Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Keluar dari Zona Nyaman, Dinda Sindhu Prameshvari Ukir Prestasi di Puteri Muslimah Kaltim 2026

Keluar dari Zona Nyaman, Dinda Sindhu Prameshvari Ukir Prestasi di Puteri Muslimah Kaltim 2026

  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Di balik senyum tenang dan pembawaannya yang anggun, tersimpan semangat besar seorang perempuan muda asal Kabupaten Paser yang berani melangkah keluar dari zona nyaman demi menemukan versi terbaik dirinya. Dialah Dinda Sindhu Prameshvari, perempuan kelahiran 7 Mei 2006 asal Tanah Grogot, Kabupaten Paser, yang berhasil mengukir prestasi sebagai Runner Up 4 Puteri Muslimah Kalimantan Timur 2026 mewakili daerahnya.

Bagi Dinda, perjalanan menuju ajang Puteri Muslimah Kalimantan Timur bukanlah sesuatu yang sejak awal dirancang dengan ambisi besar. Semua bermula dari keinginan sederhana: mencoba hal baru dan mencari pengalaman.

“Aku ingin melihat sejauh mana diriku bisa berkembang,” begitu kira-kira semangat yang menjadi pijakan awal langkahnya usai mengikuti ajang Puteri Muslimah Kalimantan Timur 2026 di Gedung Olah Bebaya, Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu (23/5/2026) malam

Keputusan mengikuti ajang tersebut menjadi titik penting dalam perjalanan pengembangan dirinya. Di balik sorotan panggung dan penilaian kompetisi, Dinda menemukan ruang belajar yang jauh lebih luas daripada yang dibayangkannya. Ia belajar tentang public speaking, kedisiplinan, attitude, hingga bagaimana membawa diri sebagai perempuan muslimah yang percaya diri, santun, dan memiliki karakter baik.

Tidak pernah terlintas sebelumnya bahwa langkah kecil yang diawali rasa penasaran justru membawanya pada pencapaian membanggakan. Dinda berhasil meraih posisi Runner Up 4 Puteri Muslimah Kalimantan Timur 2026, sebuah capaian yang menurutnya bukan sekadar kemenangan simbolik.

“Bagi saya, ini bukan hanya tentang gelar, tetapi tentang proses dan pembelajaran,” ujarnya.

Baginya, ajang tersebut membuka pemahaman bahwa menjadi seorang muslimah tidak hanya dinilai dari penampilan, tetapi juga dari kualitas diri, intelektualitas, akhlak, dan kebermanfaatan terhadap lingkungan sekitar. Pengalaman selama kompetisi menjadi bekal penting yang membentuk rasa percaya diri sekaligus tanggung jawab untuk membawa nilai positif kepada masyarakat.

Selama mengikuti proses seleksi dan pembinaan, Dinda mengaku mendapatkan pengalaman yang luar biasa. Tidak hanya keterampilan baru, tetapi juga relasi dan keluarga baru yang saling mendukung satu sama lain.

Ia belajar menjadi pribadi yang lebih disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menghadapi tantangan dengan lebih percaya diri. Setiap proses yang dijalani menjadi ruang refleksi sekaligus pembuktian bahwa perempuan muda memiliki potensi besar untuk berkembang.

Di tengah pencapaian tersebut, Dinda tetap menyimpan mimpi besar tentang masa depannya. Ia bercita-cita menjadi seorang lawyer atau pengacara. Baginya, profesi itu bukan hanya tentang kemampuan berbicara atau memenangkan perkara, melainkan tentang memperjuangkan keadilan dan membantu masyarakat melalui ilmu hukum.

Ia ingin menjadi perempuan yang memiliki pendidikan, keberanian bersuara, dan kemampuan untuk memberikan manfaat nyata bagi banyak orang.

Dinda juga memandang keberhasilannya sebagai ruang untuk menginspirasi generasi muda, terutama perempuan muslimah di Kabupaten Paser dan Kalimantan Timur. Ia ingin membuktikan bahwa perempuan berhijab juga mampu berprestasi, memiliki mimpi besar, tampil percaya diri, dan memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar.

“Jangan pernah takut mencoba dan berkembang,” menjadi pesan yang terus ia gaungkan kepada perempuan muda.

Menurutnya, setiap perempuan memiliki potensi dan kelebihan masing-masing. Kecantikan sejati tidak hanya terlihat dari penampilan, tetapi juga dari sikap, cara berpikir, serta hati yang baik.

Di balik semua perjuangan itu, keluarga menjadi sumber motivasi terbesarnya. Dukungan dari orang-orang terdekat, rasa tanggung jawab terhadap daerah yang diwakili, serta keinginan untuk terus berkembang menjadi bahan bakar yang membuatnya terus melangkah.

Dinda percaya, proses tidak akan pernah mengkhianati hasil. Setiap langkah yang dijalani dengan niat baik akan membawa pelajaran, pertumbuhan, dan keberkahan.

Dari Tanah Grogot, langkah perempuan muda ini baru saja dimulai. Di usia yang masih muda, Dinda Sindhu Prameshvari tidak hanya membawa pulang sebuah prestasi, tetapi juga harapan bahwa perempuan muslimah mampu hadir sebagai sosok inspiratif berani bermimpi, terus belajar, dan tidak takut melangkah lebih jauh.(ADT/Jay)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendayung Paser Buktikan Daya Saing di Kelas Baru SUP Race

    Pendayung Paser Buktikan Daya Saing di Kelas Baru SUP Race

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Debut atlet Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Paser di nomor Stand Up Paddle (SUP) Race langsung membuahkan hasil manis. Tampil pada Festival Beras Basah di Kota Bontang, 27–28 Juni 2026, kontingen Bumi Daya Taka sukses membawa pulang satu medali emas, satu perak, dan satu perunggu meski hanya menurunkan empat atlet. Medali […]

  • Mayat Pria Ditemukan Membusuk di Kebun Long Gelang, Diduga Warga Kerta Bhakti yang Hilang Berbulan-bulan

    Mayat Pria Ditemukan Membusuk di Kebun Long Gelang, Diduga Warga Kerta Bhakti yang Hilang Berbulan-bulan

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Misteri hilangnya seorang warga Desa Kerta Bhakti, Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser, akhirnya terungkap. Umar Slamet (44) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di area kebun milik warga di Desa Long Gelang, Selasa (3/3/2026) sore. Kondisi jasad korban saat ditemukan sudah mengalami pembusukan parah. Bahkan, sebagian anggota tubuh korban dilaporkan sudah tidak utuh. Kapolsek […]

  • Sakit Hati Ditegur, Tukang Cukur Bacok Pria Hingga Tewas di Tanah Grogot

    Sakit Hati Ditegur, Tukang Cukur Bacok Pria Hingga Tewas di Tanah Grogot

    • 0Komentar

    TANA PASER-Seorang pria bernama Atim Motius ditemukan tewas diduga akibat dibacok di depan sebuah warung Lapo di Jalan Pangeran Mentri, Gang Korpri RT 003 RW 004, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 22.00 Wita. Tak lama setelah kejadian, tim gabungan dari Satreskrim, Satintelkam, Satnarkoba Polres Paser bersama Polsek Kuaro berhasil […]

  • Sambut Ramadan 1447 H, Rutan Tanah Grogot Gelar Bakti Sosial di TMP

    Sambut Ramadan 1447 H, Rutan Tanah Grogot Gelar Bakti Sosial di TMP

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, jajaran petugas dan warga binaan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanah Grogot menggelar kegiatan bakti sosial di Taman Makam Pahlawan (TMP), Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser. Kegiatan yang berlangsung penuh semangat kebersamaan itu dipimpin langsung Kepala Rutan Tanah Grogot, Yusuf Mukharom. Sejak pagi, para petugas […]

  • Pedagang di Kukar Diingatkan Tidak Kemas Minyak Goreng Curah dengan Botol Bekas

    Pedagang di Kukar Diingatkan Tidak Kemas Minyak Goreng Curah dengan Botol Bekas

    • 0Komentar

    KUKAR, Kaltimupdatenews.com-Pedagang di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, diminta tidak lagi mengemas minyak goreng curah menggunakan botol bekas air mineral atau kemasan bekas lainnya. Cara tersebut dinilai berisiko terhadap keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat. Imbauan tersebut disampaikan Badan Pangan Nasional (Bapanas) saat melakukan pemantauan ketersediaan dan distribusi pangan di Pasar Mangkurawang, Tenggarong, Senin (9/3/2026). […]

  • Afkab Paser Hidupkan Lagi Paser Futsal League

    Afkab Paser Hidupkan Lagi Paser Futsal League

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Kompetisi futsal antarklub di Kabupaten Paser kembali bergulir setelah sempat terhenti hampir delapan tahun. Kembalinya Paser Futsal League menjadi momentum kebangkitan pembinaan futsal di daerah sekaligus langkah awal menyiapkan atlet terbaik menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur VIII. Turnamen yang digelar Asosiasi Futsal Kabupaten (Afkab) Paser itu resmi dibuka di GOR Sadurengas, […]

expand_less