Pengurus Baru KKSS Paser Resmi Dikukuhkan, Fokus Program Sosial, Pemberdayaan Ekonomi dan Targetkan Nol Pengangguran
- calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
- print Cetak

Foto: Pengukuhan dan pelantikan BPD KKSS Kabupaten Paser periode 2026–2026, di Sekretariat BPD KKSS Paser, Gedung Sahabat Sport, Desa Senaken, Kecamatan Tanah Grogot.(Jay/kaltimupdatenews)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANA PASER, kaltimupdatenews.com- Pengukuhan dan pelantikan Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Paser periode 2026–2031 berlangsung khidmat pada Selasa, (22/4/2026) malam di Sekretariat BPD KKSS Paser, Gedung Sahabat Sport, Desa Senaken, Kecamatan Tanah Grogot.
Ketua BPD KKSS Kabupaten Paser, H. M. Yusuf Sumarko, S.H., M.Hum kembali dipercaya memimpin organisasi tersebut untuk periode kelima. Di bawah kepemimpinannya, KKSS Paser yang telah berdiri sejak 2005 terus menunjukkan eksistensinya sebagai wadah pemersatu masyarakat Sulawesi Selatan yang terdiri dari empat pilar utama, yakni Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja (Tator).
Dalam sambutannya, Yusuf Sumarko menyampaikan bahwa kepengurusan baru akan menghadirkan sejumlah program unggulan yang lebih berfokus pada bidang sosial dan pemberdayaan masyarakat.
“Alhamdulillah, untuk periode 2026–2031 ini kami menyiapkan program yang berbeda. Fokus utama kami adalah kegiatan sosial seperti pengobatan gratis bekerja sama dengan Ikatan Dokter Umum dan Ikatan Dokter Gigi, operasi bibir sumbing gratis di desa-desa, serta sunatan massal,” ujarnya.
Selain itu, KKSS Paser juga akan memperkuat sinergi antar paguyuban dan tokoh masyarakat guna menjaga kondusivitas daerah. Program dialog lintas komunitas dinilai penting untuk mempererat hubungan sosial di Kabupaten Paser.
Di sektor ekonomi, KKSS menargetkan pengurangan angka pengangguran, khususnya di kalangan warga Sulawesi Selatan yang berdomisili di Paser. Upaya tersebut dilakukan melalui pemberian bantuan dan pendampingan usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM).
“Kami ingin memastikan masyarakat kita tidak menganggur. Banyak yang sudah berjualan di berbagai tempat, dan itu kami dukung melalui bantuan usaha,” jelasnya.
Tak hanya berfokus pada internal organisasi, KKSS juga menegaskan komitmennya untuk membantu seluruh masyarakat Paser tanpa memandang latar belakang. Melalui program kepedulian sosial, KKSS kerap turun langsung membantu warga yang tertimpa musibah, termasuk korban kecelakaan.
Yusuf Sumarko menambahkan, selama lima periode kepemimpinannya, KKSS telah berkontribusi dalam pembinaan sosial masyarakat. Salah satunya melalui kerja sama dengan instansi pemerintah seperti Kesbangpol dan dinas sosial untuk mengurangi potensi konflik sosial.

“Dulu masih banyak kasus perkelahian hingga kriminalitas. Alhamdulillah, pada 2025 sudah tidak ada lagi kasus besar seperti perampokan dan pembunuhan di lingkungan kami. Itu hasil kerja sama semua pihak,” ungkapnya.
Selain itu, KKSS juga kerap melakukan aksi nyata seperti perbaikan jalan berlubang secara swadaya tanpa menggunakan anggaran pemerintah. Meski selama ini kurang terekspos, Yusuf mengakui bahwa ke depan pihaknya akan lebih terbuka kepada publik dan media.
“Selama ini kami kurang publikasi. Tapi sekarang kami sadar pentingnya menyampaikan kegiatan kepada masyarakat,” katanya.
Ke depan, KKSS berharap Pemerintah Kabupaten Paser dapat terus merangkul seluruh paguyuban dalam membahas pembangunan daerah. Yusuf mengusulkan agar forum komunikasi seperti coffee morning antar paguyuban dapat dihidupkan kembali.
“Kami berharap pemerintah daerah bisa menjadi payung untuk mengakomodasi seluruh paguyuban. Dulu kegiatan seperti coffee morning rutin dilakukan, dan itu sangat baik untuk kemajuan daerah,” tutupnya.
Dengan kepengurusan baru, KKSS Paser diharapkan semakin solid dalam berkontribusi terhadap pembangunan sosial, ekonomi, dan keharmonisan masyarakat di Kabupaten Paser.(Jay)
- Penulis: Editor



Saat ini belum ada komentar