Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Proyek RSU Sayang Ibu Terhenti, DPRD Minta Audit Terlebih Dahulu

Proyek RSU Sayang Ibu Terhenti, DPRD Minta Audit Terlebih Dahulu

  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BALIKPAPAN-Kaltimupdatenews.com.Rencana Pemerintah Kota Balikpapan untuk kembali melelang pembangunan Rumah Sakit Umum (RSU) Sayang Ibu di Balikpapan Barat mendapat sorotan serius dari DPRD. Dewan menegaskan, seluruh persoalan administratif dan hukum proyek harus tuntas sebelum proses tender dibuka kembali.

Proyek yang bersumber dari APBD 2024 ini diketahui terhenti pada tahap awal, dengan realisasi fisik baru mencapai sekitar 20 persen dari target keseluruhan. DPRD menilai, kondisi ini perlu dikaji mendalam agar tidak menimbulkan masalah di masa mendatang.

Anggota Badan Anggaran DPRD Balikpapan sekaligus anggota Komisi III, Haris, menegaskan, kejelasan status pekerjaan menjadi prasyarat utama sebelum pemerintah mengambil keputusan strategis. Menurutnya, audit resmi menjadi langkah awal yang krusial untuk mengetahui posisi hukum proyek yang telah berjalan.

“Semua harus terang terlebih dahulu. Audit dibutuhkan agar pemerintah tidak salah langkah saat melanjutkan pembangunan,” ujar Haris, Senin (26/01/2026).

Haris menambahkan, pemeriksaan oleh Inspektorat Daerah dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI penting untuk menilai kesesuaian antara realisasi anggaran, progres fisik, dan pelaksanaan kontrak.

RSU Sayang Ibu direncanakan menjadi fasilitas kesehatan rujukan bagi masyarakat Balikpapan Barat, khususnya warga Kelurahan Baru Ulu. Namun, proyek ini mengalami kendala sejak awal dan akhirnya tidak dapat dilanjutkan sesuai jadwal.

DPRD menekankan, hasil audit akan menjadi dasar dalam menentukan langkah berikutnya, apakah pekerjaan yang telah dilakukan masih dapat dimanfaatkan, perlu diperbaiki, atau harus disesuaikan sebelum dilelang kembali.

“Jangan sampai kontraktor pengganti nanti mewarisi persoalan dari pekerjaan sebelumnya. Itu yang harus dihindari,” tegas Haris.

Selain audit, DPRD membuka peluang membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menelusuri proyek secara menyeluruh. Pansus diharapkan mampu mengurai masalah sejak tahap perencanaan hingga pengawasan lapangan.

Dewan juga menyoroti peran konsultan pengawas atau manajemen konstruksi dalam proyek ini. Haris menilai, keterlambatan signifikan pada tahap awal menunjukkan perlunya evaluasi terhadap fungsi pengawasan.

“Ketika proyek berhenti di progres rendah, tentu ada hal yang perlu dikaji dari sisi pengawasan,” katanya.

Terkait penggunaan anggaran, DPRD menegaskan bahwa dana publik yang sudah terserap harus dipertanggungjawabkan secara transparan. Setiap keputusan lanjutan harus mengacu pada hasil pemeriksaan resmi dan ketentuan hukum yang berlaku.

Di sisi lain, Haris menyebut masyarakat Balikpapan Barat tetap mendukung pembangunan RSU Sayang Ibu. Ia menekankan, persoalan di lapangan dapat diminimalkan melalui komunikasi yang baik sejak awal proyek berjalan.

DPRD memastikan akan terus mengawal proses evaluasi agar pembangunan fasilitas kesehatan ini dapat dilanjutkan secara tertib, akuntabel, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. (*)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GOR Segiri Disulap Jadi Sentra Kuliner Ramadan, 150 UMKM Ambil Bagian

    GOR Segiri Disulap Jadi Sentra Kuliner Ramadan, 150 UMKM Ambil Bagian

    • 0Komentar

    SAMARINDA, kaltimupdatenews.com – Aroma aneka takjil dan makanan siap saji menyambut pengunjung yang memadati halaman parkir GOR Segiri, Jumat (20/2/2026) sore. Sebanyak 150 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ambil bagian dalam Wisata Belanja Ramadan 2026 yang digelar hingga 14 Maret mendatang. Deretan lapak yang tertata rapi menjadi magnet tersendiri bagi warga Samarinda yang […]

  • Polairud Polres Paser Bersih-Bersih Pelabuhan, Warga Diajak Jaga Lingkungan 1.49h Play Button

    Polairud Polres Paser Bersih-Bersih Pelabuhan, Warga Diajak Jaga Lingkungan

    • 0Komentar

    TANA PASER, KaltimUpdateNews.com-Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Polres Paser menggelar aksi bersih-bersih di Pelabuhan Kelas II Tana Paser, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Indonesia Asri, Sehat, Resik, Indah (ASRI) yang digalakkan pemerintah. Sekitar 200 peserta ikut serta dalam kegiatan tersebut, termasuk personel Polres Paser, anggota TNI AL, kepala desa, dan warga […]

  • Raperda Kemiskinan Dibahas, Pansus I DPRD Paser Pelajari Aplikasi “Yes! Jitu” Bandung

    Raperda Kemiskinan Dibahas, Pansus I DPRD Paser Pelajari Aplikasi “Yes! Jitu” Bandung

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Kabupaten Paser mulai menyiapkan konsep penanganan kemiskinan berbasis digital dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penanggulangan Kemiskinan Terpadu. Salah satu referensi yang dipelajari berasal dari sistem pelayanan sosial milik Pemerintah Kota Bandung melalui aplikasi Pelayanan Kesejahteraan Sosial Satu Pintu atau “Yes! Jitu”. Melalui kunjungan kerja ke Dinas Sosial […]

  • Audit LKPD 2025 Dimulai, BPK Periksa Keuangan Pemkab PPU Selama 35 Hari

    Audit LKPD 2025 Dimulai, BPK Periksa Keuangan Pemkab PPU Selama 35 Hari

    • 0Komentar

    PPU, kaltimupdatenews.com-Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalimantan Timur resmi memulai pemeriksaan terinci atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 milik Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Proses audit ini akan berlangsung selama 35 hari, terhitung sejak 6 April hingga 10 Mei 2026. Pemeriksaan meliputi penelusuran dokumen, uji kesesuaian data, hingga pengecekan langsung […]

  • Ekonomi Paser Beranjak dari Tambang, Sektor Produktif Lain Mulai Menguat

    Ekonomi Paser Beranjak dari Tambang, Sektor Produktif Lain Mulai Menguat

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Struktur perekonomian Kabupaten Paser mulai menunjukkan pergeseran pada 2025. Dominasi sektor pertambangan yang selama ini menjadi penopang utama ekonomi daerah kini perlahan menurun, seiring tumbuhnya sektor-sektor lain seperti pertanian, kehutanan, perikanan, serta industri pengolahan, Jumat (6/3/2026) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Paser, Bayu Agung Prasetio, mengungkapkan kontribusi sektor pertambangan terhadap Produk Domestik […]

  • APBD PPU Menyusut Jadi Rp1,3 Triliun, Bupati Mudyat Noor Dorong Optimalisasi Dana Desa

    APBD PPU Menyusut Jadi Rp1,3 Triliun, Bupati Mudyat Noor Dorong Optimalisasi Dana Desa

    • 0Komentar

    PPU, Kaltimupdatenews.com -Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tahun ini mengalami penurunan cukup tajam. Kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk menata kembali prioritas pembangunan serta memaksimalkan sumber pembiayaan lain, termasuk dana desa. Mudyat Noor mengungkapkan bahwa APBD PPU turun dari sekitar Rp2,44 triliun menjadi sekitar Rp1,3 triliun. Penurunan tersebut menuntut […]

expand_less