Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Paser » Dua Pencari Udang Diserang Buaya di Sungai Tebru, Alami Luka Gigitan

Dua Pencari Udang Diserang Buaya di Sungai Tebru, Alami Luka Gigitan

  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Niat mencari udang di aliran Sungai Tebru, Desa Tebru Paser Damai, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser, berujung petaka bagi seorang bapak dan anak. Keduanya menjadi korban serangan buaya saat menjala udang di kawasan MRRA 1 Blok D45 areal perkebunan PT Pradiksi Gunatama, Kamis (26/6/2026) sekitar pukul 12.30 Wita.

Korban, Bejo Priyono (29) dan ayahnya, Sindon (50), warga Desa Marga Jaya, Kecamatan Pamukan Barat, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, mengalami luka gigitan pada tangan kiri. Saat ini keduanya menjalani perawatan di RSUD Pratama Desa Kerang.

Kapolsek Batu Engau, AKP Yudhi Ismanto, mengatakan, peristiwa itu bermula ketika Bejo turun ke tepi sungai untuk menebar jala. Tanpa tanda-tanda sebelumnya, seekor buaya muncul dari dalam air dan langsung menggigit tangan kiri korban.

Foto: Korban terkaman buaya di Sungai Tebru yang berhasil selamat (ist)

“Korban pertama langsung diserang saat berada di pinggir sungai. Melihat anaknya diterkam, ayah korban spontan masuk ke sungai untuk memberikan pertolongan,” ujar Yudhi.

Upaya penyelamatan itu justru membuat Sindon ikut menjadi sasaran. Setelah Bejo berhasil melepaskan diri, buaya kembali menyerang dan menggigit tangan kiri Sindon.

Beruntung, kedua korban bersama seorang rekan tidak tinggal diam. Salah seorang saksi menarik ekor buaya, sementara Sindon memasukkan sebatang kayu ke mulut reptil tersebut hingga gigitannya terlepas.

Foto: Korban terkaman buaya di Sungai Tebru yang berhasil selamat (ist)

Setelah berhasil menyelamatkan diri, kedua korban berjalan menuju jalan utama dengan bantuan saksi. Selanjutnya, mereka dievakuasi menggunakan kendaraan menuju RSUD Pratama Desa Kerang untuk mendapatkan penanganan medis.

Yudhi mengungkapkan, Bejo dan Sindon diketahui memang rutin mencari udang di Sungai Tebru. Karena itu, masyarakat diingatkan agar lebih waspada saat beraktivitas di kawasan perairan yang menjadi habitat buaya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan ketika beraktivitas di sungai. Jangan turun seorang diri dan tetap waspada karena kemunculan buaya di lokasi tersebut masih berpotensi terjadi,” tegasnya.(Jay)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penggeledahan Kantor ESDM Kaltim, Kejati Dalami Dugaan Korupsi Tambang

    Penggeledahan Kantor ESDM Kaltim, Kejati Dalami Dugaan Korupsi Tambang

    • 0Komentar

    SAMARINDA, kaltimupdatenews.com-Upaya pengusutan dugaan korupsi di sektor pertambangan di Kalimantan Timur terus bergulir. Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim) menggeledah Kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kaltim, Senin (16/3/2026). Penggeledahan dilakukan di kantor ESDM yang berlokasi di Jalan MT Haryono No. 22, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu. Langkah ini […]

  • Fantastis, Tim Ahli Gubernur Kaltim Telan Rp 10,5 Miliar

    Fantastis, Tim Ahli Gubernur Kaltim Telan Rp 10,5 Miliar

    • 0Komentar

    SAMARINDA, Kaltimupdatenews.com-Rencana Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengalokasikan Rp 10,5 miliar untuk membiayai Tim Ahli Strategis Percepatan Pembangunan Gubernur pada 2026 menuai sorotan. Selain nilainya yang cukup besar, sebagian besar anggaran tersebut dialokasikan untuk honorarium puluhan anggota tim, termasuk delapan penasihat yang masing-masing menerima Rp 45 juta per bulan. Selasa, (10/3/2026) Berdasarkan dokumen Rincian Anggaran Belanja […]

  • BEM Unmul Gelar Debat Terbuka, Desak Gubernur Kaltim Hadir Langsung Tanpa Perwakilan

    BEM Unmul Gelar Debat Terbuka, Desak Gubernur Kaltim Hadir Langsung Tanpa Perwakilan

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews.com-Upaya mahasiswa untuk mendorong akuntabilitas pemerintah daerah kembali mengemuka. Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Mulawarman (BEM KM Unmul) menjadwalkan debat terbuka dengan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, pada Rabu (6/5/2026) sore di kawasan Teras Samarinda, Jalan Gajah Mada. Mahasiswa menegaskan forum tersebut hanya akan berlangsung apabila gubernur hadir secara langsung, tanpa diwakilkan. Sikap ini disebut […]

  • Turun ke 12 Titik Saat Reses, Yenni Eviliana Perjuangkan Aspirasi Warga yang Tak Terakomodir

    Turun ke 12 Titik Saat Reses, Yenni Eviliana Perjuangkan Aspirasi Warga yang Tak Terakomodir

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews.com – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Hj. Yenni Eviliana, SE, melaksanakan kegiatan reses di empat kecamatan yang ada di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, dengan total 12 titik pertemuan, belum lama ini. Dalam kunjungan tersebut, berbagai aspirasi masyarakat disampaikan secara langsung, mulai dari kebutuhan infrastruktur dasar hingga persoalan bantuan sektor pertanian dan […]

  • Pertamax Tembus Rp16 Ribu lebih per Liter, Pengguna Kendaraan Keluhkan Beban Biaya

    Pertamax Tembus Rp16 Ribu lebih per Liter, Pengguna Kendaraan Keluhkan Beban Biaya

    • 0Komentar

    KUKAR, kaltimupdatenews.com-Kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax mulai dirasakan masyarakat di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara. Harga yang kini berada di kisaran Rp16 ribu lebih per liter membuat sebagian pengguna kendaraan harus menyesuaikan kembali anggaran bulanan, bahkan mengurangi frekuensi pengisian tangki penuh. Bagi masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi, lonjakan harga tersebut berdampak langsung pada biaya operasional […]

  • Pendapatan Daerah Menyusut, Kukar Siapkan Skema Kolaboratif Jaga Pembangunan

    Pendapatan Daerah Menyusut, Kukar Siapkan Skema Kolaboratif Jaga Pembangunan

    • 0Komentar

    KUKAR-Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menghadapi tekanan fiskal serius menyusul tren penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini mendorong pemerintah daerah menyusun strategi alternatif agar pembangunan tetap berjalan berkelanjutan. Data keuangan daerah menunjukkan penurunan tajam APBD Kukar dari Rp14,3 triliun pada 2024 menjadi Rp11,1 triliun di 2025, lalu kembali turun […]

expand_less