Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Paser » Wakil Ketua I DPRD Paser Zulkifli Kaharudin Serap Aspirasi Petani, Infrastruktur Pertanian Jadi Sorotan Utama Reses

Wakil Ketua I DPRD Paser Zulkifli Kaharudin Serap Aspirasi Petani, Infrastruktur Pertanian Jadi Sorotan Utama Reses

  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Keterbatasan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta belum memadainya akses jalan dari kawasan persawahan menuju jalan utama menjadi aspirasi utama yang disampaikan petani kepada Wakil Ketua DPRD Kabupaten Paser, Zulkifli Kaharudin, saat melaksanakan reses di sejumlah desa di Kecamatan Tanah Grogot.

Kegiatan penyerapan aspirasi yang berlangsung pada 8–13 Juni 2026 itu dilakukan di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) I. Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli berdialog langsung dengan masyarakat, khususnya kelompok tani, untuk mendengar berbagai persoalan yang masih dihadapi di lapangan.

Menurut Zulkifli, sektor pertanian masih menjadi salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat sehingga kebutuhan penunjangnya perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Mayoritas aspirasi yang kami terima berkaitan dengan kebutuhan sektor pertanian. Masyarakat berharap ada peningkatan infrastruktur jalan usaha tani, akses dari sawah ke jalan kabupaten, serta dukungan alsintan untuk meningkatkan produktivitas mereka,” ujarnya, Jumat (12/6/2026)

Selain perbaikan infrastruktur, warga juga mengusulkan pembangunan lantai jemur padi dan penyediaan alat cetak sawah guna mendukung aktivitas pertanian yang selama ini masih dilakukan secara terbatas.

Zulkifli menjelaskan, untuk kebutuhan pupuk dan bibit saat ini relatif tidak menjadi persoalan karena telah terbantu melalui program pemerintah pusat. Namun, keterbatasan alsintan di tingkat daerah masih menjadi kendala yang banyak dikeluhkan petani.

“Kalau pupuk dan bibit saat ini cukup terbantu melalui program Kementerian Pertanian. Yang masih menjadi persoalan adalah ketersediaan alsintan karena jumlahnya terbatas dan belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan kelompok tani,” katanya.

Politisi Fraksi Golkar itu mengakui sebagian usulan yang kembali disampaikan masyarakat bukanlah hal baru. Beberapa di antaranya bahkan telah masuk dalam pembahasan pada tahun-tahun sebelumnya, namun belum dapat direalisasikan akibat keterbatasan anggaran daerah.

Ia menegaskan, reses tidak hanya berfungsi sebagai sarana menyerap aspirasi baru, tetapi juga menjadi momentum untuk mengevaluasi berbagai kebutuhan masyarakat yang belum terakomodasi dalam program pembangunan.

“Masih ada sejumlah usulan yang tertunda karena kemampuan fiskal daerah belum memungkinkan untuk mengakomodasi semuanya sekaligus. Karena itu, kebutuhan yang menjadi prioritas masyarakat akan terus kami dorong dalam pembahasan anggaran mendatang,” tegasnya.

Seluruh aspirasi yang dihimpun selama reses, lanjut Zulkifli, akan diperjuangkan melalui mekanisme Pokok Pikiran (Pokir) DPRD agar dapat masuk dalam perencanaan pembangunan daerah, baik melalui APBD Perubahan maupun APBD Tahun Anggaran 2027.

“Kami akan terus mengawal usulan masyarakat agar mendapatkan perhatian pemerintah daerah. Harapannya, kebutuhan yang dianggap mendesak dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga dapat menjadi prioritas dalam penganggaran,” ucapnya.

Di sisi lain, Zulkifli juga memastikan pihaknya tetap melakukan fungsi pengawasan terhadap program-program yang telah dialokasikan dalam APBD 2025 dan kini sedang berjalan. Langkah tersebut dilakukan agar pelaksanaan pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Setiap aspirasi yang disampaikan warga merupakan amanah yang harus diperjuangkan. Kami akan mengawal prosesnya hingga sejauh kemampuan keuangan daerah memungkinkan untuk direalisasikan,” tutupnya.(Jay)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ancaman PHK Bayangi Industri Tambang Kaltim, Disnakertrans Tekankan Dialog Pekerja dan Perusahaan

    Ancaman PHK Bayangi Industri Tambang Kaltim, Disnakertrans Tekankan Dialog Pekerja dan Perusahaan

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews.com-Tekanan terhadap industri pertambangan di Kalimantan Timur mulai memunculkan kekhawatiran baru di sektor ketenagakerjaan. Perlambatan aktivitas usaha dan kebijakan efisiensi yang dilakukan sejumlah perusahaan disebut berpotensi memicu pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap tenaga kerja di sektor tambang. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalimantan Timur, Rozani Erawadi, meminta perusahaan tidak terburu-buru mengambil langkah […]

  • Kukuhkan Pengurus Baru, PKB Kaltim Perkuat Konsolidasi dan Pasang Target Ambisius

    Kukuhkan Pengurus Baru, PKB Kaltim Perkuat Konsolidasi dan Pasang Target Ambisius

    • 0Komentar

    BALIKPAPAN, kaltimupdatenews.com – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Timur periode 2026–2031 resmi dikukuhkan dalam sebuah agenda konsolidasi partai yang dirangkai dengan Orientasi Politik dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil). Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Grand Senyiur, Balikpapan, Selasa (10/2/2026), dan dihadiri jajaran pengurus, kader, serta perwakilan DPP PKB. Pengukuhan kepengurusan dilakukan oleh […]

  • DPRD Paser Minta Pemerintah Pusat Akhiri Sengketa Cagar Alam Teluk Adang-Teluk Apar

    DPRD Paser Minta Pemerintah Pusat Akhiri Sengketa Cagar Alam Teluk Adang-Teluk Apar

    • 0Komentar

    TANA PASER, Kaltimupdatenews.con-Upaya penyelesaian konflik status lahan di kawasan Cagar Alam (CA) Teluk Adang-Teluk Apar kembali mendapat perhatian DPRD Kabupaten Paser. Lembaga legislatif itu meminta pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret untuk mengakhiri polemik yang telah berlangsung selama puluhan tahun dan menimbulkan ketidakpastian hukum bagi masyarakat yang bermukim maupun mengelola lahan di kawasan tersebut. Permintaan […]

  • APBD Kaltim 2026 Turun Tajam, Pemprov Tegaskan Beasiswa Gratispol Tetap Berjalan

    APBD Kaltim 2026 Turun Tajam, Pemprov Tegaskan Beasiswa Gratispol Tetap Berjalan

    • 0Komentar

    SAMARINDA,kaltimupdatenews.com-Tekanan fiskal yang dihadapi daerah pada 2026 tidak menggoyahkan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) dalam mempertahankan Program Gratispol Pendidikan. Meski Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mengalami penurunan signifikan, sektor pendidikan tetap ditempatkan sebagai prioritas utama pembangunan. APBD Kalimantan Timur pada 2026 ditetapkan sebesar Rp15,15 triliun, turun dari Rp21,74 triliun pada 2025. Dengan […]

  • Residivis Jambret Diciduk, Polisi Kembangkan Pengakuan Aksi di Empat TKP

    Residivis Jambret Diciduk, Polisi Kembangkan Pengakuan Aksi di Empat TKP

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Setelah sempat meresahkan masyarakat, pelaku penjambretan yang beraksi di wilayah Kecamatan Tanah Grogot akhirnya berhasil diringkus Tim Jatanras Satreskrim Polres Paser. Tersangka berinisial TH (30), yang diketahui merupakan residivis, tidak hanya mengakui aksi penjambretan terhadap seorang perempuan, tetapi juga mengaku pernah melakukan kejahatan serupa di empat lokasi lainnya. Kasat Reskrim Polres Paser AKP […]

  • Dua Pertiga Pekerja di PPU Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

    Dua Pertiga Pekerja di PPU Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

    • 0Komentar

    PPU, kaltimupdatenews.com-Upaya memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih menghadapi tantangan besar. Hingga pertengahan 2026, sebanyak 97.136 pekerja atau sekitar 66,28 persen dari total 146.545 pekerja di daerah tersebut tercatat belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Data tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi Tim Optimalisasi Kepatuhan Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang […]

expand_less