Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Paser » Pansus I DPRD Paser Susun Agenda Pembahasan Tiga Raperda Prioritas

Pansus I DPRD Paser Susun Agenda Pembahasan Tiga Raperda Prioritas

  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANA PASER-Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Kabupaten Paser mulai menyusun langkah awal pembahasan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang dinilai strategis bagi pembangunan daerah. Hal itu dilakukan melalui rapat kerja internal perdana bersama Sekretariat DPRD Paser Bagian Persidangan dan Perundang-undangan yang digelar di ruang rapat pimpinan DPRD Paser, Senin (9/3/2026).

Rapat dipimpin Ketua Pansus I DPRD Paser Ilcham Halid, didampingi Wakil Ketua Andi Muhammad Rizal Ashari Assegaf, Sekretaris Regina Fabiola, serta anggota Edwin Santoso dan Muhammad Rama Romilza.

Pertemuan tersebut difokuskan pada penyusunan agenda kerja pansus, termasuk penentuan tahapan pembahasan, jadwal kegiatan, serta pola koordinasi dengan pihak-pihak terkait selama proses pembahasan raperda berlangsung.

Ketua Pansus I DPRD Paser Ilcham Halid menuturkan rapat internal tersebut menjadi tahap awal bagi pansus untuk menyatukan pandangan seluruh anggota sebelum memasuki pembahasan substansi raperda.

Menurutnya, kesamaan persepsi mengenai mekanisme kerja dan strategi pembahasan sangat penting agar proses penyusunan regulasi dapat berjalan lebih efektif dan terarah.

“Melalui rapat awal ini kami merumuskan kerangka kerja pembahasan raperda, mulai dari penjadwalan kegiatan hingga pembagian peran di dalam pansus. Dengan persiapan yang jelas, pembahasan diharapkan dapat berlangsung lebih fokus dan terukur,” kata Ilcham.

Ia menjelaskan Pansus I DPRD Paser mendapat mandat untuk membahas tiga raperda yang memiliki keterkaitan langsung dengan pembangunan sosial masyarakat. Ketiga raperda tersebut yakni Raperda tentang Pembangunan Kepemudaan, Raperda tentang Penanggulangan Kemiskinan Terpadu, serta Raperda tentang Pemajuan Kebudayaan.

Ilcham menilai ketiga rancangan regulasi tersebut memiliki peran penting dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia sekaligus menjaga identitas budaya daerah.

“Substansi raperda yang kami bahas menyangkut pengembangan generasi muda, penanganan persoalan kemiskinan, hingga upaya pelestarian budaya lokal. Karena itu pembahasannya harus dilakukan secara mendalam agar hasilnya benar-benar relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa proses pembahasan nantinya tidak hanya melibatkan anggota pansus, tetapi juga membuka ruang bagi berbagai pihak untuk memberikan masukan.

“Kami akan mengundang perangkat daerah terkait, akademisi, hingga unsur masyarakat agar pembahasan raperda memiliki perspektif yang lebih komprehensif dan didukung kajian yang kuat,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Pansus I DPRD Paser Andi Muhammad Rizal Ashari Assegaf mengatakan rapat kerja internal tersebut juga dimanfaatkan untuk menyusun strategi pembahasan agar seluruh tahapan dapat berjalan sesuai target.

Menurutnya, penyusunan raperda membutuhkan proses yang cukup panjang karena setiap materi harus dikaji secara detail, termasuk pembahasan pasal demi pasal serta sinkronisasi dengan regulasi yang lebih tinggi.

Foto: Pansus I DPRD Paser saat melakukan pembahasan tiga Raperda (Jay/kaltimupdatenews)

“Setiap raperda harus dipastikan tidak menimbulkan penafsiran yang berbeda ketika diterapkan. Karena itu pembahasannya harus dilakukan secara cermat dan melalui berbagai tahapan kajian,” jelas Rizal.

Ia menambahkan keberadaan regulasi daerah yang kuat akan menjadi landasan penting bagi pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan.

Rizal berharap hasil pembahasan Pansus I nantinya dapat melahirkan regulasi yang tidak hanya memiliki kepastian hukum, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

“Harapan kami, ketiga raperda ini dapat menjadi dasar kebijakan yang efektif untuk meningkatkan kualitas pemuda, memperkuat program pengentasan kemiskinan, serta mendorong pelestarian budaya lokal di Kabupaten Paser,” tutupnya.(Jay)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Long Ikis Angkat Budaya Paser Lewat Lomba Sumpit Antar Desa

    Polsek Long Ikis Angkat Budaya Paser Lewat Lomba Sumpit Antar Desa

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Semangat melestarikan budaya lokal mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kecamatan Long Ikis. Polsek Long Ikis menggelar Lomba Sumpit Paser Antar Desa yang mempertemukan peserta dari 25 desa dan satu kelurahan dalam sebuah ajang olahraga tradisional yang sarat nilai budaya, di halaman Mapolsek Long Ikis, Sabtu (27/6/2026) Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Long Ikis […]

  • PT MHA Dukung Ketersediaan Stok Darah di Paser, Target 200 Kantong Selama Dua Hari

    PT MHA Dukung Ketersediaan Stok Darah di Paser, Target 200 Kantong Selama Dua Hari

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MHA) kembali menggelar kegiatan donor darah sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) di PMI Kabupaten Paser. Kegiatan yang dimulai pada Jumat (31/7/2026) pukul 10.00 Wita itu menargetkan penghimpunan sebanyak 200 kantong darah selama dua hari pelaksanaan. Area Koordinator Mandiri Group, Kriel Kala Lembang, mengatakan kegiatan donor […]

  • Pemkab PPU Rombak Pola Kerja Penanganan Stunting Setelah Berakhirnya Aksi Bina Bangda

    Pemkab PPU Rombak Pola Kerja Penanganan Stunting Setelah Berakhirnya Aksi Bina Bangda

    • 0Komentar

    PENAJAM, kaltimupdatenews.com-Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai menata ulang pola kerja penanganan stunting menyusul berakhirnya pengisian aplikasi Aksi Bina Bangda, platform pemantauan percepatan penurunan stunting yang selama ini digunakan oleh Kementerian Dalam Negeri. Penutupan aplikasi tersebut menandai berakhirnya satu fase pembinaan dan evaluasi pemerintah pusat terhadap daerah. Namun bagi Pemkab PPU, kondisi itu justru […]

  • Perkuat Sinergi Hukum, ABPEDNAS Paser Sambangi Kejari dan Berbagi Takjil

    Perkuat Sinergi Hukum, ABPEDNAS Paser Sambangi Kejari dan Berbagi Takjil

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Paser melakukan audiensi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Paser, Selasa (3/3/2026), sebagai langkah memperkuat koordinasi dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel. Kunjungan tersebut dipimpin Ketua ABPEDNAS Kabupaten Paser, Masrudin, bersama jajaran pengurus. Rombongan diterima langsung Kepala Kejaksaan Negeri Paser, Deddy Herliyantho, yang didampingi […]

  • DPRD Paser Tekankan Penyelesaian Sengketa Batas Desa Secara Regulatif

    DPRD Paser Tekankan Penyelesaian Sengketa Batas Desa Secara Regulatif

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.con-Sengketa tapal batas antara Desa Laburan, Kecamatan Pasir Belengkong, dan Desa Lori, Kecamatan Tanjung Harapan, kembali menjadi sorotan. Hingga kini, persoalan batas administrasi kedua desa tersebut belum memperoleh kepastian hukum dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser. Permasalahan itu dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Paser yang digelar di Gedung DPRD Paser, […]

  • Fraksi Golkar DPRD Paser Soroti Rendahnya Serapan Anggaran dan Belanja Infrastruktur APBD 2025

    Fraksi Golkar DPRD Paser Soroti Rendahnya Serapan Anggaran dan Belanja Infrastruktur APBD 2025

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Kabupaten Paser memberikan sejumlah catatan kritis terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Paser Tahun Anggaran 2025 yang disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Paser, Kamis (25/6/2026). Melalui pemandangan umum fraksi yang dibacakan di ruang rapat paripurna tersebut, Fraksi Golkar […]

expand_less