Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Samarinda » Krisis BBM Subsidi Hentikan Aktivitas Kapal, Puluhan Buruh Pelabuhan Samarinda Terjepit

Krisis BBM Subsidi Hentikan Aktivitas Kapal, Puluhan Buruh Pelabuhan Samarinda Terjepit

  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SAMARINDA, Kaltimupdatenews.com-Krisis pasokan BBM bersubsidi mulai memukul sektor transportasi sungai di Kalimantan Timur. Di Pelabuhan Kunjang, Samarinda, aktivitas kapal nyaris terhenti total sejak akhir pekan lalu. Dampaknya, puluhan buruh pelabuhan kehilangan mata pencaharian dan terancam tidak mampu memenuhi kebutuhan makan keluarga.

Ketua Buruh Pelabuhan Kunjang, Muhammad Hatta, mengatakan berhentinya operasional kapal secara langsung memutus sumber penghasilan para buruh yang selama ini mengandalkan upah harian.

“Penghasilan kami bergantung penuh pada kapal. Kalau kapal tidak jalan, tidak ada pekerjaan. Artinya, kami tidak makan,” kata Hatta, Rabu (28/01/2026).

Sedikitnya terdapat 83 buruh di pelabuhan tersebut, seluruhnya kepala keluarga. Menurut Hatta, sebagian besar buruh hanya memiliki ketahanan ekonomi satu hingga dua hari tanpa bekerja.

“Kami bukan pekerja bergaji bulanan. Hasil kerja hari ini untuk makan hari ini. Kalau krisis ini berlarut, dampaknya sangat berat bagi keluarga,” ujarnya.

Hatta menilai kekosongan BBM bersubsidi bukan sekadar persoalan teknis, melainkan sudah menyentuh sisi kemanusiaan. Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah darurat agar distribusi BBM kembali normal dan kapal dapat beroperasi.

“Kalau kapal kembali berlayar, roda ekonomi buruh juga hidup lagi,” ucapnya.

Tekanan ekonomi serupa dirasakan Syahrudin (39), buruh pelabuhan yang telah bekerja selama 16 tahun. Ia mengungkapkan, penghasilan buruh sangat fluktuatif, bergantung pada jumlah barang yang masuk ke pelabuhan.

“Kalau ramai bisa dapat sekitar Rp100 ribu sehari. Kalau sepi, di bawah itu. Tapi hari ini benar-benar nol,” katanya.

Syahrudin yang memiliki tiga anak mengaku mulai khawatir jika kondisi ini berlangsung lebih dari beberapa hari. Selama ini, kebutuhan hidup keluarga sepenuhnya ditopang dari hasil kerjanya di pelabuhan.

“Hari ini masih bisa bertahan, tapi kami tidak tahu besok. Mudah-mudahan segera ada solusi,” ujarnya.

Sebelumnya, sekitar 28 kapal pengangkut barang dan penumpang yang melayani rute Kutai Kartanegara, Kutai Barat, hingga Mahakam Ulu terpaksa menghentikan operasional akibat ketiadaan BBM bersubsidi. Kapal-kapal tersebut bersandar di dermaga sejak Jumat (23/1/2026).

Salah satu nakhoda kapal, Mahyuni (56), mengatakan operasional kapal sungai tidak memungkinkan tanpa BBM bersubsidi karena selisih harga yang terlalu tinggi.

“Harga BBM subsidi Rp6.800 per liter, sementara non-subsidi bisa mencapai Rp13.000. Kalau dipaksakan, ongkos angkut melonjak dan penumpang tidak sanggup,” katanya.

Krisis ini tidak hanya berdampak pada buruh dan pengusaha kapal, tetapi juga mengancam kelancaran distribusi bahan pokok ke wilayah pedalaman Kalimantan Timur. Selama ini, transportasi sungai menjadi jalur utama pengiriman beras, gula, minyak goreng, dan kebutuhan harian ke Kukar, Kubar, dan Mahakam Ulu.

“Kalau kapal berhenti, harga sembako di pedalaman pasti naik. Yang paling terdampak adalah masyarakat kecil,” ujar Mahyuni.

Hingga kini, para buruh dan pelaku usaha transportasi sungai masih menunggu kepastian penanganan krisis BBM bersubsidi agar aktivitas pelayaran dan distribusi logistik dapat kembali berjalan normal.(*LAN)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Empat Paket Sabu Ditemukan dalam Mobil, Warga Sepaku Diamankan Polisi

    Empat Paket Sabu Ditemukan dalam Mobil, Warga Sepaku Diamankan Polisi

    • 0Komentar

    PPU, kaltimupdatenews.com-Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Sepaku kembali membuahkan hasil. Seorang pria berinisial EHP (25) diamankan jajaran Polsek Sepaku setelah kedapatan membawa empat paket yang diduga narkotika jenis sabu di dalam mobil yang dikendarainya. Penangkapan berlangsung di Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Sabtu (13/6/2026) malam. Tindakan tersebut merupakan […]

  • Pemkab Kukar Rancang Workspace di Tangga Arung Square, Dorong Pasar Lebih Produktif

    Pemkab Kukar Rancang Workspace di Tangga Arung Square, Dorong Pasar Lebih Produktif

    • 0Komentar

    KUKAR, kaltimupdatenews.com-Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan langkah baru dalam penataan kawasan Tangga Arung Square. Area yang selama ini dikenal sebagai pusat aktivitas perdagangan itu akan dilengkapi fasilitas ruang kerja bersama (workspace) guna mengoptimalkan fungsi ruang dan meningkatkan produktivitas masyarakat. Bupati Aulia Rahman Basri mengatakan, pemanfaatan ruang kosong di lantai dua pasar menjadi prioritas dalam […]

  • Oknum PNS di Balikpapan Ditangkap, Bawa Sabu 52 Gram di Kantor Ekspedisi 1.47 min Play Button

    Oknum PNS di Balikpapan Ditangkap, Bawa Sabu 52 Gram di Kantor Ekspedisi

    • 0Komentar

    BALIKPAPAN-Seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kota Balikpapan harus berurusan dengan hukum setelah diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu. Pria berinisial VR (43) itu diamankan polisi dengan barang bukti sabu seberat lebih dari 50 gram. Penangkapan dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Balikpapan Timur pada Rabu (18/3/2026) dini hari di kawasan Jalan MT Haryono, Kelurahan […]

  • Nekat Bobol Rumah di Paser, Pria Ini Apes Ditangkap Saat Mau Jual Hasil Curian!

    Nekat Bobol Rumah di Paser, Pria Ini Apes Ditangkap Saat Mau Jual Hasil Curian!

    • 0Komentar

    TANA PASER, Kaltimupdatenews.com-Aksi seorang pria yang diduga hasil kejahatan dengan cara membobol rumah akhirnya terhenti setelah Tim Jatanras Satreskrim Polres Paser mengamankannya saat hendak menjual barang curian di wilayah Kecamatan Tanah Grogot. Pelaku berinisial S (34) ditangkap tanpa perlawanan setelah polisi menerima laporan dan melakukan penyelidikan cepat berdasarkan informasi masyarakat. Kapolres Paser AKBP Novy Adi […]

  • Hibah 2026 Belum Cair, Musorprov KONI Kaltim Terancam Mundur

    Hibah 2026 Belum Cair, Musorprov KONI Kaltim Terancam Mundur

    • 0Komentar

    SAMARINDA, Kaltimupdatenews.com- Pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kalimantan Timur terancam mengalami penundaan jika bantuan dana hibah tahun anggaran 2026 tak kunjung direalisasikan dalam waktu dekat. Ketiadaan anggaran membuat roda organisasi saat ini nyaris berhenti. Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, menegaskan bahwa kepastian pencairan dana dari Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menjadi […]

  • Muara Wis Dilalap Api: Lima Rumah Hangus, Warga Panik

    Muara Wis Dilalap Api: Lima Rumah Hangus, Warga Panik

    • 0Komentar

    KUKAR, kaltimupdatenews.com-Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman di Desa Muara Wis, RT 01, Kecamatan Muara Wis, Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 15.00 WITA. Lima rumah dilaporkan hangus terbakar, sementara dua rumah di sekitarnya turut terdampak. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kukar, Fida Hurasani, mengatakan sebagian rumah yang terbakar terbuat dari kayu, […]

expand_less