Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Pemkab Kukar Rancang Workspace di Tangga Arung Square, Dorong Pasar Lebih Produktif

Pemkab Kukar Rancang Workspace di Tangga Arung Square, Dorong Pasar Lebih Produktif

  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUKAR, kaltimupdatenews.com-Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan langkah baru dalam penataan kawasan Tangga Arung Square. Area yang selama ini dikenal sebagai pusat aktivitas perdagangan itu akan dilengkapi fasilitas ruang kerja bersama (workspace) guna mengoptimalkan fungsi ruang dan meningkatkan produktivitas masyarakat.

Bupati Aulia Rahman Basri mengatakan, pemanfaatan ruang kosong di lantai dua pasar menjadi prioritas dalam rencana pengembangan tersebut. Menurutnya, keberadaan workspace di kawasan pasar diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih dinamis.

“Konsepnya bukan sekadar ruang rapat, tetapi ruang kerja bersama yang bisa dimanfaatkan masyarakat sambil berbelanja, bekerja, hingga menggelar pertemuan,” kata Aulia, Selasa (24/2/2026).

Ia menilai, Tangga Arung Square masih menyimpan potensi besar yang belum tergarap maksimal. Dengan menghadirkan fasilitas kerja yang representatif, kawasan tersebut diharapkan tidak hanya ramai aktivitas jual beli, tetapi juga menjadi pusat interaksi profesional dan kolaborasi usaha.

Ruang kerja bersama itu nantinya dapat digunakan masyarakat umum, komunitas, pelaku usaha, hingga perusahaan. Pemerintah daerah juga membuka peluang skema penyewaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan nilai ekonomi kawasan.

Terkait realisasi pembangunan, Aulia menyebutkan proyek tersebut ditargetkan mulai tahun ini, dengan catatan seluruh proses perencanaan dan administrasi berjalan lancar. Pemkab Kukar berharap fasilitas baru itu mampu menarik minat tenant nasional untuk bergabung dan memperkuat citra Tangga Arung Square sebagai kawasan terpadu.

“Kita ingin setiap ruang di sana memiliki nilai tambah dan memberi dampak nyata, baik bagi pedagang maupun masyarakat sekitar,” ujarnya.

Melalui inovasi ini, Pemkab Kukar berupaya menghadirkan wajah baru pasar tradisional yang lebih modern, adaptif, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat di era kerja fleksibel.(rbn)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI Paser 2026–2029

    Refleksi Profesi Menuju Konferkab PWI Paser 2026–2029

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Pelaksanaan Konferensi Kabupaten (Konferkab) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Paser tinggal menghitung hari. Forum musyawarah tertinggi organisasi wartawan di tingkat daerah ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, pada 7–8 Juni 2026. Agenda tersebut rencananya dipadukan antara proses pemilihan ketua dan pelantikan pengurus. Berdasarkan informasi yang saya peroleh, Konferkab akan berlangsung pada Minggu, sementara pelantikan […]

  • Tahapan Pilkades 2027 Mulai Dekat, APDESI Paser Minta Kepastian Regulasi

    Tahapan Pilkades 2027 Mulai Dekat, APDESI Paser Minta Kepastian Regulasi

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Pengurus Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Paser mulai menyoroti kesiapan regulasi menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tahun 2027. Dalam rapat pengurus yang digelar baru-baru ini, salah satu agenda utama yang dibahas adalah perkembangan proses rancangan peraturan daerah (raperda) tentang Pilkades di Kabupaten Paser. Wakil Ketua I Bidang Hukum APDESI […]

  • Kukar Fokuskan Anggaran Darurat untuk Bencana dan Jalan Rawan Longsor

    Kukar Fokuskan Anggaran Darurat untuk Bencana dan Jalan Rawan Longsor

    • 0Komentar

    TENGGARONG, Kaltimupdatenews.Com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan langkah tegas untuk menghadapi kerusakan jalan akibat bencana alam. Belanja Tidak Terduga (BTT) ke depan akan diprioritaskan untuk mitigasi bencana, terutama di jalur-jalur vital yang kerap terdampak longsor. Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, mengatakan kondisi tanah yang labil dan curah hujan tinggi membuat banyak ruas jalan […]

  • Satpolairud Polres Paser Gelar Program ASRI di Wisata Kemilau Laut Pondong, Tingkatkan Kepedulian Lingkungan Pesisir

    Satpolairud Polres Paser Gelar Program ASRI di Wisata Kemilau Laut Pondong, Tingkatkan Kepedulian Lingkungan Pesisir

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Paser melaksanakan kegiatan kerja bakti (korve) dan edukasi lingkungan di kawasan wisata Kemilau Laut Pondong, Desa Pondong Baru, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser, Kamis (19/2/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Gerakan Aman, Sehat, Resik dan Indah (ASRI) Tahun Anggaran 2026 yang dicanangkan untuk meningkatkan kualitas kebersihan […]

  • Jaringan Narkoba Antarwilayah Dibongkar, Polres Kukar Sita 1,4 Kg Sabu

    Jaringan Narkoba Antarwilayah Dibongkar, Polres Kukar Sita 1,4 Kg Sabu

    • 0Komentar

    KUTAI KARTANEGARA – kaltimupdatenews.com. Kepolisian Resor Kutai Kartanegara (Polres Kukar) berhasil mengungkap jaringan peredaran gelap narkotika jenis sabu lintas daerah dengan total barang bukti mencapai 1,4 kilogram. Pengungkapan kasus tersebut dipaparkan dalam konferensi pers di Ruang Catur Prasetya Polres Kukar, Kamis (22/1/2026). Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar menjelaskan, jaringan ini menggunakan modus transaksi tanpa tatap […]

  • Sektor Perhotelan Paser Terancam Lesu, Okupansi Terus Menurun

    Sektor Perhotelan Paser Terancam Lesu, Okupansi Terus Menurun

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Kebijakan efisiensi anggaran pemerintah mulai berdampak signifikan terhadap industri perhotelan di Kabupaten Paser. Berkurangnya kegiatan rapat, pelatihan, dan perjalanan dinas menyebabkan tingkat hunian hotel menurun, sementara biaya operasional terus mengalami kenaikan. Kondisi tersebut memaksa pelaku usaha perhotelan mengubah fokus bisnis dari ekspansi dan pertumbuhan menjadi strategi mempertahankan usaha di tengah perlambatan pasar. General […]

expand_less