PKB Kaltim Konsolidasi Dini, Pasang Target Gandakan Kursi pada Pemilu 2029
- calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
- print Cetak

Foto: Muscab DPW PKB se-Kaltim yang digelar Novotel Balikpapan (IST)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BALIKPAPAN, kaltimupdatenews.com-Upaya memperkuat posisi politik menjelang Pemilu 2029 mulai dilakukan Partai Kebangkitan Bangsa Kalimantan Timur melalui Musyawarah Cabang (Muscab) se-Kaltim yang digelar di Balikpapan, Rabu (8/4/2026).
Forum internal partai tersebut dimanfaatkan sebagai langkah awal konsolidasi menyeluruh, sekaligus merumuskan strategi peningkatan perolehan kursi legislatif di tingkat provinsi.
Ketua DPP PKB Bidang Komunikasi dan Informasi Teknologi, Ahmad Iman Sukri, menekankan pentingnya keseriusan seluruh kader dalam menghadapi kontestasi politik mendatang. Ia menyebutkan, target peningkatan kursi bukan sekadar wacana, melainkan harus menjadi komitmen bersama.
“Kita tidak bisa berjalan biasa-biasa saja jika ingin hasil berbeda. Seluruh struktur partai harus bekerja lebih terarah, lebih solid, dan memiliki keberanian menetapkan target tinggi,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, perolehan enam kursi DPRD Kaltim saat ini menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh dengan menargetkan 11 kursi pada Pemilu 2029.
Menurutnya, keberhasilan PKB menembus DPR RI pada Pemilu 2024 menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan diri kader di daerah.
“Capaian itu menunjukkan bahwa peluang selalu ada jika kita mampu mengelola kekuatan secara maksimal. Tinggal bagaimana kita menjaga ritme kerja politik agar tetap konsisten,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPW PKB Kaltim, Syafrudin, menilai Muscab sebagai momentum strategis untuk melakukan pembenahan internal secara terbuka dan objektif.
Ia menegaskan bahwa evaluasi harus dilakukan secara jujur agar partai mampu beradaptasi dengan dinamika politik yang terus berkembang.
“Kita harus berani melihat kekurangan sendiri. Dari situ kita bisa menyusun langkah yang lebih tepat untuk memperkuat posisi partai di tengah masyarakat,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh struktur, tetapi juga oleh kedekatan dengan masyarakat melalui program yang relevan.
“Kepercayaan publik tidak datang dengan sendirinya. Harus ada kerja nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Selain konsolidasi dan evaluasi, Muscab juga menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan di tubuh partai, baik di tingkat Dewan Syuro maupun Tanfidz.
Dengan langkah konsolidasi yang dimulai lebih awal, PKB Kaltim berupaya memperkuat fondasi organisasi guna menghadapi persaingan politik pada Pemilu 2029 secara lebih kompetitif.(*rbn)
- Penulis: Editor



Saat ini belum ada komentar