Libatkan Seluruh Elemen Perusahaan, PT BIM–PPS Kembali Tegaskan Komitmen K3 2026
- calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
- print Cetak

Foto : Apel Bulan k3 Nasional Tahun 2026
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANA PASER,kaltimupdatenews.com-Komitmen terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) kembali ditegaskan PT Borneo Indah Marjaya (BIM) dan PT Palma Plantasindo (PPS), anak usaha Grup Astra Agro, melalui Apel Bulan K3 Nasional Tahun 2026 yang digelar Rabu (18/2/2026) di area operasional perusahaan lalu.
Kegiatan tersebut menjadi penanda keseriusan perusahaan dalam membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada produktivitas, tetapi juga menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama. Manajemen menegaskan, peringatan Bulan K3 harus menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama, bukan sekadar agenda tahunan.
Tahun ini, apel mengusung tema dari Kementerian Ketenagakerjaan, “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”. Sejalan dengan itu, Astra Agro mengangkat subtema “Memperkuat Transformasi Perilaku Berbasis Keselamatan dan Kesehatan Melalui Keterlibatan Pemimpin dalam Membentuk Budaya Keselamatan dan Kesehatan Produktif”.
Manajemen PT BIM–PPS, Joko Widodo, dalam amanatnya menekankan pentingnya perubahan perilaku sebagai fondasi budaya keselamatan. Menurutnya, keselamatan kerja bukan hanya tanggung jawab tim Safety, Health and Environment (SHE), tetapi menjadi kewajiban seluruh insan perusahaan.
“Keselamatan bukan sekadar aturan yang harus dipatuhi, melainkan kesadaran yang harus tumbuh dari dalam diri setiap pekerja. Kita bekerja bukan hanya untuk mencapai target, tetapi juga untuk memastikan diri kita dan rekan kerja tetap selamat,” ujarnya, Sabtu (28/2/2026)
Ia mengingatkan seluruh karyawan agar disiplin menjalankan prosedur kerja, menggunakan alat pelindung diri (APD) secara lengkap dan benar, serta tidak ragu melaporkan potensi bahaya, tindakan tidak aman, maupun kejadian nyaris celaka (near miss). Budaya saling mengingatkan antarpekerja juga dinilai sebagai kunci mencegah terjadinya kecelakaan kerja.
Dukungan terhadap penguatan budaya K3 juga datang dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menegaskan bahwa setiap pekerja memiliki hak untuk pulang dengan selamat setelah menyelesaikan tugasnya.

“Produktivitas dan keselamatan harus berjalan beriringan. Tenaga kerja wajib mendapatkan perlindungan yang layak agar dapat menjalankan tugas dengan aman dan kembali ke rumah dengan selamat,” tegasnya saat menjadi Inspektur Upacara Apel Bulan K3 Nasional Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026 di Balikpapan.
Apel Bulan K3 di lingkungan BIM–PPS diikuti jajaran manajemen, staf, karyawan lapangan, tenaga medis, tim keamanan, Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat (TKTD), serta perwakilan guru dan siswa. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan keterlibatan kolektif dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan sejumlah lomba yang digagas tim SHE, di antaranya lomba mewarnai bagi anak dan karyawan, lomba video praktik kerja aman, serta lomba video yel-yel keselamatan. Selain menjadi sarana edukasi, kegiatan ini juga memperkuat kebersamaan dan semangat kolaborasi antarbagian.
Melalui peringatan Bulan K3 Nasional 2026, manajemen berharap komitmen terhadap keselamatan tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya kerja sehari-hari.
Bagi PT BIM–PPS, keberhasilan operasional tidak semata diukur dari capaian produksi, melainkan dari kemampuan perusahaan menjaga seluruh pekerja tetap selamat hingga kembali ke keluarga masing-masing.(Jay)
- Penulis: Editor



Saat ini belum ada komentar