Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » PPU » Krisis Air Mengintai, Sotek Jadi Wilayah Paling Rentan di Penajam Paser Utara

Krisis Air Mengintai, Sotek Jadi Wilayah Paling Rentan di Penajam Paser Utara

  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PPU, kaltimupdatenews.com-Penurunan debit air baku dalam beberapa pekan terakhir mulai menimbulkan kekhawatiran akan ketersediaan air bersih di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Kondisi ini dipicu oleh faktor cuaca yang tidak menentu serta terbatasnya sumber air di sejumlah wilayah.

Dampak paling nyata dirasakan di wilayah Sotek yang hingga kini belum memiliki sumber air baku permanen. Ketergantungan pada air hujan membuat kawasan tersebut rentan mengalami krisis saat curah hujan menurun.

Direktur Perumda Air Minum Danum Taka, Abdul Rasyid, menjelaskan bahwa salah satu sumber air utama mengalami penurunan kapasitas yang cukup signifikan. Menurutnya, kondisi ini tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan berlangsung secara bertahap seiring berkurangnya pasokan air dari sumber alami.

“Beberapa waktu terakhir memang terjadi penurunan. Kapasitas yang sebelumnya bisa mencapai sekitar 110 liter per detik, sekarang berada di kisaran 90 liter per detik,” jelasnya, Senin (4/4/2026).

Ia menambahkan, berkurangnya debit tersebut berdampak langsung pada kemampuan distribusi air ke pelanggan, terutama di wilayah yang secara geografis memiliki keterbatasan sumber air.

Di sisi lain, wilayah Babulu dan Waru masih berada dalam kondisi relatif aman. Ketersediaan sumber air yang lebih stabil membuat pasokan di dua wilayah tersebut belum mengalami gangguan berarti.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap melakukan langkah antisipatif guna mencegah dampak yang lebih luas. Salah satu upaya yang tengah dilakukan adalah meningkatkan kapasitas tampungan air melalui pendalaman serta perluasan area penampungan.

Langkah ini dinilai penting untuk menahan air lebih lama, terutama saat curah hujan masih tersedia, sehingga tidak langsung terbuang ke laut. Selain itu, koordinasi dengan berbagai pihak juga terus dilakukan untuk merumuskan solusi jangka panjang, termasuk kemungkinan pengembangan sumber air baru yang lebih berkelanjutan.

Abdul Rasyid menegaskan, perhatian utama saat ini masih difokuskan pada wilayah Sotek yang paling rentan terdampak.

“Kondisi di Sotek memang menjadi perhatian kami, karena sampai sekarang belum ada sumber air tetap. Jadi sangat bergantung pada hujan,” katanya.

Ia berharap, dengan berbagai upaya yang dilakukan, ketersediaan air bersih di PPU tetap dapat terjaga, meskipun menghadapi tantangan penurunan debit air baku.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi krisis yang lebih besar, terutama jika kondisi cuaca tidak segera membaik.(rbn)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPP LAP Desak Kepastian Bandara Tanah Grogot, Proyek Mangkrak Lebih dari Satu Dekade, Akses Udara Dinilai Kian Mendesak

    DPP LAP Desak Kepastian Bandara Tanah Grogot, Proyek Mangkrak Lebih dari Satu Dekade, Akses Udara Dinilai Kian Mendesak

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Harapan masyarakat Kabupaten Paser untuk memiliki akses transportasi udara sendiri kembali mendapat dorongan. Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Adat Paser (DPP LAP) meminta pemerintah tidak lagi membiarkan pembangunan Bandara Tanah Grogot berjalan tanpa kepastian setelah proyek tersebut terhenti selama bertahun-tahun. Ketua Umum DPP LAP Aji Sabri bin Aji Sholihin mengatakan, pemerintah perlu segera menentukan […]

  • Pemkab Kukar Rancang Workspace di Tangga Arung Square, Dorong Pasar Lebih Produktif

    Pemkab Kukar Rancang Workspace di Tangga Arung Square, Dorong Pasar Lebih Produktif

    • 0Komentar

    KUKAR, kaltimupdatenews.com-Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan langkah baru dalam penataan kawasan Tangga Arung Square. Area yang selama ini dikenal sebagai pusat aktivitas perdagangan itu akan dilengkapi fasilitas ruang kerja bersama (workspace) guna mengoptimalkan fungsi ruang dan meningkatkan produktivitas masyarakat. Bupati Aulia Rahman Basri mengatakan, pemanfaatan ruang kosong di lantai dua pasar menjadi prioritas dalam […]

  • Kios BBM di Long Ikis Terbakar, Mobil dan Motor Hangus, Kerugian Capai Rp200 Juta

    Kios BBM di Long Ikis Terbakar, Mobil dan Motor Hangus, Kerugian Capai Rp200 Juta

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Sebuah kebakaran hebat melanda kios bahan bakar minyak (BBM) di Desa Atang Pait, Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser, Selasa dini hari (9/6/2026).Peristiwa yang terjadi menjelang subuh itu tidak hanya menghanguskan bangunan kios, tetapi juga membakar satu mobil dan satu sepeda motor yang berada di lokasi. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Paser, […]

  • Sambut Hari Bhayangkara Ke 80, 1.080 Pemancing Ramaikan Sungai Kandilo

    Sambut Hari Bhayangkara Ke 80, 1.080 Pemancing Ramaikan Sungai Kandilo

    • 0Komentar

    TANA PASER, Kaltimupdatenews.com-Tepian Sungai Kandilo berubah menjadi lautan pemancing pada Minggu (21/6/2026). Sebanyak 1.080 peserta memadati kawasan Siring Kandilo, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser untuk mengikuti Lomba Mancing Kapolres Paser Cup I yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Ribuan peserta yang berasal dari berbagai komunitas dan kalangan masyarakat tampak antusias sejak […]

  • Paser Cup Race Round 2 Bergulir, Rider Lokal Paser Makin Minim Peserta Expert Justru Meningkat

    Paser Cup Race Round 2 Bergulir, Rider Lokal Paser Makin Minim Peserta Expert Justru Meningkat

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com- Gemuruh mesin balap kembali menggema di Sirkuit Permanen Tana Paser, Kecamatan Tanah Grogot. Paser Cup Race (PCR) 2026 Round 2 dijadwalkan berlangsung pada 15–16 Agustus 2026. Namun, di balik persiapan ajang balap tersebut, terdapat catatan yang cukup memprihatinkan. Jumlah pembalap lokal Paser yang ambil bagian pada putaran kedua mengalami penurunan signifikan dibandingkan […]

  • Pertamax Tembus Rp16 Ribu lebih per Liter, Pengguna Kendaraan Keluhkan Beban Biaya

    Pertamax Tembus Rp16 Ribu lebih per Liter, Pengguna Kendaraan Keluhkan Beban Biaya

    • 0Komentar

    KUKAR, kaltimupdatenews.com-Kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax mulai dirasakan masyarakat di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara. Harga yang kini berada di kisaran Rp16 ribu lebih per liter membuat sebagian pengguna kendaraan harus menyesuaikan kembali anggaran bulanan, bahkan mengurangi frekuensi pengisian tangki penuh. Bagi masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi, lonjakan harga tersebut berdampak langsung pada biaya operasional […]

expand_less