Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Hak Angket Dinilai Rumit, DPRD Kaltim Diminta Lebih Responsif

Hak Angket Dinilai Rumit, DPRD Kaltim Diminta Lebih Responsif

  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALTIM, kaltimupdatenews.com-Wacana penggunaan hak angket mencuat dalam Rapat Paripurna ke-8 DPRD Kalimantan Timur, Senin (4/5/2026), seiring desakan publik pasca aksi massa 21 April. Namun, pimpinan dewan menilai mekanisme tersebut tidak mudah direalisasikan.

Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud, menegaskan bahwa hak angket merupakan instrumen pengawasan yang membutuhkan proses panjang dan berlapis secara hukum maupun administratif.

“Prosesnya tidak bisa dilakukan secara cepat karena ada tahapan dan syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu,” ujarnya dalam rapat yang digelar di Gedung D DPRD Kaltim di Samarinda, Selasa (5/5/2026).

Menurut Hasanuddin, hingga kini belum ada daerah yang benar-benar menyelesaikan proses hak angket secara utuh. Ia menyebut berbagai kendala sering muncul dalam pelaksanaannya.

“Sepengetahuan saya, belum ada yang sampai tuntas menjalankan hak angket di daerah,” katanya.

Ia menjelaskan, pengajuan hak angket minimal harus didukung dua fraksi dan sepuluh anggota dewan. Setelah itu, usulan dibawa ke rapat paripurna untuk disetujui dan dilanjutkan dengan pembentukan Panitia Khusus (Pansus).

Pansus nantinya bertugas melakukan penyelidikan, menghimpun data, hingga menyusun rekomendasi. Selain itu, diperlukan pula pendapat hukum dari lembaga berwenang sebagai dasar pelaksanaan.

“Harus ada landasan hukum yang kuat, termasuk legal opinion dari kejaksaan sebelum melangkah lebih jauh,” ucapnya.

Ia menambahkan, proses tersebut bahkan bisa berlanjut ke tingkat nasional hingga melibatkan Mahkamah Agung dan Kementerian Dalam Negeri.

Dalam forum yang sama, Ketua Fraksi PKB, Damayanti, menyampaikan kritik terhadap kinerja DPRD yang dinilai lambat merespons tuntutan masyarakat.

Ia menyoroti belum adanya langkah konkret sejak aksi 214 yang berlangsung dua pekan lalu. Selain itu, ia juga mempertanyakan pembatasan akses media dalam rapat.

“Sudah cukup waktu berlalu, tetapi respons yang diberikan belum terlihat jelas,” ujarnya.

Damayanti mengingatkan bahwa pimpinan DPRD dan sejumlah fraksi sebelumnya telah menandatangani pakta integritas sebagai komitmen menindaklanjuti aspirasi publik.

Rapat paripurna tersebut berlangsung tertutup, namun tetap disiarkan melalui kanal YouTube resmi DPRD Kaltim. Agenda utama membahas langkah lembaga legislatif dalam merespons tuntutan masyarakat serta opsi penggunaan hak angket sebagai instrumen pengawasan.

Perdebatan yang muncul dalam forum itu mencerminkan dinamika internal DPRD dalam menyikapi tekanan publik, sekaligus menunjukkan bahwa penggunaan hak angket masih menjadi opsi yang memerlukan kajian mendalam sebelum diputuskan.(rbn)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rita Widyasari Pulang ke Tenggarong, Belum Pikirkan Kembali ke Dunia Politik

    Rita Widyasari Pulang ke Tenggarong, Belum Pikirkan Kembali ke Dunia Politik

    • 0Komentar

    KUKAR, kaltimupdatenews.com-Mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari, kembali menginjakkan kaki di kediamannya di Jalan Mawar, Kecamatan Tenggarong, Jumat (12/6/2026), usai menyelesaikan masa hukumannya. Kepulangan tersebut menarik perhatian warga dan kerabat yang telah menantinya sejak pagi. Meski disambut hangat, Rita belum memberikan sinyal untuk kembali terjun ke dunia politik. Ia menegaskan saat ini ingin mengambil […]

  • Pansus LKPJ Soroti Fasilitas Belum Optimal, Fadly Imawan: Harus Jadi Prioritas 2026

    Pansus LKPJ Soroti Fasilitas Belum Optimal, Fadly Imawan: Harus Jadi Prioritas 2026

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews-Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2025 menyoroti sejumlah proyek dan fasilitas pelayanan publik yang belum berfungsi optimal dalam agenda uji petik di Kota Samarinda belum lama ini. Ketua Pansus LKPJ, Fadly Imawan, menegaskan bahwa hasil peninjauan lapangan tersebut akan menjadi bahan rekomendasi strategis kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan […]

  • Dorong Percepatan Infrastruktur, Hamransyah Sosialisasikan Skema Pembangunan Tahun Jamak Saat Reses di Mendik Karya

    Dorong Percepatan Infrastruktur, Hamransyah Sosialisasikan Skema Pembangunan Tahun Jamak Saat Reses di Mendik Karya

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Upaya mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan kembali menjadi sorotan dalam agenda reses anggota DPRD Paser Hamransyah yang digelar di Desa Mendik Karya, Kecamatan Longkali, Rabu (10/6/2026) malam. Dalam kegiatan serap aspirasi tersebut, Hamransyah menekankan pentingnya penggunaan pola anggaran tahun jamak (multiyears) sebagai salah satu strategi percepatan pembangunan, khususnya untuk proyek infrastruktur […]

  • Krisis Air Mengintai, Sotek Jadi Wilayah Paling Rentan di Penajam Paser Utara

    Krisis Air Mengintai, Sotek Jadi Wilayah Paling Rentan di Penajam Paser Utara

    • 0Komentar

    PPU, kaltimupdatenews.com-Penurunan debit air baku dalam beberapa pekan terakhir mulai menimbulkan kekhawatiran akan ketersediaan air bersih di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Kondisi ini dipicu oleh faktor cuaca yang tidak menentu serta terbatasnya sumber air di sejumlah wilayah. Dampak paling nyata dirasakan di wilayah Sotek yang hingga kini belum memiliki sumber air baku permanen. Ketergantungan […]

  • DPRD Paser Kawal Penambahan Kuota Solar Subsidi untuk Nelayan Pesisir

    DPRD Paser Kawal Penambahan Kuota Solar Subsidi untuk Nelayan Pesisir

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Keterbatasan kuota solar bersubsidi yang selama ini dikeluhkan nelayan di kawasan pesisir Teluk Adang hingga Senipah menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Paser. Melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang melibatkan pemerintah daerah, PT Pertamina Patra Niaga, dan perwakilan nelayan Desa Muara Telake, DPRD menegaskan komitmennya mengawal usulan penambahan kuota BBM subsidi kepada pemerintah pusat […]

  • PPU Andalkan Buluminung untuk Tarik Investor Penyangga IKN

    PPU Andalkan Buluminung untuk Tarik Investor Penyangga IKN

    • 0Komentar

    PPU, kaltimupdatenews.com -Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menempatkan Kawasan Industri Buluminung sebagai ujung tombak strategi investasi daerah guna memperkuat perannya sebagai penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN). Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menghadirkan proyek-proyek strategis yang siap ditawarkan kepada investor, seiring meningkatnya kebutuhan pengembangan kawasan sekitar IKN. Komitmen itu ditegaskan saat […]

expand_less