Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum dan Kriminal » Fakta Mengejutkan! Mutilasi di Samarinda Sudah Direncanakan Sejak Lama

Fakta Mengejutkan! Mutilasi di Samarinda Sudah Direncanakan Sejak Lama

  • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SAMARINDA, kaltimupdatenews.com -Aroma kekerasan mengoyak suasana Idulfitri di Samarinda. Di saat warga merayakan hari kemenangan, sesosok jasad perempuan ditemukan dalam kondisi termutilasi menjadi tujuh bagian di kawasan Sempaja Utara, Sabtu (21/3/2026)

Namun, di balik peristiwa brutal itu, aparat Polresta Samarinda bergerak tanpa jeda. Dalam hitungan jam, dua orang yang diduga sebagai pelaku utama berhasil dibekuk.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar menyebut pengungkapan cepat ini merupakan hasil kerja simultan sejak awal kejadian terungkap.

“Begitu identitas korban kami kantongi, tim langsung bergerak menelusuri lingkar terdekat. Dalam waktu kurang dari 12 jam, kedua terduga pelaku sudah diamankan,” tegasnya dalam konferensi pers, Minggu (22/3/2026)

Korban, perempuan berinisial S (35), pertama kali ditemukan warga dalam kondisi mengenaskan. Potongan tubuhnya tersebar di lokasi yang diduga telah disiapkan sebelumnya oleh pelaku.

Pengusutan kasus ini melesat setelah tim Inafis berhasil mengidentifikasi korban melalui sidik jari hanya dalam waktu kurang dari dua jam. Temuan itu menjadi pintu masuk bagi polisi untuk membongkar jejaring di sekitar korban.

Hasilnya, polisi meringkus J (53), yang diketahui sebagai suami siri korban, serta R (56), perempuan yang diduga ikut merancang sekaligus membantu eksekusi kejahatan.

Fakta yang terkuak kemudian lebih mengejutkan. Aksi pembunuhan ini ternyata bukan tindakan spontan, melainkan telah dirancang sejak Januari 2026.

“Ini pembunuhan berencana. Ada motif sakit hati terkait persoalan pribadi, juga dorongan untuk menguasai harta korban,” ungkap Hendri.

Eksekusi dilakukan pada Kamis (19/3/2026) dini hari. Korban dianiaya secara brutal menggunakan balok kayu hingga tewas. Untuk menghilangkan jejak, tubuh korban kemudian dipotong-potong sebelum dibuang ke lokasi tersembunyi.

Perburuan pelaku dipercepat melalui penyisiran rekaman CCTV dan pengumpulan keterangan saksi. Polisi akhirnya menangkap J saat bersembunyi di sebuah masjid, sementara R diamankan di kediamannya.

Kini, kedua tersangka mendekam di Polresta Samarinda dan dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara maksimal 20 tahun.(*rbn)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi Pemkab dan Aparat Diperkuat, Pengamanan Ramadan di PPU Fokus Pencegahan Dini

    Sinergi Pemkab dan Aparat Diperkuat, Pengamanan Ramadan di PPU Fokus Pencegahan Dini

    • 0Komentar

    PPU, kaltimupdatenews.com-Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara memastikan kesiapan pengamanan selama Ramadan dengan memperkuat koordinasi bersama TNI dan Polri. Upaya ini dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat pada bulan puasa. Komitmen tersebut disampaikan Asisten III Bidang Administrasi Umum Setkab PPU, Ainie, usai mengikuti apel siaga pengamanan di halaman Polres Penajam Paser Utara, […]

  • PHK Pekerja Outsourcing di Sektor Migas Kukar Jadi Sorotan DPRD

    PHK Pekerja Outsourcing di Sektor Migas Kukar Jadi Sorotan DPRD

    • 0Komentar

    KUKAR, kaltimupdatenews.com – Dugaan pelanggaran aturan outsourcing di sektor migas Kutai Kartanegara kembali memanas. Puluhan pekerja alih daya dilaporkan terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK), meski pekerjaan masih berjalan, memicu Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD Kukar dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Senin (2/2/2026). Ketua FSPMI Kukar, Andhityo Khristiyanto, menyebut praktik PHK tersebut kerap […]

  • Petani Lansia di Paser yang Hilang Tiga Hari Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Kandilo

    Petani Lansia di Paser yang Hilang Tiga Hari Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Kandilo

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Upaya pencarian terhadap seorang petani lanjut usia yang dilaporkan hilang sejak Rabu (10/6/2026) akhirnya berakhir duka. H (71), warga Desa Pasir Belengkong, Kecamatan Paser Belengkong, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia mengapung di aliran Sungai Kandilo pada Jumat (12/6/2026) pagi. Korban sebelumnya diketahui tidak kembali ke rumah setelah beraktivitas di sekitar area persawahan. Keluarga […]

  • Dishub Paser Perkuat Sinergi Lintas Sektor Sambut Iduladha

    Dishub Paser Perkuat Sinergi Lintas Sektor Sambut Iduladha

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Paser mulai memetakan langkah pengamanan menjelang Hari Raya Iduladha seiring potensi meningkatnya mobilitas dan aktivitas masyarakat pada awal Zulhijah. Koordinasi lintas sektor pun diperkuat guna memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif selama rangkaian kegiatan keagamaan berlangsung. Kepala Dishub Kabupaten Paser, Inayatullah, menyebut pihaknya telah membangun komunikasi dengan sejumlah […]

  • SMSI dan MA Kerja Sama Cetak Mediator Bersertifikat

    SMSI dan MA Kerja Sama Cetak Mediator Bersertifikat

    • 0Komentar

    JAKARTA, kaltimupdatenews.com-Mahkamah Agung (MA) RI membuka peluang kerja sama dengan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dalam penguatan program pendidikan dan pelatihan mediator bersertifikat. Inisiatif tersebut dibahas dalam audiensi di Gedung MA, Jakarta, Rabu (17/6/2026). Pertemuan tersebut membahas rencana pelibatan insan media dalam ekosistem mediasi sebagai upaya memperluas literasi hukum sekaligus mengurangi beban perkara di pengadilan. […]

  • Selama Ramadan, RSUD Panglima Sebaya Sesuaikan Jam Pendaftaran Rawat Jalan

    Selama Ramadan, RSUD Panglima Sebaya Sesuaikan Jam Pendaftaran Rawat Jalan

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.cm-RSUD Panglima Sebaya tetap membuka layanan kesehatan secara penuh selama Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Penyesuaian hanya diberlakukan pada jam pendaftaran pasien rawat jalan, seiring kebijakan perubahan jam kerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser. Direktur RSUD Panglima Sebaya, dr. Kamal Anshari, mengatakan kebijakan tersebut mengacu pada Surat Edaran Pemerintah […]

expand_less