HIPMI Paser Dorong Kolaborasi Dunia Usaha dan Pemerintah Lewat Forum Bisnis
- calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
- print Cetak

Foto: HIPMI Paser saat menggelar forum bisnis yang digelar pada Selasa (8/4/2026) malam di My Cafe, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser (Jay/kaltimupdatenews)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANA PASER, kaltimupdatenews.com- Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Paser terus mendorong penguatan sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah melalui penyelenggaraan forum bisnis yang digelar pada Selasa (8/4/2026) malam di My Cafe.
Forum bertema “Kolaborasi Pengusaha dan Pemerintah dalam Mewujudkan Paser Tuntas” tersebut menjadi ruang pertemuan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas arah pengembangan ekonomi daerah, sekaligus merumuskan langkah strategis dalam memperkuat sektor usaha di Kabupaten Paser.
Ketua HIPMI Paser, Abdul Aziz, mengatakan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang diskusi, tetapi juga sarana membangun kesepahaman dan komitmen bersama antara pelaku usaha dan pemerintah.
“Melalui forum ini, kami ingin membuka ruang dialog yang konstruktif. Dunia usaha dan pemerintah harus berjalan seiring agar pembangunan ekonomi bisa lebih optimal,” ujarnya saat di konfirmasi, Jumat (10/4/2026).
Ia menegaskan, HIPMI Paser memiliki komitmen kuat untuk mendukung berbagai program pembangunan yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Paser, khususnya dalam mewujudkan visi Paser Tuntas.
“Kami siap berkolaborasi dan berkontribusi aktif. Pengusaha muda harus mengambil peran dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Lebih dari seratus peserta menghadiri forum tersebut, yang terdiri atas pengusaha, mahasiswa, insan media, pemuda, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Tingginya antusiasme peserta menunjukkan besarnya perhatian terhadap perkembangan dunia usaha di daerah.
Forum ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Direktur Perumda Prima Jaya Taka Muhammad Fitriansyah Mubarak, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten Paser Adi Maulana, serta perwakilan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Paser, Taher.
Dalam sesi diskusi, para narasumber memaparkan berbagai perspektif terkait peluang investasi, tantangan yang dihadapi pelaku usaha, serta pentingnya peran pemerintah dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif.
Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan dan masukan dari peserta. Sejumlah isu yang mengemuka di antaranya akses permodalan, penguatan kapasitas UMKM, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Abdul Aziz menambahkan, penyamaan persepsi dan tujuan antara seluruh pihak menjadi faktor penting dalam mendorong kemajuan daerah.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita memiliki visi yang sama. Jika pengusaha dan pemerintah satu arah, maka cita-cita untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat akan lebih mudah tercapai,” ucapnya.
Melalui forum ini, HIPMI Paser berharap terbangun komunikasi yang lebih intensif serta kolaborasi berkelanjutan antar pemangku kepentingan. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menciptakan peluang usaha yang lebih luas bagi masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya HIPMI Paser dalam memperkuat peran organisasi sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(Jay)
- Penulis: admin



Saat ini belum ada komentar