Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » PPU » PPU Bidik Status KSN Nusamba untuk Percepat Dukungan Pembangunan

PPU Bidik Status KSN Nusamba untuk Percepat Dukungan Pembangunan

  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PPU, kaltimupdatenews.com-Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengupayakan agar wilayahnya ditetapkan sebagai bagian dari Kawasan Strategis Nasional (KSN) Nusamba. Status tersebut diyakini akan memperkuat posisi PPU sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), sekaligus memperbesar peluang memperoleh prioritas pembangunan dari pemerintah pusat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) PPU, Ade Rianto Embongbulan, menjelaskan usulan tersebut didasarkan pada peran strategis PPU yang berada di sekitar kawasan IKN. Menurutnya, keberadaan PPU tidak hanya sebagai wilayah penyangga, tetapi juga diproyeksikan menjadi daerah yang menopang kebutuhan dasar ibu kota negara baru.

Ia menerangkan, KSN Nusamba merupakan kawasan yang mencakup sejumlah daerah di sekitar IKN, yakni Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Kota Balikpapan. Kawasan tersebut sebelumnya dikenal sebagai Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (Kapet) Sasamba sebelum kemudian mengalami penyesuaian kebijakan menjadi KSN Nusamba.

Ade mengatakan perubahan nomenklatur itu tidak terlepas dari meningkatnya nilai strategis kawasan setelah pembangunan IKN. Menurutnya, posisi wilayah yang saling terhubung menjadikan kawasan tersebut memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan ibu kota negara.

“Dulu dikenal sebagai Kapet Sasamba, kemudian disesuaikan menjadi KSN Nusamba karena kawasan ini memiliki posisi yang sangat strategis,” ujarnya, Senin (6/7/2026)

Ia menambahkan, apabila PPU menjadi bagian dari KSN Nusamba, pemerintah daerah akan memiliki peluang yang lebih besar untuk memperoleh dukungan pembangunan infrastruktur dan pelaksanaan program-program strategis nasional. Kondisi tersebut juga diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain itu, PPU dipersiapkan menjadi salah satu kawasan penyangga yang memasok kebutuhan pangan serta berbagai kebutuhan mendasar lainnya bagi IKN. Potensi tersebut dinilai menjadi salah satu alasan kuat agar PPU turut masuk dalam kawasan strategis nasional.

“Harapannya, ke depan kebutuhan pangan maupun kebutuhan mendasar lainnya untuk IKN dapat dipenuhi dari PPU sehingga peran daerah sebagai penyangga benar-benar optimal,” tutup Ade.(*rbn/jay)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Residivis Jambret Diciduk, Polisi Kembangkan Pengakuan Aksi di Empat TKP

    Residivis Jambret Diciduk, Polisi Kembangkan Pengakuan Aksi di Empat TKP

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Setelah sempat meresahkan masyarakat, pelaku penjambretan yang beraksi di wilayah Kecamatan Tanah Grogot akhirnya berhasil diringkus Tim Jatanras Satreskrim Polres Paser. Tersangka berinisial TH (30), yang diketahui merupakan residivis, tidak hanya mengakui aksi penjambretan terhadap seorang perempuan, tetapi juga mengaku pernah melakukan kejahatan serupa di empat lokasi lainnya. Kasat Reskrim Polres Paser AKP […]

  • APDESI Desak Kepastian Regulasi Pilkades, 15 Desa di Paser Terancam Dipimpin Pj Kades

    APDESI Desak Kepastian Regulasi Pilkades, 15 Desa di Paser Terancam Dipimpin Pj Kades

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Paser mendesak Pemerintah Kabupaten Paser segera menuntaskan regulasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) menyusul berakhirnya masa jabatan 15 kepala desa pada Januari 2027. Ketidakjelasan aturan dikhawatirkan berdampak pada tertundanya proses demokrasi di tingkat desa dan berpotensi mengganggu stabilitas pemerintahan. Ketua APDESI Paser, Nasri, menegaskan bahwa pemerintah daerah […]

  • Krisis Air Mengintai, Sotek Jadi Wilayah Paling Rentan di Penajam Paser Utara

    Krisis Air Mengintai, Sotek Jadi Wilayah Paling Rentan di Penajam Paser Utara

    • 0Komentar

    PPU, kaltimupdatenews.com-Penurunan debit air baku dalam beberapa pekan terakhir mulai menimbulkan kekhawatiran akan ketersediaan air bersih di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Kondisi ini dipicu oleh faktor cuaca yang tidak menentu serta terbatasnya sumber air di sejumlah wilayah. Dampak paling nyata dirasakan di wilayah Sotek yang hingga kini belum memiliki sumber air baku permanen. Ketergantungan […]

  • Pengalihan 49 Ribu Peserta BPJS Picu Polemik, Pemkot Samarinda Angkat Suara

    Pengalihan 49 Ribu Peserta BPJS Picu Polemik, Pemkot Samarinda Angkat Suara

    • 0Komentar

    SAMARINDA, kaltimupdatenews.com -Polemik pengalihan puluhan ribu peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencuat di Kalimantan Timur. Pemerintah Kota Samarinda secara tegas menolak kebijakan Pemerintah Provinsi yang menghentikan pembiayaan iuran BPJS Kesehatan bagi 49.742 warga tidak mampu di kota tersebut. Kebijakan itu tertuang dalam surat Pemprov Kaltim tertanggal 5 April 2026 yang mengatur pengembalian kepesertaan BPJS segmen […]

  • Pedagang di Kukar Diingatkan Tidak Kemas Minyak Goreng Curah dengan Botol Bekas

    Pedagang di Kukar Diingatkan Tidak Kemas Minyak Goreng Curah dengan Botol Bekas

    • 0Komentar

    KUKAR, Kaltimupdatenews.com-Pedagang di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, diminta tidak lagi mengemas minyak goreng curah menggunakan botol bekas air mineral atau kemasan bekas lainnya. Cara tersebut dinilai berisiko terhadap keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat. Imbauan tersebut disampaikan Badan Pangan Nasional (Bapanas) saat melakukan pemantauan ketersediaan dan distribusi pangan di Pasar Mangkurawang, Tenggarong, Senin (9/3/2026). […]

  • Sekretariat DPRD Paser Terapkan Efisiensi Tanpa Ganggu Kinerja Dewan

    Sekretariat DPRD Paser Terapkan Efisiensi Tanpa Ganggu Kinerja Dewan

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Sekretariat DPRD Kabupaten Paser mulai mengubah pola operasional sebagai tindak lanjut kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan Pemerintah Kabupaten Paser. Pengurangan perjalanan dinas, pembatasan pendampingan kegiatan anggota dewan, hingga penyederhanaan konsumsi rapat menjadi sejumlah langkah yang ditempuh agar belanja daerah lebih terkendali tanpa menghambat pelayanan kepada DPRD. Sekretaris DPRD Kabupaten Paser, Iskandar Zulkarnain, mengatakan […]

expand_less