Moh. Habib Solehuddin Pemuda Desa Seniung Jaya Harumkan Nama Paser di Ajang Nasional Pertanian
- calendar_month 15 jam yang lalu
- print Cetak

Foto: Moh. Habib Solehuddin saat menerima penghargaan pada ajang Young Ambassador Agriculture 2026 yang digelar di Ciawi, Bogor belum lama ini. (Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Dari sebuah desa di Kecamatan Paser Belengkong, langkah seorang pemuda berhasil membawa nama Kabupaten Paser bersinar di panggung nasional. Moh. Habib Solehuddin sukses menorehkan prestasi dengan meraih posisi ketiga dalam ajang Young Ambassador Agriculture 2026 yang digelar di Ciawi, Bogor belum lama ini.
Pencapaian tersebut menjadi catatan membanggakan bagi dunia pertanian daerah, terlebih Habib dikenal aktif mengembangkan usaha tani berbasis pemberdayaan masyarakat di kampung halamannya, Desa Seniung Jaya. Kompetisi yang berlangsung di bawah penyelenggaraan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian itu merupakan program tahunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk menjaring figur petani muda inovatif dan inspiratif dari berbagai daerah.
Keberhasilan Habib tidak diperoleh secara instan. Ia dinilai memiliki konsistensi dalam mengembangkan sektor pertanian melalui berbagai inovasi usaha dan pola pendampingan petani. Salah satunya dengan menerapkan sistem kerja sama berbasis bagi hasil yang lebih seimbang guna meningkatkan kesejahteraan petani binaan.
Selain mengelola budidaya semangka, Habib juga mengembangkan pertanian hidroponik serta usaha perkebunan kelapa sawit sebagai bagian dari diversifikasi usaha tani yang dijalankannya.
Habib mengaku tidak menyangka dapat menembus jajaran terbaik dalam ajang nasional tersebut. Menurut dia, capaian itu menjadi motivasi untuk terus memperluas kontribusi di sektor pertanian, khususnya dalam mendampingi generasi muda agar lebih tertarik menekuni bidang agrikultur.

“Penghargaan ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi menjadi tanggung jawab untuk terus bergerak dan memberi manfaat bagi petani muda, khususnya di Kalimantan,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (26/5).
Tak berhenti pada capaian tiga besar, Habib juga mendapat amanah sebagai Bendahara Umum program Young Ambassador Agriculture 2026. Dalam peran tersebut, ia bertugas memperkuat koordinasi program di wilayah Kalimantan, mulai dari edukasi publik, pendampingan, advokasi ketahanan pangan, hingga membangun jejaring antarpelaku pertanian muda.
Ia menyebut tugas tersebut sekaligus menjadi ruang untuk menjembatani komunikasi antara pemerintah pusat dengan komunitas petani muda di daerah.
“Fokus saya ke depan ialah memperluas edukasi dan memperkuat kolaborasi agar semakin banyak anak muda melihat pertanian sebagai sektor yang menjanjikan,” katanya.
Saat ini, Habib tercatat sebagai mahasiswa program doktoral Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru. Di tengah aktivitas akademiknya, ia tetap aktif mengembangkan usaha pertanian sekaligus mendampingi masyarakat.
Habib berharap perhatian pemerintah daerah terhadap pengembangan kapasitas pemuda di sektor pertanian dapat lebih ditingkatkan. Menurutnya, pembinaan yang berkelanjutan akan membuka peluang lahirnya lebih banyak petani muda berprestasi dari Kabupaten Paser.
Prestasi yang diraih Habib pun menjadi bukti bahwa sektor pertanian tidak lagi identik dengan pekerjaan tradisional, melainkan ruang inovasi yang mampu membawa generasi muda bersaing hingga tingkat nasional.(ADT/Jay)
- Penulis: Editor



Saat ini belum ada komentar