Hendra Wahyudi Ikuti Retret Akmil, DPRD Paser Perkuat Kapasitas Kepemimpinan
- calendar_month 20 jam yang lalu
- print Cetak

Foto: Ketua DPRD Paser H. Hendra Wahyudi (ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAGELANG, kaltimupdatenews.com-Upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan dan sinergi antar lembaga legislatif daerah dilakukan melalui retret nasional yang diikuti ratusan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) se-Indonesia di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, sejak Rabu (15/4/2026).
Sebanyak 557 peserta dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka mengikuti rangkaian agenda yang dirancang untuk meningkatkan ketahanan mental, kedisiplinan, serta wawasan kebangsaan.
Sejak hari pertama, para peserta tampak mengenakan seragam Komponen Cadangan (Komcad) berwarna loreng hijau saat memasuki kawasan Gerbang Sapta Marga. Kehadiran mereka berlangsung tertib, dengan menggunakan kendaraan dinas maupun pribadi. Beberapa peserta juga terlihat berjalan kaki menuju lokasi kegiatan sebagai bagian dari penyesuaian terhadap suasana retret.
Ketua DPRD Kabupaten Paser, H. Hendra Wahyudi, mengatakan keikutsertaannya dalam retret tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas diri sebagai pimpinan lembaga legislatif daerah.
“Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memperkuat kesiapan, terutama dari sisi mental dan kedisiplinan, dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat,” ujarnya.
Ia menegaskan tidak ada persiapan khusus yang dilakukan sebelum mengikuti retret, selain memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan oleh panitia penyelenggara.
“Kami mengikuti saja ketentuan yang sudah ditetapkan. Yang terpenting adalah kesiapan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik,” katanya.
Lebih lanjut, Hendra menjelaskan bahwa seluruh teknis pelaksanaan retret telah dipersiapkan secara matang oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) sebagai penyelenggara. Mulai dari fasilitas, jadwal kegiatan, hingga materi pembinaan disusun secara sistematis guna mencapai tujuan yang diharapkan.
Menurutnya, retret ini tidak hanya menjadi ajang pembinaan fisik dan mental, tetapi juga wadah untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antar pimpinan DPRD dari berbagai daerah.
“Selain meningkatkan kapasitas individu, kegiatan ini juga membuka ruang untuk saling bertukar pengalaman dan memperkuat koordinasi antar daerah,” ucapnya.

Ia berharap, hasil dari kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja DPRD, khususnya dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran di daerah masing-masing.
“Dengan bekal yang didapatkan di sini, kami diharapkan mampu bekerja lebih optimal dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat serta mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tuturnya.
Retret nasional ini dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (19/4/2026). Selama kegiatan, para peserta akan mengikuti berbagai agenda yang mencakup pembinaan karakter, penguatan wawasan kebangsaan, hingga peningkatan kemampuan kepemimpinan.
Kegiatan tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun kesamaan persepsi antar pimpinan DPRD di seluruh Indonesia, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di daerah.
Dengan adanya retret ini, diharapkan tercipta tata kelola pemerintahan daerah yang lebih efektif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, seiring dengan meningkatnya kualitas kepemimpinan di lembaga legislatif daerah.(Jay)
- Penulis: Editor



Saat ini belum ada komentar