Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Paser » Air Tak Mengalir dan Kualitas Dikeluhkan, DPRD Paser Panggil Perumdam Tirta Kandilo

Air Tak Mengalir dan Kualitas Dikeluhkan, DPRD Paser Panggil Perumdam Tirta Kandilo

  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser menyoroti berbagai persoalan pelayanan air bersih yang dikeluhkan masyarakat. Dalam rapat kerja bersama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Kandilo di ruang rapat DPRD Paser, Senin (18/5/2026), legislatif meminta langkah konkret untuk membenahi distribusi air, kualitas layanan, hingga percepatan pemasangan sambungan rumah baru.

Rapat kerja tersebut dipimpin Wakil Ketua II DPRD Paser, Hendrawan Putra, didampingi Wakil Ketua I DPRD Paser, Zulkifli Kaharudin, bersama jajaran pimpinan komisi dan anggota DPRD. Manajemen Perumda Air Minum Tirta Kandilo turut hadir dalam agenda evaluasi pelayanan tersebut.

Hendrawan Putra mengatakan, rapat digelar sebagai tindak lanjut atas berbagai aspirasi, pengaduan, dan keluhan masyarakat terkait layanan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Paser. Menurut dia, DPRD telah beberapa kali memanggil jajaran direksi maupun staf Perumda Tirta Kandilo guna meminta penjelasan sekaligus mengevaluasi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Banyak aduan yang kami terima terkait pelayanan air bersih. Karena itu, hari ini kami mengundang manajemen Perumda Tirta Kandilo sebagai bentuk tindak lanjut dan perhatian terhadap laporan masyarakat,” kata Hendrawan usai rapat kerja di Tana Paser.

Ia mengungkapkan, sedikitnya terdapat tiga persoalan utama yang paling sering disampaikan masyarakat kepada DPRD. Pertama, panjangnya antrean pemasangan sambungan rumah baru yang belum terealisasi. Kedua, pelanggan yang telah terpasang jaringan namun belum menikmati aliran air. Ketiga, kualitas air bersih yang dinilai masih belum optimal.

Menurut Hendrawan, peningkatan jumlah sambungan tidak akan berarti apabila distribusi air tidak berjalan dengan baik dan mutu layanan masih rendah.

“Percuma sambungan banyak tetapi air tidak mengalir. Begitu juga kalau air mengalir tetapi kualitasnya kurang baik, tentu masyarakat tetap dirugikan. Pelayanan publik harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Selain pelayanan, DPRD juga menyoroti tingginya tingkat kehilangan air atau non-revenue water (NRW) yang berdasarkan pemaparan manajemen Tirta Kandilo mencapai sekitar 30 hingga 40 persen. Hendrawan menilai salah satu penyebabnya diduga berasal dari kualitas jaringan perpipaan yang belum optimal sehingga memicu kebocoran akibat tekanan air.

Foto: DPRD Paser saat memanggil jajaran Direksi Perumdam Tirta Kandilo bahas berbagai persoalan pelayanan air bersih yang dikeluhkan masyarakat (Jay/kaltimupdatenews)

Ia menjelaskan, persoalan tersebut berkaitan dengan mekanisme pembangunan infrastruktur jaringan air bersih yang dilaksanakan instansi teknis, sementara hasil pekerjaan kemudian diserahkan kepada Perumda Tirta Kandilo untuk dioperasikan.

“Pelaksanaan pemasangan pipa dilakukan pihak lain, kemudian hasil fisiknya diterima oleh PDAM. Dari laporan yang kami dengar, kualitas material di lapangan ada yang dinilai kurang baik sehingga saat dialiri air mengalami kebocoran atau pecah akibat tekanan. Ini menyebabkan kehilangan air cukup besar,” jelasnya.

Di sisi lain, DPRD menyambut rencana penambahan sambungan rumah baru pada 2026 sebagai langkah mengurangi daftar tunggu masyarakat. Berdasarkan paparan manajemen Tirta Kandilo, diproyeksikan terdapat lebih dari 2.900 sambungan baru yang akan dipasang.

Kendati demikian, Hendrawan menegaskan, fokus utama tidak semata pada penambahan jaringan, melainkan memastikan masyarakat benar-benar memperoleh akses air bersih yang layak.

“Mudah-mudahan antrean masyarakat yang selama ini menunggu bisa perlahan teratasi. Tetapi yang lebih penting bukan hanya menambah sambungan, melainkan memastikan air benar-benar mengalir dan kualitas pelayanan meningkat,” katanya.

Dalam rapat tersebut, DPRD juga menyinggung persoalan penyertaan modal dan pengelolaan keuntungan perusahaan daerah, termasuk implementasi ketentuan pembagian laba sebagaimana diatur dalam regulasi.

Hendrawan menyebut, DPRD menerima penjelasan mengenai penerapan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017, khususnya Pasal 100 yang mengatur mekanisme pembagian laba badan usaha milik daerah. Namun, menurutnya, aspek administrasi keuangan itu masih perlu didalami agar tidak memunculkan perbedaan tafsir, terutama terkait kewajiban penyetoran keuntungan perusahaan ke kas daerah.

“Kami ingin semuanya jelas dan sesuai aturan. Kalau memang ada ketentuan yang harus dipatuhi terkait pembagian keuntungan atau penyetoran ke kas daerah, tentu harus dijalankan sesuai regulasi. Tapi perlu dipastikan juga sinkronisasi aturan yang berlaku agar tidak terjadi kesalahpahaman,” tegasnya.

Ia menambahkan, DPRD pada prinsipnya mendukung peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), namun pelayanan publik tetap harus menjadi orientasi utama perusahaan daerah.

“Jangan sampai perusahaan memperoleh keuntungan besar tetapi pelayanan kepada masyarakat belum maksimal. Yang dibutuhkan masyarakat hari ini adalah air mengalir dengan baik, kualitasnya layak, dan pelayanan yang cepat,” pungkas Hendrawan.(Jay)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Realisasi Capai 576 Ekor, Program 1.000 Sapi Paser Ditarget Rampung 2029 1.41 min Play Button

    Realisasi Capai 576 Ekor, Program 1.000 Sapi Paser Ditarget Rampung 2029

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Program pengadaan 1.000 ekor sapi yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser terus menunjukkan progres signifikan. Hingga penghujung 2026, sebanyak 576 ekor sapi telah terealisasi dan tersebar di sejumlah kecamatan, menyisakan 424 ekor yang ditargetkan tuntas hingga 2029. Program yang menjadi bagian dari 11 prioritas pembangunan daerah dalam kerangka Paser Tuntas ini mulai dijalankan […]

  • Pulihkan Pascakebakaran, BSMI Hadirkan Fasilitas Sanitasi untuk Warga Muara Adang 1.45 min Play Button

    Pulihkan Pascakebakaran, BSMI Hadirkan Fasilitas Sanitasi untuk Warga Muara Adang

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Kabupaten Paser terus menunjukkan komitmennya dalam membantu warga terdampak bencana. Kali ini, bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan sanitasi bagi korban kebakaran di Desa Muara Adang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Koordinator lapangan, Said Hamdi Assegaf, mengatakan, dalam aksi kemanusiaan tersebut, BSMI membangun dua unit toilet sehat yang akan difungsikan […]

  • Progres KDKMP di Paser Tembus 45 Persen, Puluhan Titik Ditarget Rampung Akhir April 2.28 min Play Button

    Progres KDKMP di Paser Tembus 45 Persen, Puluhan Titik Ditarget Rampung Akhir April

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Realisasi pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Paser terus bergerak maju. Hingga penghujung Maret 2026, capaian fisik program tersebut telah menyentuh angka 45 persen dari total sasaran pembangunan di 139 desa dan lima kelurahan. Dari total tersebut, sebanyak 65 titik kini tengah dalam proses pengerjaan. Dua di antaranya telah selesai sepenuhnya, […]

  • Sengketa Tenaga Kerja di PPU Diutamakan Lewat Mediasi Sebelum ke Pengadilan

    Sengketa Tenaga Kerja di PPU Diutamakan Lewat Mediasi Sebelum ke Pengadilan

    • 0Komentar

    PPU, kaltimupdatenews.com-Perselisihan antara pekerja dan perusahaan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tidak serta-merta diselesaikan melalui jalur pengadilan. Pemerintah daerah menekankan pentingnya penyelesaian melalui mekanisme mediasi sebagai langkah awal sebelum perkara berlanjut ke proses hukum. Mediator Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) PPU, Andri Febriady, mengatakan setiap sengketa hubungan industrial memiliki prosedur penyelesaian […]

  • Tenggarong Seberang Ditunjuk Jadi Tuan Rumah MTQ Kabupaten Kukar 2027, LPTQ Kukar Perkuat Sinergi dan Pembinaan Alquran

    Tenggarong Seberang Ditunjuk Jadi Tuan Rumah MTQ Kabupaten Kukar 2027, LPTQ Kukar Perkuat Sinergi dan Pembinaan Alquran

    • 0Komentar

    KUKAR, kaltimupdatenews.com – Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kutai Kartanegara Tahun 2026 resmi ditutup, Selasa (3/2/2026) malam, di Ballroom Mulawarman, Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong. Penutupan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum LPTQ Kukar. Rakerda yang berlangsung selama beberapa hari ini diikuti seluruh pengurus LPTQ […]

  • Serunya Ngabuburit di GOR Segiri: Takjil Lengkap, Pengunjung Membludak 1.15 min Play Button

    Serunya Ngabuburit di GOR Segiri: Takjil Lengkap, Pengunjung Membludak

    • 0Komentar

    SAMARINDA, Kaltimupdatenews.com-Pasar Ramadan di GOR Segiri, Samarinda, kembali menjadi magnet bagi warga selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026. Sejak hari pertama puasa, kawasan ini dipadati pengunjung yang berburu takjil dan aneka hidangan berbuka puasa. Event tahunan ini dijadwalkan berlangsung hingga sepekan sebelum Idul Fitri.Ratusan lapak berjajar menawarkan beragam pilihan kuliner, mulai dari jajanan pasar tradisional, […]

expand_less