Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Kukar » Pemkab Kukar Soroti Minimnya Koordinasi Penertiban Tahura Bukit Soeharto

Pemkab Kukar Soroti Minimnya Koordinasi Penertiban Tahura Bukit Soeharto

  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUKAR, kaltimupdatenews.com-Pemerintah Kecamatan Samboja Barat menyoroti minimnya koordinasi dalam penertiban kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto yang dilakukan Satuan Tugas Penanggulangan Aktivitas Ilegal Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN). Ketiadaan tembusan surat kepada pemerintah wilayah disebut memicu keresahan di tengah masyarakat.

Camat Samboja Barat, Burhanuddin, menegaskan pihak kecamatan tidak menerima pemberitahuan resmi terkait surat peringatan penghentian aktivitas di kawasan Tahura Bukit Soeharto yang beredar di lapangan.

“Kami mengetahui persoalan ini justru setelah warga datang ke kantor kecamatan untuk meminta penjelasan. Sebelumnya tidak ada pemberitahuan resmi yang kami terima,” kata Burhanuddin, Selasa (28/4/2026).

Surat Peringatan Nomor: S-3/OIKN.SATGAS-1/2026 yang menetapkan batas penghentian aktivitas hingga 30 April 2026 memunculkan kecemasan bagi warga yang telah lama menetap di kawasan tersebut.

Menurut Burhanuddin, kondisi itu membuat pemerintah kecamatan kesulitan memberikan penjelasan kepada masyarakat karena informasi yang diterima sangat terbatas.

“Kami berada di garis depan ketika warga bertanya, tetapi kami sendiri belum mendapat penjelasan yang utuh. Ini tentu menyulitkan,” ujarnya.

Persoalan tersebut kemudian dibawa ke DPRD Kutai Kartanegara untuk difasilitasi melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak OIKN. Dari forum itu, diperoleh penjelasan bahwa penertiban hanya ditujukan pada pembukaan lahan dan pembangunan baru yang muncul setelah penetapan Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 2022.

Meski demikian, pemerintah kecamatan menilai surat peringatan awal tidak menjelaskan secara rinci batasan objek penertiban sehingga menimbulkan interpretasi luas di masyarakat.

“Isi suratnya tidak detail, sehingga warga mengira seluruh kawasan akan terdampak. Itu yang memicu keresahan,” jelas Burhanuddin.

Ia menambahkan, kawasan Tahura Bukit Soeharto mencakup wilayah yang luas, mulai kilometer 39 hingga kilometer 54, dan tersebar di sejumlah kelurahan.

Berdasarkan data pemerintah kecamatan, sekitar 7.000 warga tinggal di kawasan tersebut. Di Kelurahan Sungai Merdeka, 25 dari 30 RT berada dalam wilayah Tahura, dengan 16 RT sepenuhnya berada di kawasan hutan lindung. Sementara di Kelurahan Bukit Merdeka, sekitar setengah dari total 22 RT juga masuk dalam area konservasi.

Selain itu, wilayah Tahura juga mencakup Kelurahan Margomulyo, Argosari, hingga Salok Api Darat.

Burhanuddin menegaskan penanganan kawasan Tahura harus dilakukan secara komprehensif, mengingat banyak permukiman dan fasilitas umum telah ada jauh sebelum kawasan itu ditetapkan sebagai area konservasi.

“Kebijakan penertiban harus mempertimbangkan fakta sosial di lapangan. Tidak bisa hanya melihat satu titik tanpa memerhatikan kondisi keseluruhan,” tegasnya.

Untuk memperoleh kejelasan lebih lanjut, Pemerintah Kecamatan Samboja Barat bersama Wakil Bupati Kutai Kartanegara Rendi Solihin dijadwalkan bertemu dengan pihak Otorita IKN.

Pertemuan itu diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai batas wilayah penertiban sekaligus kejelasan status warga yang telah lama bermukim di kawasan Tahura Bukit Soeharto.

“Kami ingin hasil koordinasi ini benar-benar menjawab keresahan warga dan memberi kepastian atas langkah ke depan,” tutupnya.(rbn)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rp6,8 Miliar untuk Mobil DPRD Kaltim, Rakyat Kebagian Apa?

    Rp6,8 Miliar untuk Mobil DPRD Kaltim, Rakyat Kebagian Apa?

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews.com-Rencana pengadaan kendaraan operasional di lingkungan DPRD Provinsi Kalimantan Timur dengan nilai anggaran Rp6,8 miliar memunculkan tanda tanya di tengah publik. Angka tersebut tercantum dalam daftar rencana kegiatan dan anggaran pengadaan barang/jasa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tahun 2026. Berdasarkan dokumen perencanaan yang beredar, nilai pengadaan kendaraan itu mencapai Rp6.804.951.760. Namun hingga berita ini diturunkan, […]

  • Bupati Fahmi Resmikan Venue Padel Pertama di Paser

    Bupati Fahmi Resmikan Venue Padel Pertama di Paser

    • 0Komentar

    TANA PASER,kaltimupdatenews.com-Paser kini resmi masuk dalam peta olahraga padel Indonesia. Seratai Green’s Padel, fasilitas padel pertama di kabupaten ini, resmi beroperasi setelah diresmikan Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, Senin (9/2/2026) sore, di kawasan Seratai Sport Center, Jalan KH Agus Salim, Tanah Grogot. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Fahmi. Momen bersejarah […]

  • Wujudkan Paser Tuntas, Pemkab Paser Optimalkan Pembiayaan Infrastruktur Tahun Jamak

    Wujudkan Paser Tuntas, Pemkab Paser Optimalkan Pembiayaan Infrastruktur Tahun Jamak

    • 0Komentar

    TANA PASER, Kaltimupdatenews.com-Pemerintah Kabupaten Paser menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan melalui skema pembiayaan pembangunan tahun jamak (multiyears). Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Paser, H. Ikhwan Antasari, usai Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Paser dengan agenda Penyampaian Pendapat Akhir terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pembiayaan Pembangunan Infrastruktur Tahun Jamak, Senin (15/6/2026) Dalam rapat […]

  • Jagung Babulu Dipanen Serentak, Sinergi Petani dan Aparat Didorong Jaga Ketahanan Pangan

    Jagung Babulu Dipanen Serentak, Sinergi Petani dan Aparat Didorong Jaga Ketahanan Pangan

    • 0Komentar

    PPU, kaltimupdatenews.com-Upaya memperkuat ketahanan pangan daerah terus dilakukan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Salah satunya melalui panen raya jagung kuartal II tahun 2026 di Desa Gunung Mulia, Kecamatan Babulu, yang melibatkan petani, pemerintah daerah, hingga unsur TNI dan Polri. Panen serentak yang berlangsung pada Minggu (17/5/2026) tersebut tidak hanya menjadi momentum memetik hasil pertanian, […]

  • Komitmen Berantas Narkoba, Rutan Tanah Grogot Gelar Razia dan Tes Urine Dadakan 3.20 min Play Button

    Komitmen Berantas Narkoba, Rutan Tanah Grogot Gelar Razia dan Tes Urine Dadakan

    • 0Komentar

    TANA PASER, Kaltimupdatenews.com-Upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dan barang terlarang terus dilakukan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanah Grogot. Jumat (8/5/2026), jajaran rutan menggelar razia gabungan di blok hunian warga binaan disertai tes urine acak bagi petugas maupun warga binaan. Kegiatan diawali dengan apel bersama dan pembacaan ikrar pemasyarakatan bebas handphone […]

  • Pansus LKPJ Soroti Fasilitas Belum Optimal, Fadly Imawan: Harus Jadi Prioritas 2026

    Pansus LKPJ Soroti Fasilitas Belum Optimal, Fadly Imawan: Harus Jadi Prioritas 2026

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews-Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2025 menyoroti sejumlah proyek dan fasilitas pelayanan publik yang belum berfungsi optimal dalam agenda uji petik di Kota Samarinda belum lama ini. Ketua Pansus LKPJ, Fadly Imawan, menegaskan bahwa hasil peninjauan lapangan tersebut akan menjadi bahan rekomendasi strategis kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan […]

expand_less