Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Kukar » Tak Penuhi Standar Limbah, 6 SPPG di Kukar Setop Operasi

Tak Penuhi Standar Limbah, 6 SPPG di Kukar Setop Operasi

  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TENGGARONG, Kaltimupdatenews.com -Program layanan pemenuhan gizi di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengalami kendala setelah enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpaksa menghentikan operasionalnya untuk sementara waktu. Penghentian ini dipicu temuan ketidaksesuaian standar instalasi pengolahan air limbah (IPAL) berdasarkan hasil inspeksi Badan Gizi Nasional (BGN).

Kebijakan tersebut tertuang dalam surat bernomor 1204/D.TWS/3/2026 dan berlaku hingga fasilitas memenuhi ketentuan teknis yang dipersyaratkan.

Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, menjelaskan bahwa penghentian ini merupakan tindak lanjut dari hasil pemeriksaan lapangan yang menemukan kekurangan pada sistem pengolahan limbah.

“Berdasarkan hasil evaluasi, masih ada SPPG yang belum memenuhi standar IPAL, sehingga operasionalnya harus dihentikan sementara,” kata Sunggono, Senin (7/4/2026).

Ia menambahkan, kewajiban penyediaan IPAL sebenarnya telah disampaikan sejak awal program berjalan. Namun, dalam pelaksanaannya, sejumlah fasilitas belum sepenuhnya menyesuaikan dengan ketentuan terbaru.

“Sejak awal sudah menjadi syarat wajib. Hanya saja, ada yang belum rampung pembangunannya atau belum menyesuaikan desain dengan regulasi yang berlaku saat ini,” ujarnya.

Dampak penghentian ini turut dirasakan pada distribusi layanan gizi di beberapa wilayah. Menurut Sunggono, layanan dari enam SPPG tersebut tidak dapat dialihkan ke unit lain.

“Setiap SPPG memiliki cakupan wilayah dan target masing-masing. Secara teknis, tidak memungkinkan untuk dialihkan ke tempat lain,” jelasnya.

Wilayah yang terdampak meliputi sejumlah kecamatan, di antaranya Tenggarong, Loa Kulu, dan Muara Badak. Lebih lanjut, Sunggono menegaskan bahwa persoalan ini berkaitan dengan tanggung jawab mitra pelaksana, bukan pengelola dari pihak BGN.

“Penyediaan sarana, termasuk dapur dan IPAL, merupakan tanggung jawab mitra atau yayasan yang bekerja sama,” tegasnya.

Saat ini, pemerintah daerah melalui Satgas MBG Kukar tengah melakukan pendampingan terhadap proses perbaikan fasilitas. Setiap perbaikan wajib melalui tahapan pelaporan dan verifikasi sebelum operasional kembali dibuka.

“Perbaikan harus dilaporkan dan akan diverifikasi oleh tim penilai. Setelah dinyatakan memenuhi syarat, barulah bisa beroperasi kembali,” pungkasnya.(rbn)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polairud Polres Paser Bersih-Bersih Pelabuhan, Warga Diajak Jaga Lingkungan 1.49h Play Button

    Polairud Polres Paser Bersih-Bersih Pelabuhan, Warga Diajak Jaga Lingkungan

    • 0Komentar

    TANA PASER, KaltimUpdateNews.com-Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Polres Paser menggelar aksi bersih-bersih di Pelabuhan Kelas II Tana Paser, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Indonesia Asri, Sehat, Resik, Indah (ASRI) yang digalakkan pemerintah. Sekitar 200 peserta ikut serta dalam kegiatan tersebut, termasuk personel Polres Paser, anggota TNI AL, kepala desa, dan warga […]

  • Wabup Ikhwan Kukuhkan PAW Kades Atang Pait dan Anggota BPD Lima Desa di Paser

    Wabup Ikhwan Kukuhkan PAW Kades Atang Pait dan Anggota BPD Lima Desa di Paser

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com- Pemerintah Kabupaten Paser kembali melakukan penguatan struktur pemerintahan desa. Wakil Bupati Ikhwan Antasari resmi melantik Pengganti Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Atang Pait serta anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari lima desa, Kamis (26/2/2026). Adapun lima desa yang dimaksud adalah Janju, Krayan Sentosa, Sebakung Taka, Pengguren Jaya, dan Segendang. Prosesi pelantikan berlangsung […]

  • Kemarau Berkepanjangan, PAMA KIDE Salurkan Air Bersih untuk Warga Batu Kajang

    Kemarau Berkepanjangan, PAMA KIDE Salurkan Air Bersih untuk Warga Batu Kajang

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Warga Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, harus menghadapi keterbatasan pasokan air bersih di tengah musim kemarau berkepanjangan. Bahkan, harga air bersih yang dijual kepada masyarakat dilaporkan mencapai Rp180 ribu per tangki. Menanggapi kondisi tersebut, PT Pamapersada Nusantara (PAMA KIDE) bersama PT Kideco Jaya Agung menyalurkan bantuan air bersih untuk membantu […]

  • Pedagang di Kukar Diingatkan Tidak Kemas Minyak Goreng Curah dengan Botol Bekas

    Pedagang di Kukar Diingatkan Tidak Kemas Minyak Goreng Curah dengan Botol Bekas

    • 0Komentar

    KUKAR, Kaltimupdatenews.com-Pedagang di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, diminta tidak lagi mengemas minyak goreng curah menggunakan botol bekas air mineral atau kemasan bekas lainnya. Cara tersebut dinilai berisiko terhadap keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat. Imbauan tersebut disampaikan Badan Pangan Nasional (Bapanas) saat melakukan pemantauan ketersediaan dan distribusi pangan di Pasar Mangkurawang, Tenggarong, Senin (9/3/2026). […]

  • Pendayung Paser Buktikan Daya Saing di Kelas Baru SUP Race

    Pendayung Paser Buktikan Daya Saing di Kelas Baru SUP Race

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Debut atlet Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Paser di nomor Stand Up Paddle (SUP) Race langsung membuahkan hasil manis. Tampil pada Festival Beras Basah di Kota Bontang, 27–28 Juni 2026, kontingen Bumi Daya Taka sukses membawa pulang satu medali emas, satu perak, dan satu perunggu meski hanya menurunkan empat atlet. Medali […]

  • Ketidakpastian RKAB Picu Kekhawatiran PHK di Sektor Tambang Kukar

    Ketidakpastian RKAB Picu Kekhawatiran PHK di Sektor Tambang Kukar

    • 0Komentar

    KUKAR, kaltimupdatenews.com-Belum adanya kepastian terkait kebijakan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan tambang menimbulkan kekhawatiran di daerah. DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menilai situasi ini berpotensi berdampak serius terhadap keberlangsungan tenaga kerja di sektor pertambangan. Anggota Komisi II DPRD Kukar, Hendra, menyampaikan bahwa isu pengurangan produksi tambang harus dicermati secara hati-hati karena beririsan langsung […]

expand_less