Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Kukar » Pemkab Kukar Tahan Sejumlah Proyek, Transfer Dana Pusat Baru 23 Persen

Pemkab Kukar Tahan Sejumlah Proyek, Transfer Dana Pusat Baru 23 Persen

  • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUKAR, kaltimupdatenews.com-Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memilih memperlambat realisasi sejumlah proyek dan kegiatan daerah pada semester pertama 2026 sebagai langkah antisipatif menghadapi ketidakpastian pendapatan daerah. Rendahnya penyaluran dana transfer dari pemerintah pusat menjadi salah satu faktor utama pemerintah belum membuka penuh pelaksanaan kegiatan yang melibatkan pihak ketiga.

Bupati Aulia Rahman Basri menyebut kebijakan tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas keuangan daerah dan menghindari munculnya kewajiban pembayaran yang membebani APBD di akhir tahun.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak ingin mengambil risiko menjalankan proyek tanpa kepastian kemampuan anggaran. Karena itu, pelaksanaan kegiatan akan dilakukan secara bertahap mengikuti kondisi kas daerah dan realisasi penerimaan.

“Pemerintah ingin memastikan pembiayaan kegiatan benar-benar tersedia terlebih dahulu sebelum pekerjaan berjalan. Prinsipnya, kami tidak ingin meninggalkan utang pada akhir tahun anggaran,” kata Aulia, Senin (1/6/2026)

Ia menjelaskan, pendekatan yang diterapkan Pemkab Kukar tidak hanya mempertimbangkan aspek fiskal, tetapi juga situasi ekonomi global yang dinilai memengaruhi pelaksanaan proyek pembangunan di daerah.

Perubahan harga minyak dunia dan fluktuasi kurs dolar Amerika Serikat, kata dia, menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi harga material konstruksi di lapangan. Pemerintah ingin memastikan harga satuan pekerjaan tetap realistis agar tidak merugikan pelaksana proyek.

Aulia menilai, kesesuaian harga sangat penting untuk menjaga keberlangsungan pekerjaan dan menghindari hambatan teknis akibat meningkatnya biaya operasional.

“Kalau harga satuan tidak lagi sesuai dengan kondisi pasar, pelaksana pekerjaan tentu menghadapi tekanan biaya. Itu yang ingin kita antisipasi supaya kegiatan tetap berjalan baik,” ujarnya.

Di sisi lain, kondisi transfer dana pusat juga masih menjadi perhatian pemerintah daerah. Hingga awal Juni 2026, dana transfer yang diterima Kukar disebut masih berada pada kisaran 23 persen dari total yang diperkirakan diterima sepanjang tahun.

Persentase tersebut, menurut Aulia, belum cukup ideal untuk mendorong percepatan pelaksanaan seluruh program pembangunan sekaligus.

“Kita masih menyesuaikan ritme belanja dengan kemampuan pendanaan yang tersedia. Saat ini transfer pusat belum optimal, sehingga pemerintah harus berhitung secara cermat,” katanya.

Untuk memperkuat kapasitas fiskal, Pemkab Kukar juga terus mengoptimalkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari sektor yang dinilai memiliki kontribusi besar seperti pertambangan batu bara dan perkebunan kelapa sawit.

Sejumlah potensi penerimaan yang sedang dipetakan pemerintah antara lain pajak kendaraan bahan bakar bermotor, pajak alat berat, dan pajak air permukaan guna mendongkrak pendapatan daerah.

Dalam APBD 2026, target PAD Kukar dipatok sekitar Rp1,1 triliun. Namun berdasarkan estimasi sementara, realisasi penerimaan diperkirakan berada di angka sekitar Rp800 miliar.

Atas kondisi itu, pemerintah berencana melakukan evaluasi fiskal pada akhir semester pertama sebelum memutuskan langkah penyesuaian anggaran pada perubahan APBD.

“Evaluasi semester menjadi dasar untuk melihat kemampuan riil pendapatan daerah. Dari situ nanti pemerintah menentukan penyesuaian belanja sesuai kondisi keuangan yang tersedia,” tutup Aulia.(*rbn)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aset Triliunan, Pansus LKPJ Kaltim Soroti Kinerja BUMD dan Desak Optimalisasi PAD

    Aset Triliunan, Pansus LKPJ Kaltim Soroti Kinerja BUMD dan Desak Optimalisasi PAD

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews.con-Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Gubernur Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2025 menegaskan perlunya optimalisasi kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta percepatan penyelesaian tindak lanjut rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Penegasan tersebut disampaikan dalam rapat kerja Pansus LKPJ bersama jajaran Pemprov Kaltim dan sejumlah BUMD, yang digelar Selasa (5/5/2026). Rapat […]

  • Pemkab Kukar Ingatkan ASN Tak Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik

    Pemkab Kukar Ingatkan ASN Tak Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik

    • 0Komentar

    KUKAR, kaltimupdatenews.com-Menjelang Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak menyalahgunakan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi, terutama untuk mudik atau perjalanan jauh. Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengatakan hingga memasuki pekan ketiga Ramadan, pemerintah daerah belum menerima surat edaran resmi dari pemerintah pusat terkait pembatasan penggunaan kendaraan dinas […]

  • Arus Mudik Meningkat, Terminal Sungai Kunjang Siapkan 80 Armada Bus Tanpa Kenaikan Tarif

    Arus Mudik Meningkat, Terminal Sungai Kunjang Siapkan 80 Armada Bus Tanpa Kenaikan Tarif

    • 0Komentar

    SAMARINDA, kaltimupdatenews.com-Pengelola Terminal Sungai Kunjang memastikan kesiapan puluhan armada bus untuk melayani lonjakan arus mudik dari Kota Samarinda. Sebanyak 70 hingga 80 unit bus, baik berpendingin udara (AC) maupun non-AC, disiapkan untuk melayani tujuh rute perjalanan keluar kota. Koordinator Terminal Sungai Kunjang, Eko Novianto, mengatakan kesiapan armada tersebut dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang menjelang […]

  • Dakwaan Tak Terbukti, Terdakwa Kasus Muara Kate Dibebaskan 2.50 min Play Button

    Dakwaan Tak Terbukti, Terdakwa Kasus Muara Kate Dibebaskan

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Proses hukum kasus dugaan penganiayaan yang berujung pada kematian korban di Dusun Muara Kate, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser, resmi memasuki tahap akhir. Majelis hakim Pengadilan Negeri Tanah Grogot menjatuhkan putusan pada Kamis (16/4/2026). Dalam sidang putusan tersebut, sejumlah warga terlihat memadati area depan pengadilan. Kehadiran mereka bertujuan menyampaikan aspirasi, menyusul anggapan bahwa […]

  • Realisasi Capai 576 Ekor, Program 1.000 Sapi Paser Ditarget Rampung 2029 1.41 min Play Button

    Realisasi Capai 576 Ekor, Program 1.000 Sapi Paser Ditarget Rampung 2029

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Program pengadaan 1.000 ekor sapi yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser terus menunjukkan progres signifikan. Hingga penghujung 2026, sebanyak 576 ekor sapi telah terealisasi dan tersebar di sejumlah kecamatan, menyisakan 424 ekor yang ditargetkan tuntas hingga 2029. Program yang menjadi bagian dari 11 prioritas pembangunan daerah dalam kerangka Paser Tuntas ini mulai dijalankan […]

  • Menang Lelang Tapi Tak Bayar, Puluhan Mobil Dinas Paser Kembali Dilepas

    Menang Lelang Tapi Tak Bayar, Puluhan Mobil Dinas Paser Kembali Dilepas

    • 0Komentar

    TANA PASER- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser kembali melelang puluhan kendaraan dinas yang sudah tidak lagi digunakan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya penataan serta optimalisasi barang milik daerah (BMD) agar lebih efektif dan bernilai guna. Pelaksanaan lelang dilakukan melalui kerja sama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Balikpapan, yang menangani seluruh tahapan mulai […]

expand_less