Banggar DPRD Paser Mulai Marathon Bahas LKPj 2025
- calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
- print Cetak

Foto: Banggar DPRD Paser saat mulai rapat internal pembahasan LKPj 2025 (Jay/kaltim update news)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANA PASER, kaltim update news. Com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser langsung tancap gas usai libur panjang Idulfitri dengan memprioritaskan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Tahun Anggaran 2025. Melalui Badan Anggaran (Banggar), rapat internal digelar sebagai langkah awal percepatan pembahasan.
Wakil Ketua I DPRD Paser, Zulkifli, menegaskan bahwa waktu yang terbatas menjadi alasan utama percepatan proses tersebut. Ia menyebut, pembahasan LKPj harus segera dirampungkan agar dapat diparipurnakan sesuai target yang telah ditentukan.
“Sejak hari pertama masuk kerja, kami langsung mengawali pembahasan. Ini penting agar seluruh tahapan bisa selesai tepat waktu dan tidak melewati batas yang ditetapkan,” ujarnya, Rabu (25/3/2026)
Menurutnya, rapat internal Banggar diperlukan untuk menyatukan pemahaman seluruh anggota dewan sebelum memasuki pembahasan bersama organisasi perangkat daerah (OPD). Dengan begitu, proses pembahasan di tingkat teknis dapat berjalan lebih efektif dan terarah.
DPRD Paser sendiri telah menerima dokumen LKPj pada 11 Maret 2026. Berdasarkan ketentuan yang berlaku, pembahasan diberikan waktu maksimal selama 30 hari atau hingga 9 April 2026. Namun, DPRD memilih mempercepat dengan menargetkan rapat paripurna pada 31 Maret mendatang.

Zulkifli menambahkan, percepatan ini juga didorong keinginan agar evaluasi terhadap kinerja pemerintah daerah tidak sekadar bersifat administratif. DPRD, kata dia, ingin memastikan hasil pembahasan mampu memberikan rekomendasi yang konkret dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Banggar, M. Iskandar Zulkarnaen, menilai LKPj sebagai dokumen strategis yang memuat gambaran kinerja pemerintah daerah selama satu tahun anggaran. Oleh karena itu, seluruh aspek menjadi fokus pembahasan.
“Pendapatan, belanja, pembiayaan, hingga pelaksanaan program akan kami telaah secara menyeluruh, termasuk tindak lanjut atas rekomendasi DPRD sebelumnya,” jelasnya.
Di sisi lain, anggota Banggar, Basri Mansur, mengakui sejumlah agenda DPRD selama Ramadan sempat tertunda. Kondisi tersebut membuat percepatan pembahasan LKPj menjadi langkah strategis untuk mengejar ketertinggalan.
Ia juga mengingatkan bahwa DPRD masih akan menghadapi agenda penting berikutnya, yakni pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027.
“Agenda ke depan cukup padat, sehingga waktu yang tersedia saat ini harus dimanfaatkan secara optimal,” pungkasnya.(Jay)
- Penulis: Admin



Saat ini belum ada komentar