Ketua DPRD Paser Jadikan Batam Referensi Penguatan Investasi Daerah
- calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
- print Cetak

Foto: Ketua DPRD Paser bersama Forkopimda Paser saat kunjungan ke Batam belum lama ini (ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BATAM, Kaltimupdatenews.com-Upaya memperkuat iklim investasi dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Paser. Salah satunya melalui kunjungan kerja dan studi tiru jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Paser ke Pemerintah Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, guna mempelajari strategi pengembangan investasi dan revitalisasi kawasan perdagangan modern.
Rombongan dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Paser, Hendra Wahyudi, dan diterima Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, bersama Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin, di Kantor Wali Kota Batam.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Kabupaten Paser mempelajari sejumlah kebijakan Pemerintah Kota Batam, khususnya terkait penguatan investasi, pengembangan sektor ritel modern, penataan pusat perdagangan, hingga peningkatan pelayanan publik untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Ketua DPRD Kabupaten Paser, Hendra Wahyudi, mengatakan Batam dipilih sebagai lokasi studi tiru karena dinilai berhasil membangun kawasan ekonomi dan menciptakan iklim usaha yang kompetitif.
“Batam menjadi salah satu contoh daerah yang mampu tumbuh melalui penguatan investasi dan perdagangan. Banyak hal yang ingin kami pelajari untuk menjadi bahan pertimbangan dalam pembangunan daerah di Kabupaten Paser,” katanya, Selasa (12/5/2026)
Menurut Hendra, keberhasilan suatu daerah dalam menarik investor tidak terlepas dari dukungan regulasi yang jelas, kemudahan perizinan, serta kesiapan infrastruktur yang memadai.
Ia menilai pemerintah daerah harus mampu menciptakan kepastian dan kenyamanan bagi dunia usaha agar investasi dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Kami ingin melihat secara langsung bagaimana tata kelola investasi dan pengembangan kawasan perdagangan di Batam sehingga dapat memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Selain membahas investasi, kata dia, revitalisasi pusat perdagangan juga menjadi perhatian penting dalam kunjungan tersebut. Penataan kawasan perdagangan dinilai dapat meningkatkan aktivitas ekonomi sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat dan pelaku UMKM.
“Kawasan perdagangan yang tertata baik akan menciptakan perputaran ekonomi yang lebih kuat. Ini tentu menjadi bagian penting yang perlu kami pelajari,” ucap Hendra.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Forkopimda Kabupaten Paser sebagai bentuk penguatan kerja sama antardaerah dalam mendukung pembangunan.
Menurutnya, pertukaran informasi dan pengalaman antarpemerintah daerah sangat penting untuk menghadapi tantangan pembangunan dan persaingan ekonomi yang semakin dinamis.
“Kami menyambut baik kunjungan ini karena menjadi ruang berbagi pengalaman terkait pengembangan investasi, pelayanan publik, hingga penguatan sektor perdagangan dan industri,” katanya.
Dalam sesi diskusi, kedua daerah juga membahas digitalisasi pelayanan publik, strategi peningkatan investasi, pengembangan ekonomi berbasis kawasan, serta penguatan sektor industri dan perdagangan modern.
Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin, berharap hubungan antara Kabupaten Paser dan Kota Batam dapat terus terjalin melalui komunikasi dan kolaborasi pembangunan antarlembaga pemerintahan.
Melalui studi tiru tersebut, Pemerintah Kabupaten Paser diharapkan memperoleh referensi dan masukan strategis untuk mendukung percepatan pembangunan daerah, memperkuat sektor investasi dan perdagangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Jay)
- Penulis: Editor



Saat ini belum ada komentar