Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » PPU » Sengketa Tenaga Kerja di PPU Diutamakan Lewat Mediasi Sebelum ke Pengadilan

Sengketa Tenaga Kerja di PPU Diutamakan Lewat Mediasi Sebelum ke Pengadilan

  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PPU, kaltimupdatenews.com-Perselisihan antara pekerja dan perusahaan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tidak serta-merta diselesaikan melalui jalur pengadilan. Pemerintah daerah menekankan pentingnya penyelesaian melalui mekanisme mediasi sebagai langkah awal sebelum perkara berlanjut ke proses hukum.

Mediator Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) PPU, Andri Febriady, mengatakan setiap sengketa hubungan industrial memiliki prosedur penyelesaian yang harus ditempuh secara bertahap.

Menurut dia, proses penyelesaian umumnya dimulai dari perundingan bipartit antara pekerja dan pihak perusahaan.

“Setiap perselisihan ada tahapan penyelesaiannya. Biasanya dimulai dari perundingan antara pekerja dan perusahaan untuk mencari kesepakatan bersama,” katanya Jumat(6/3/2026).

Apabila perundingan tersebut tidak menghasilkan kesepakatan, Disnakertrans kemudian memfasilitasi mediasi tripartit dengan menghadirkan mediator hubungan industrial dari pemerintah sebagai penengah.

Hasil mediasi tersebut selanjutnya dituangkan dalam berita acara atau risalah mediasi yang menjadi dokumen resmi dalam proses penyelesaian sengketa.

Andri menjelaskan, risalah mediasi memiliki fungsi penting karena dapat menjadi dasar apabila salah satu pihak memilih melanjutkan perkara ke Pengadilan Hubungan Industrial.

“Kalau dalam mediasi tidak tercapai kesepakatan dan ada pihak yang merasa keberatan, risalah itu bisa dijadikan dasar untuk mengajukan gugatan ke pengadilan,” jelasnya.

Ia menambahkan, tidak semua persoalan ketenagakerjaan ditangani melalui mekanisme hubungan industrial. Kasus yang bersifat pidana, seperti kecelakaan kerja yang menimbulkan korban jiwa, dapat langsung ditangani oleh aparat penegak hukum.

Di sisi lain, Andri mengungkapkan bahwa kewenangan pengawasan ketenagakerjaan saat ini berada di tingkat provinsi, seiring perubahan regulasi yang menarik pengawas dari pemerintah kabupaten.

Hal tersebut membuat koordinasi penanganan kasus ketenagakerjaan harus melibatkan pemerintah provinsi.

Meski kewenangan pengawasan berada di provinsi, peran mediator hubungan industrial di tingkat kabupaten tetap penting, khususnya dalam memfasilitasi mediasi dan menyusun risalah sebagai dasar penyelesaian sengketa.

Ia pun menilai masih diperlukan peningkatan pemahaman dari pekerja maupun perusahaan terkait mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial.

“Yang penting pekerja dan perusahaan memahami alur penyelesaiannya agar setiap persoalan bisa ditangani sesuai aturan yang berlaku,” katanya (rbn)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sektor Perhotelan Paser Terancam Lesu, Okupansi Terus Menurun

    Sektor Perhotelan Paser Terancam Lesu, Okupansi Terus Menurun

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Kebijakan efisiensi anggaran pemerintah mulai berdampak signifikan terhadap industri perhotelan di Kabupaten Paser. Berkurangnya kegiatan rapat, pelatihan, dan perjalanan dinas menyebabkan tingkat hunian hotel menurun, sementara biaya operasional terus mengalami kenaikan. Kondisi tersebut memaksa pelaku usaha perhotelan mengubah fokus bisnis dari ekspansi dan pertumbuhan menjadi strategi mempertahankan usaha di tengah perlambatan pasar. General […]

  • Dorong Percepatan Infrastruktur, Hamransyah Sosialisasikan Skema Pembangunan Tahun Jamak Saat Reses di Mendik Karya

    Dorong Percepatan Infrastruktur, Hamransyah Sosialisasikan Skema Pembangunan Tahun Jamak Saat Reses di Mendik Karya

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Upaya mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan kembali menjadi sorotan dalam agenda reses anggota DPRD Paser Hamransyah yang digelar di Desa Mendik Karya, Kecamatan Longkali, Rabu (10/6/2026) malam. Dalam kegiatan serap aspirasi tersebut, Hamransyah menekankan pentingnya penggunaan pola anggaran tahun jamak (multiyears) sebagai salah satu strategi percepatan pembangunan, khususnya untuk proyek infrastruktur […]

  • PT BIM-PPS Rayakan Hari Buruh dengan Semangat Kolaborasi dan Kesejahteraan Pekerja

    PT BIM-PPS Rayakan Hari Buruh dengan Semangat Kolaborasi dan Kesejahteraan Pekerja

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Ribuan pekerja di lingkungan PT Borneo Indah Marjaya (BIM) dan PT Palma Plantasindo (PPS) memperingati Hari Buruh Internasional dengan kegiatan jalan sehat dan hiburan bersama di lapangan futsal perusahaan, Jumat (1/5/2026). Peringatan yang digelar tanpa aksi demonstrasi itu juga diisi pembagian doorprize sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara pekerja dan manajemen. Kegiatan […]

  • Komitmen Berantas Narkoba, Rutan Tanah Grogot Gelar Razia dan Tes Urine Dadakan 3.20 min Play Button

    Komitmen Berantas Narkoba, Rutan Tanah Grogot Gelar Razia dan Tes Urine Dadakan

    • 0Komentar

    TANA PASER, Kaltimupdatenews.com-Upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dan barang terlarang terus dilakukan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanah Grogot. Jumat (8/5/2026), jajaran rutan menggelar razia gabungan di blok hunian warga binaan disertai tes urine acak bagi petugas maupun warga binaan. Kegiatan diawali dengan apel bersama dan pembacaan ikrar pemasyarakatan bebas handphone […]

  • Cuaca Ekstrem Terjang Baru Ulu, Tiga Bangunan Kayu Ambruk, Pedagang Gulali Meninggal Dunia

    Cuaca Ekstrem Terjang Baru Ulu, Tiga Bangunan Kayu Ambruk, Pedagang Gulali Meninggal Dunia

    • 0Komentar

    BALIKPAPAN, kaltimupdatenews.com -Hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Balikpapan Barat dan menyebabkan tragedi kemanusiaan di kawasan pesisir Baru Ulu, Minggu (8/2/2026) sore. Seorang pedagang gulali keliling, Anggi (34), tewas setelah tertimpa reruntuhan bangunan kayu yang roboh akibat terjangan angin kencang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.40 WITA di RT 09, Kelurahan Baru Ulu. […]

  • Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Taksi Listrik Mogok di Perlintasan, 14 Tewas dan 84 Luka

    Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Taksi Listrik Mogok di Perlintasan, 14 Tewas dan 84 Luka

    • 0Komentar

    NASIONAL, kaltimupdatenews.com-Malam di Stasiun Bekasi Timur berubah menjadi kepanikan setelah dua rangkaian kereta api terlibat tabrakan beruntun pada Senin (27/4) sekitar pukul 20.50 WIB. Sedikitnya 14 orang meninggal dunia dan 84 lainnya mengalami luka-luka dalam insiden yang disebut sebagai salah satu kecelakaan kereta paling serius tahun ini. Korban berasal dari penumpang KRL Commuter Line maupun […]

expand_less