Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Mayoritas Karaoke di Paser Belum Kantongi Izin Lengkap, Aspek Keselamatan Ikut Terancam

Mayoritas Karaoke di Paser Belum Kantongi Izin Lengkap, Aspek Keselamatan Ikut Terancam

  • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Persoalan perizinan Tempat Hiburan Malam (THM) di Kabupaten Paser kembali mencuat. Sejumlah usaha karaoke diduga masih beroperasi tanpa memenuhi persyaratan dasar, memicu kekhawatiran terhadap legalitas dan keselamatan pengunjung.

Hasil pemantauan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Paser menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku usaha karaoke belum melengkapi dokumen wajib yang menjadi dasar operasional.

Penata Perizinan Ahli Madya DPMPTSP Paser, Sumargo, mengungkapkan bahwa temuan tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Hampir semua usaha karaoke yang kami pantau belum mengantongi tiga dokumen utama perizinan. Padahal, itu merupakan syarat mendasar sebelum usaha dijalankan,” ujarnya, Rabu (25/3/2026)

Ia menjelaskan, ketiga dokumen yang dimaksud meliputi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), Persetujuan Lingkungan, serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang disertai Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

Menurut Sumargo, KKPR memiliki peran penting dalam memastikan lokasi usaha sesuai dengan rencana tata ruang. Tanpa dokumen tersebut, keberadaan usaha dinilai belum memiliki kepastian hukum.

“Jika belum ada KKPR, maka status lokasi usaha itu masih dipertanyakan, apakah sesuai dengan peruntukannya atau tidak,” jelasnya.

Dari sisi lingkungan, usaha karaoke termasuk kategori risiko rendah sehingga cukup melengkapi dokumen Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL). Meski tergolong sederhana, dokumen ini tetap wajib dipenuhi.

“SPPL memang bentuknya pernyataan, tetapi tetap mengikat. Pelaku usaha tidak boleh mengabaikannya,” tegasnya.

Permasalahan lain yang turut disorot adalah aspek bangunan. Banyak usaha karaoke diduga belum mengurus PBG secara benar, bahkan melakukan perubahan bangunan tanpa memperbarui izin.

“Masih ditemukan bangunan yang berdiri tanpa proses perizinan yang semestinya. Bahkan ada yang sudah direnovasi, tetapi izinnya tidak diperbarui,” ungkap Sumargo.

Ia menilai, kondisi tersebut tidak hanya melanggar aturan administratif, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung.

Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, sejumlah tempat karaoke belum dilengkapi fasilitas keselamatan dasar, seperti jalur evakuasi, ventilasi memadai, maupun sistem proteksi kebakaran.

“Kami melihat ada tempat yang hanya memiliki satu akses keluar. Dalam kondisi darurat, ini tentu sangat berisiko,” katanya.

Sumargo menambahkan, keberadaan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) seharusnya menjadi indikator bahwa bangunan telah memenuhi standar keselamatan dan kelayakan.

“SLF itu bukti bahwa bangunan sudah melalui pemeriksaan teknis, termasuk jalur evakuasi dan sistem proteksi kebakaran. Tanpa itu, belum ada jaminan bangunan aman digunakan,” jelasnya.

Selain perizinan utama, pelaku usaha juga diwajibkan memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi guna menjamin kebersihan dan kesehatan lingkungan usaha.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat memperketat pengawasan, sementara pelaku usaha diminta segera memenuhi kewajiban perizinan.

“Ini bukan hanya soal aturan, tetapi juga menyangkut keamanan pengunjung dan keberlangsungan usaha itu sendiri,” tutupnya.(Jay)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Neneng Chamilia Santi Resmi Jadi Sekda Samarinda, Pengangkatan Berbasis Sistem Merit

    Neneng Chamilia Santi Resmi Jadi Sekda Samarinda, Pengangkatan Berbasis Sistem Merit

    • 0Komentar

    SAMARINDA, kaltimupdatenews.com -Pemerintah Kota Samarinda akan segera memiliki Sekretaris Daerah (Sekda) definitif. Andi Harun menetapkan Neneng Chamilia Santi sebagai pejabat yang mengisi posisi strategis tersebut, dengan pelantikan dijadwalkan berlangsung Kamis (2/4/2026). Penunjukan ini dilakukan setelah seluruh tahapan administrasi rampung, termasuk persetujuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Andi Harun memastikan proses tersebut telah memperoleh tanda tangan […]

  • Tragedi Subuh di Tanah Grogot, Dua Nyawa Melayang dalam Kebakaran Hebat 0.49 s Play Button

    Tragedi Subuh di Tanah Grogot, Dua Nyawa Melayang dalam Kebakaran Hebat

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com- Kebakaran yang melanda permukiman padat di Jalan R.A Kartini, Kelurahan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Selasa (31/3/2026) dini hari, menewaskan dua warga dan menghanguskan satu rumah tinggal serta satu kios ponsel. Korban meninggal dunia masing-masing berinisial R.P (74) dan K.A.M (6). Selain korban jiwa, peristiwa ini juga menimbulkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai […]

  • DPRD Paser Dorong Penyelesaian Status Lahan Warga di Kawasan Konservasi

    DPRD Paser Dorong Penyelesaian Status Lahan Warga di Kawasan Konservasi

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-DPRD Kabupaten Paser meminta pemerintah pusat segera mencari solusi atas persoalan lahan masyarakat yang berada di kawasan Cagar Alam (CA). Permasalahan itu dinilai telah menghambat aktivitas warga, terutama dalam mengelola lahan permukiman dan pertanian yang sudah ditempati sejak lama. Upaya penyelesaian persoalan tersebut dibahas dalam kunjungan kerja Komisi I DPRD Paser ke Balai […]

  • Krisis BBM Subsidi Hentikan Aktivitas Kapal, Puluhan Buruh Pelabuhan Samarinda Terjepit

    Krisis BBM Subsidi Hentikan Aktivitas Kapal, Puluhan Buruh Pelabuhan Samarinda Terjepit

    • 0Komentar

    SAMARINDA, Kaltimupdatenews.com-Krisis pasokan BBM bersubsidi mulai memukul sektor transportasi sungai di Kalimantan Timur. Di Pelabuhan Kunjang, Samarinda, aktivitas kapal nyaris terhenti total sejak akhir pekan lalu. Dampaknya, puluhan buruh pelabuhan kehilangan mata pencaharian dan terancam tidak mampu memenuhi kebutuhan makan keluarga. Ketua Buruh Pelabuhan Kunjang, Muhammad Hatta, mengatakan berhentinya operasional kapal secara langsung memutus sumber […]

  • WFH ASN Masih Dikaji, Pemkab Paser Utamakan Kualitas Layanan Publik

    WFH ASN Masih Dikaji, Pemkab Paser Utamakan Kualitas Layanan Publik

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Rencana penerapan kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser belum diputuskan. Meski telah ada arahan dari pemerintah pusat, pemkab memilih berhati-hati dengan mengedepankan keberlangsungan pelayanan publik. Sekretaris Daerah (Sekda) Paser, Katsul Wijaya, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin tergesa-gesa dalam mengadopsi […]

  • Laka Lantas Terjadi di Jalur Nasional Long Ikis, Polisi Bergerak Cepat Amankan Situasi 11 Detik Play Button

    Laka Lantas Terjadi di Jalur Nasional Long Ikis, Polisi Bergerak Cepat Amankan Situasi

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com – Kesigapan personel Polsek Long Ikis kembali ditunjukkan dalam penanganan kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Negara, Desa Kayungo Lampi, Kecamatan Long Ikis, Kamis (29/1/2026). Peristiwa tersebut terjadi di sekitar Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Long Ikis saat kondisi cuaca hujan, yang mengakibatkan jarak pandang terbatas dan jalan menjadi licin. Setelah menerima […]

expand_less