastikan kesiapan puluhan armada bus untuk melayani lonjakan arus mudik dari Kota Samarinda. Sebanyak 70 hingga 80 unit bus, baik berpendingin udara (AC) maupun non-AC, disiapkan untuk melayani tujuh rute perjalanan keluar kota.

Koordinator Terminal Sungai Kunjang, Eko Novianto, mengatakan kesiapan armada tersebut dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang menjelang masa mudik. Meski terjadi lonjakan penumpang, tarif tiket dipastikan tetap stabil tanpa kenaikan.

“Armada yang disiapkan sekitar 70 sampai 80 unit untuk melayani tujuh rute keluar Samarinda. Untuk tarif, sejauh ini tidak ada kenaikan dan masih normal seperti hari biasa,” ujar Eko saat ditemui di Terminal Sungai Kunjang, Samarinda, Rabu (11/3).

Kondisi terminal juga dipastikan tetap kondusif dengan pelayanan yang berjalan normal. Pihak pengelola terus melakukan pemantauan terhadap pergerakan penumpang dan kesiapan armada guna memastikan kelancaran arus mudik.

Kebijakan tidak adanya kenaikan tarif disambut positif oleh para penumpang. Nayla, mahasiswa Universitas Mulawarman (Unmul) yang hendak menuju Balikpapan, mengaku bersyukur harga tiket tidak mengalami perubahan meski memasuki masa mudik.

“Syukur harga tiket bus tidak ada yang berubah walau masa mudik, karena biasanya ada kenaikan harga di momen seperti ini,” katanya.

Selain persoalan rute, pengelola terminal juga menyoroti maraknya keberadaan terminal bayangan ilegal di kawasan Samarinda Seberang. Menurut Eko, praktik tersebut tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga merugikan operasional terminal resmi.

Foto: Suasana terminal Sungai Kunjang, Samarinda (ADT/kaltimupdatenews)

“Ini tindakan ilegal yang merusak tatanan. Dampaknya bukan hanya penurunan jumlah penumpang di terminal resmi, tetapi juga mematikan ekonomi pedagang dan pekerja di area Terminal Sungai Kunjang,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah dan otoritas terkait dapat meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas angkutan di luar terminal resmi. Langkah tersebut dinilai penting agar operasional angkutan mudik terpusat di fasilitas resmi yang lebih menjamin keselamatan penumpang serta menjaga keberlangsungan ekonomi masyarakat di sekitar terminal.

Meski pelayanan dinilai cukup baik, sebagian penumpang masih menyoroti keterbatasan rute perjalanan dari terminal tersebut. Nita, mahasiswa Unmul yang akan pulang ke Penajam Paser Utara (PPU), menyebut belum tersedianya rute langsung menuju daerahnya menjadi kendala bagi penumpang.

“Pengelolaannya bagus dan tidak ribet, cuma sayang belum ada rute langsung ke PPU. Jadi harus turun di Balikpapan dulu baru menyeberang,” ungkapnya.(ADT)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muara Wis Dilalap Api: Lima Rumah Hangus, Warga Panik

    Muara Wis Dilalap Api: Lima Rumah Hangus, Warga Panik

    • 0Komentar

    KUKAR, kaltimupdatenews.com-Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman di Desa Muara Wis, RT 01, Kecamatan Muara Wis, Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 15.00 WITA. Lima rumah dilaporkan hangus terbakar, sementara dua rumah di sekitarnya turut terdampak. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kukar, Fida Hurasani, mengatakan sebagian rumah yang terbakar terbuat dari kayu, […]

  • BMKG Kaltim Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Sejumlah Wilayah

    BMKG Kaltim Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Sejumlah Wilayah

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Timur mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, serta angin kencang di sejumlah wilayah Kalimantan Timur, Senin (10/2/2026). Peringatan dini yang dikeluarkan pada pukul 14.24 WITA tersebut menyebutkan kondisi cuaca ekstrem diperkirakan mulai terjadi sejak […]

  • Kemenag Paser Siapkan Rukyatul Hilal Sambut Ramadan 1447 H

    Kemenag Paser Siapkan Rukyatul Hilal Sambut Ramadan 1447 H

    • 0Komentar

    TANA PASER-Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Paser mulai melakukan persiapan penentuan awal puasa. Proses tersebut akan dilakukan melalui dua metode yang selama ini digunakan secara nasional, yakni hisab dan rukyatul hilal. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Paser, H. Maslekhan, menjelaskan bahwa saat ini umat Islam telah memasuki bulan Sya’ban […]

  • PHK Pekerja Outsourcing di Sektor Migas Kukar Jadi Sorotan DPRD

    PHK Pekerja Outsourcing di Sektor Migas Kukar Jadi Sorotan DPRD

    • 0Komentar

    KUKAR, kaltimupdatenews.com – Dugaan pelanggaran aturan outsourcing di sektor migas Kutai Kartanegara kembali memanas. Puluhan pekerja alih daya dilaporkan terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK), meski pekerjaan masih berjalan, memicu Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD Kukar dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Senin (2/2/2026). Ketua FSPMI Kukar, Andhityo Khristiyanto, menyebut praktik PHK tersebut kerap […]

  • Pemkab Kukar Ingatkan ASN Tak Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik

    Pemkab Kukar Ingatkan ASN Tak Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik

    • 0Komentar

    KUKAR, kaltimupdatenews.com-Menjelang Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak menyalahgunakan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi, terutama untuk mudik atau perjalanan jauh. Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengatakan hingga memasuki pekan ketiga Ramadan, pemerintah daerah belum menerima surat edaran resmi dari pemerintah pusat terkait pembatasan penggunaan kendaraan dinas […]

  • Tambang Ilegal Kembali Beroperasi, 3.000 Ton Batu Bara Ditemukan di Konsesi PT Bramasta Sakti

    Tambang Ilegal Kembali Beroperasi, 3.000 Ton Batu Bara Ditemukan di Konsesi PT Bramasta Sakti

    • 0Komentar

    KUKAR, Kaltimupdatenews.com-Aktivitas penambangan batu bara ilegal kembali ditemukan di dalam wilayah konsesi PT Bramasta Sakti di Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur. Sekitar 3.000 ton batu bara ditemukan menumpuk di lahan perusahaan yang berada di Desa Jonggon Jaya dan Desa Margahayu. Temuan tersebut menguatkan dugaan bahwa penambangan tanpa izin masih terus berlangsung […]

expand_less