Semangat Muharram, IKKMP dan Kesultanan Paser Perkuat Persaudaraan Antaretnis
- calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
- print Cetak

Foto: K.H. Muhammad Ali Cholil saat melakukan silahturahmi ke Sultan Paser Aji Muhammad Jarnawi Sultan Muhammad Alamsyah (Jay/kaltimupdatenews)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Momentum masih dalam suasana awal tahun baru Islam 1 Muharram dimanfaatkan Ikatan Kerukunan Keluarga Madura Kabupaten Paser (IKKMP) untuk mempererat hubungan persaudaraan dengan Kesultanan Paser. Melalui silaturahmi yang berlangsung di kediaman Sultan Paser, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Minggu (5/7/2026), kedua belah pihak menegaskan komitmen menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, dan membangun Kabupaten Paser di tengah keberagaman masyarakat.
Kegiatan yang mengusung tema “Semangat Muharram Menjalin Persaudaraan, Memperkuat Kerukunan Masyarakat Madura–Paser” tersebut dihadiri Pengasuh Pondok Pesantren Syaikhona Cholil Balikpapan sekaligus Rois Syuriah PWNU Kalimantan Timur, K.H. Muhammad Ali Cholil, bersama jajaran pengurus IKKMP dan Sultan Paser, Aji Muhammad Jarnawi bergelar Sultan Muhammad Alamsyah III serta turut hadir paguyuban lainnya KKSS, KKBKT dan Ika Pakarti.
Dalam pertemuan itu, K.H. Muhammad Ali Cholil menegaskan bahwa silaturahmi bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan ikhtiar membangun hubungan kekeluargaan yang semakin erat antara masyarakat Madura dan masyarakat Paser.
“Saya menitipkan keluarga besar Ikatan Kerukunan Madura-Paser agar diterima sebagai bagian dari keluarga besar Kesultanan Paser. Harapan kami, persaudaraan ini semakin kokoh, semakin kuat, dan menjadi kekuatan bersama untuk membangun Kabupaten Paser,” ujar K.H. Muhammad Ali Cholil.
Ia mengatakan, keberadaan berbagai paguyuban di Kalimantan Timur harus menjadi perekat persatuan, terutama menjelang berkembangnya kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang membutuhkan kehidupan masyarakat yang harmonis. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab menjaga suasana damai agar pembangunan dapat berjalan dengan baik.

“Ke depan kita ingin seluruh paguyuban hidup rukun, saling menghormati, dan bersama-sama menjaga persatuan. Dengan kebersamaan itulah Paser dan Kalimantan Timur akan semakin maju,” katanya.
Usai agenda di Kabupaten Paser, K.H. Muhammad Ali Cholil dijadwalkan melanjutkan silaturahmi ke sejumlah daerah di Kalimantan Timur hingga Kalimantan Utara dalam rangka memperkuat ukhuwah serta koordinasi dengan pengurus Nahdlatul Ulama di berbagai cabang.
Sementara itu, Sultan Paser, Aji Muhammad Jarnawi yang bergelar Sultan Muhammad Alamsyah III menyambut baik kunjungan rombongan IKKMP. Ia menilai silaturahmi menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan masyarakat yang terdiri atas berbagai suku, budaya, dan organisasi kemasyarakatan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan K.H. Muhammad Ali Cholil. Beliau adalah tokoh yang selalu mengajak umat untuk menjaga persaudaraan. Semangat seperti inilah yang harus terus kita rawat di Kabupaten Paser,” kata Sultan.
Menurut Sultan, perbedaan latar belakang tidak boleh menjadi penghalang untuk membangun daerah. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang damai. Ia juga mengingatkan pesan yang disampaikan K.H. Muhammad Ali Cholil mengenai pentingnya menjaga persatuan sebagaimana ajaran Islam.
“Allah menciptakan manusia bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar saling mengenal. Karena itu, mari kita berpegang teguh pada ajaran-Nya, menjaga persaudaraan, dan tidak mudah terpecah belah,” ujarnya.
Sultan berharap hubungan baik antara Kesultanan Paser, tokoh agama, serta berbagai paguyuban terus terjalin sehingga mampu mendukung pelestarian budaya sekaligus memperkuat persatuan masyarakat.

“Kalau persatuan dan kesatuan terus terjaga, maka kita akan mampu membangun Tanah Paser, Kalimantan Timur, dan Pulau Borneo secara bersama-sama tanpa memandang perbedaan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua IKKMP Kabupaten Paser, H. Maskur, S.Sos., mengajak seluruh anggota IKKMP untuk senantiasa menjunjung tinggi akhlakul karimah dalam kehidupan bermasyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya memegang teguh falsafah “di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung”, sebagai wujud penghormatan terhadap adat, budaya, dan kearifan lokal.
Selain itu, ia mengimbau seluruh warga IKKMP agar terus menumbuhkan semangat gotong royong, saling membantu, serta menjaga hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat.
“Akhlak yang baik, sikap saling menghormati, dan semangat tolong-menolong harus menjadi jati diri warga IKKMP. Dengan begitu, kita dapat terus berkontribusi menjaga persatuan dan mendukung pembangunan Kabupaten Paser,” tegasnya.
Silaturahmi tersebut menjadi simbol kuatnya komitmen antara Kesultanan Paser, tokoh agama, dan berbagai organisasi kemasyarakatan untuk terus merawat persaudaraan lintas etnis. Semangat Muharram diharapkan menjadi momentum memperkokoh persatuan, menjaga keharmonisan sosial, serta mendukung pembangunan Kabupaten Paser sebagai daerah yang damai, inklusif, dan berbudaya, ,” pungkasnya.(Jay)
- Penulis: Editor






Saat ini belum ada komentar