Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Perbedaan Prioritas, Ratusan Usulan DPRD Kaltim Terancam Tak Terakomodasi

Perbedaan Prioritas, Ratusan Usulan DPRD Kaltim Terancam Tak Terakomodasi

  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SAMARINDA, Kaltimupdatenews.com-Ratusan usulan pokok pikiran (pokir) DPRD Kalimantan Timur terancam tak seluruhnya terakomodasi dalam perencanaan anggaran daerah. Ketegangan pun mencuat setelah muncul kabar bahwa Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Kaltim hanya akan menyetujui sebagian kecil dari total usulan yang diajukan legislatif.

Dari total 160 usulan yang telah dirumuskan DPRD Kaltim melalui panitia khusus (pansus), hanya sekitar 25 kegiatan disebut-sebut akan dipertahankan. Sisanya berpotensi dipangkas karena dinilai belum sepenuhnya sejalan dengan arah kebijakan Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, yang memprioritaskan empat sektor utama: pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan standar pelayanan minimal (SPM).

Usulan yang diperjuangkan DPRD tersebut berasal dari berbagai kanal aspirasi masyarakat, mulai dari reses, proposal warga, hingga rapat dengar pendapat. Rinciannya terdiri dari 97 item belanja langsung, 50 bantuan keuangan, serta 13 hibah dan bantuan sosial.

Menanggapi kondisi itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi, menilai langkah TAPD berpotensi mengerdilkan peran legislatif dalam sistem pemerintahan daerah.

“DPRD itu memiliki mandat langsung dari rakyat, bukan bagian yang berada di bawah eksekutif. Jadi tidak tepat jika semua usulan kami harus disesuaikan secara mutlak dengan program kepala daerah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pokir yang diajukan bukan sekadar program biasa, melainkan hasil penyerapan aspirasi masyarakat yang telah melalui berbagai tahapan formal. Menurutnya, jika pokir dipaksa mengikuti agenda gubernur, maka fungsi representasi dewan menjadi tereduksi.

“Kalau semua harus mengikuti program gubernur, artinya kami hanya membantu merealisasikan janji politik eksekutif, bukan memperjuangkan kebutuhan riil masyarakat,” katanya.

Secara aturan, pokir DPRD diatur dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 yang memberikan ruang bagi dewan untuk mengusulkan program secara mandiri, selama tetap mengacu pada RPJMD dan kemampuan fiskal daerah.

Reza juga menekankan bahwa sinkronisasi antara legislatif dan eksekutif memang penting, tetapi tidak berarti semua usulan harus diseragamkan.

“Selama masih dalam koridor RPJMD, DPRD punya ruang untuk mengusulkan program. Tidak ada pembatasan jumlah usulan dalam regulasi,” tegasnya.

Situasi ini semakin mendesak karena batas waktu penginputan usulan ke Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) kian dekat, yakni maksimal tujuh hari sebelum Musrenbang tingkat provinsi. Jika tidak segera diinput, seluruh pokir berisiko tidak masuk dalam perencanaan.

“Kalau sampai tidak diinput, maka aspirasi masyarakat bisa hilang bukan karena aturan, tapi karena tidak diakomodasi,” Ujarnya (*rbn)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Jemaah Haji Paser Dilepas ke Tanah Suci, Pemkab Soroti Pentingnya Kesiapan Hadapi Suhu Ekstrem

    Ratusan Jemaah Haji Paser Dilepas ke Tanah Suci, Pemkab Soroti Pentingnya Kesiapan Hadapi Suhu Ekstrem

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Sebanyak 353 calon jemaah haji asal Kabupaten Paser yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 3 resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci pada musim haji 2026. Pelepasan dilakukan Pemerintah Kabupaten Paser di Aula Masjid Agung Nurul Falahtanah suci,, Tanah Grogot, Rabu (29/4/2026) pagi. Keberangkatan rombongan ini menjadi awal dari perjalanan 543 jemaah asal Paser yang […]

  • Fathur Rahman Sebut Pernah Ditawari Rp50 Juta untuk Mundur dari Komando Aksi 214

    Fathur Rahman Sebut Pernah Ditawari Rp50 Juta untuk Mundur dari Komando Aksi 214

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews.com-Dugaan upaya pelemahan gerakan massa menjelang Aksi 214 di Samarinda mencuat ke publik. Jenderal Lapangan (Jenlap) Aliansi Rakyat Kaltim (ARK), Fathur Rahman, mengaku pernah menerima tawaran uang puluhan juta rupiah agar melepaskan posisinya sebagai komando lapangan. Pengakuan tersebut disampaikan Fathur seusai diskusi publik bertajuk “Kepung 7 Fraksi DPRD Kaltim: Menguji Keberanian dan Integritas DPRD […]

  • Sinkronisasi Raperda Kebudayaan, Pansus I DPRD Paser Sambangi BPKW XIV

    Sinkronisasi Raperda Kebudayaan, Pansus I DPRD Paser Sambangi BPKW XIV

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com -Upaya memperkuat arah kebijakan pemajuan kebudayaan di daerah terus dilakukan DPRD Kabupaten Paser. Salah satunya melalui kunjungan kerja Panitia Khusus (Pansus) I ke Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIV di Samarinda, guna memastikan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) berjalan selaras dengan kebijakan nasional. Kunjungan tersebut dipimpin Ketua Pansus I DPRD Paser, Ilcham Halid, […]

  • Hendra Wahyudi Ikuti Retret Akmil, DPRD Paser Perkuat Kapasitas Kepemimpinan

    Hendra Wahyudi Ikuti Retret Akmil, DPRD Paser Perkuat Kapasitas Kepemimpinan

    • 0Komentar

    MAGELANG, kaltimupdatenews.com-Upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan dan sinergi antar lembaga legislatif daerah dilakukan melalui retret nasional yang diikuti ratusan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) se-Indonesia di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, sejak Rabu (15/4/2026). Sebanyak 557 peserta dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka mengikuti rangkaian agenda yang dirancang untuk meningkatkan […]

  • Ratusan Massa Siap Kepung DPRD Kukar, Aliansi Ormas Angkat Isu Tahura dan Transparansi Anggaran

    Ratusan Massa Siap Kepung DPRD Kukar, Aliansi Ormas Angkat Isu Tahura dan Transparansi Anggaran

    • 0Komentar

    KUKAR, kaltim update news.com-Gelombang aksi massa dari berbagai organisasi kemasyarakatan dipastikan akan mewarnai kawasan Kantor DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Tenggarong, hari ini. Aksi tersebut digagas oleh aliansi yang terdiri dari Remaong Kutai Berjaya (RKB), Remaong Kutai Menamang (RKM), dan Bubuhan Banjar Kayuh Baimbai. Aliansi menyebut aksi ini sebagai bentuk dorongan terhadap keterbukaan pemerintah daerah dalam […]

  • Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Satpolairud Polres Paser Sukses Gelar Lomba Mancing Berhadiah Kapolres Cup I

    Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Satpolairud Polres Paser Sukses Gelar Lomba Mancing Berhadiah Kapolres Cup I

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Paser sukses menggelar Lomba Mancing Berhadiah Kapolres Cup I di kawasan Sungai Siring Kandilo, Kabupaten Paser, Minggu (21/6/2026). Kegiatan yang diikuti para penghobi mancing dan masyarakat umum dari berbagai wilayah di Kabupaten Paser tersebut berlangsung meriah, tertib, dan […]

expand_less