Api Mengamuk Dini Hari di Tanah Grogot, Rumah dan Kontrakan Ludes, Kerugian Rp860 Juta
- calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
- print Cetak

Foto: Kebakaran yang terjadi di Jalan Hos Cokroaminoto RT 012 RW 05, Kelurahan Tanah Grogot, Kecamatan Tanah Grogot (Jay/kaltimupdatenews)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANA PASER, kaltimupdatenews.com – Warga Jalan Hos Cokroaminoto RT 012 RW 05, Kelurahan Tanah Grogot, dikejutkan oleh kebakaran hebat yang terjadi saat sebagian besar warga masih terlelap, Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 01.55 WITA. Api yang muncul secara tiba-tiba itu dengan cepat melalap rumah dan bangunan kontrakan di kawasan tersebut.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Paser menduga titik awal kebakaran berasal dari salah satu rumah warga berinisial H. Kondisi bangunan yang mayoritas berbahan non permanen membuat api mudah membesar, terlebih dengan adanya angin yang cukup kencang saat kejadian.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Paser, M. Lukman, menjelaskan bahwa petugas harus berpacu dengan waktu untuk mencegah api menjalar lebih luas.
“Petugas berupaya semaksimal mungkin melakukan pemadaman agar api tidak merambat ke lebih banyak bangunan. Namun, kondisi material bangunan dan angin membuat api cepat membesar,” katanya.
Ia menambahkan, laporan pertama diterima sekitar pukul 02.00 WITA. Tim langsung bergerak menuju lokasi dan tiba dalam waktu kurang dari 10 menit sejak laporan masuk.
Sementara itu, berdasarkan keterangan warga, beberapa hari sebelum kejadian sempat terjadi gangguan listrik di salah satu rumah. Meski demikian, saat kebakaran terjadi tidak ada tanda awal yang mencurigakan, hingga api tiba-tiba sudah dalam kondisi membesar.
Proses pemadaman sempat terkendala karena aliran listrik di lokasi masih aktif. Petugas kemudian melakukan langkah pengamanan sebelum memaksimalkan pemadaman menggunakan sumber air dari jaringan PDAM dan sumber air terdekat.

Sebanyak 34 personel gabungan dikerahkan, melibatkan berbagai unsur seperti Polres Paser, Kodim 0904, BPBD, Satpol PP, PMI, PLN, serta relawan pemadam kebakaran. Akibat kejadian ini, dua orang mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp860 juta, ” Jelasnya.
Kebakaran ini menghanguskan dua unit rumah, dua pintu kontrakan, satu unit mobil, serta empat unit sepeda motor. Selain itu, dua rumah lain dan satu klinik turut terdampak. Tercatat tiga kepala keluarga atau 10 jiwa terdampak akibat kejadian tersebut. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang, meski dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik.
“Penting bagi masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, terutama jika sudah sering terjadi gangguan, guna mencegah kejadian serupa,” tutup Lukman.(Jay)
- Penulis: Editor


Saat ini belum ada komentar