Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Paser » Sinkronisasi Raperda Kebudayaan, Pansus I DPRD Paser Sambangi BPKW XIV

Sinkronisasi Raperda Kebudayaan, Pansus I DPRD Paser Sambangi BPKW XIV

  • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANA PASER, kaltimupdatenews.com -Upaya memperkuat arah kebijakan pemajuan kebudayaan di daerah terus dilakukan DPRD Kabupaten Paser. Salah satunya melalui kunjungan kerja Panitia Khusus (Pansus) I ke Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIV di Samarinda, guna memastikan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) berjalan selaras dengan kebijakan nasional.

Kunjungan tersebut dipimpin Ketua Pansus I DPRD Paser, Ilcham Halid, bersama Sekretaris Regina Fabiola, serta anggota Edwin Santoso, Elly Ermayanti, Muhammad Rama Romilza Azhari, dan Umar yang berlangsung pada 13 Maret 2026 itu menjadi langkah awal Pansus I dalam menggodok regulasi tentang pemajuan kebudayaan di Kabupaten Paser.

Wakil Ketua Pansus I DPRD Paser, Andi Muhammad Rizal Ashari, menegaskan bahwa harmonisasi aturan dengan pemerintah pusat menjadi kunci agar regulasi yang dihasilkan tidak tumpang tindih dan dapat diimplementasikan secara optimal.

“Melalui pertemuan ini, kami ingin memastikan substansi Raperda benar-benar sejalan dengan ketentuan pusat, terutama dalam aspek perlindungan dan pengelolaan objek kebudayaan,” ujarnya, Senin (16/3/2026).

Ia menambahkan, penyusunan regulasi tersebut tidak hanya berfokus pada pelestarian, tetapi juga menyentuh aspek pengembangan serta pemanfaatan kebudayaan sebagai potensi daerah.

Di sisi lain, Kepala BPKW XIV, Lestari, menekankan bahwa perencanaan pemajuan kebudayaan harus disusun secara terarah dan terintegrasi, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

“Penyusunan peta jalan kebudayaan tidak bisa berdiri sendiri. Harus ada keselarasan antara kebijakan daerah dengan kerangka nasional agar hasilnya lebih terukur,” jelasnya.

Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam memperkuat kualitas regulasi yang tengah disusun oleh DPRD Paser.

Ia juga mendorong agar Pansus I terus membangun komunikasi aktif dengan OPD teknis, kementerian terkait, serta pemangku kepentingan di bidang kebudayaan.

“Keterlibatan berbagai pihak akan memperkaya substansi Raperda sehingga nantinya benar-benar aplikatif dan berdampak bagi masyarakat,” tambahnya.(Jay)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Hari Bhayangkara Ke 80, 1.080 Pemancing Ramaikan Sungai Kandilo

    Sambut Hari Bhayangkara Ke 80, 1.080 Pemancing Ramaikan Sungai Kandilo

    • 0Komentar

    TANA PASER, Kaltimupdatenews.com-Tepian Sungai Kandilo berubah menjadi lautan pemancing pada Minggu (21/6/2026). Sebanyak 1.080 peserta memadati kawasan Siring Kandilo, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser untuk mengikuti Lomba Mancing Kapolres Paser Cup I yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Ribuan peserta yang berasal dari berbagai komunitas dan kalangan masyarakat tampak antusias sejak […]

  • Perkuat Sinergi Hukum, ABPEDNAS Paser Sambangi Kejari dan Berbagi Takjil

    Perkuat Sinergi Hukum, ABPEDNAS Paser Sambangi Kejari dan Berbagi Takjil

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Paser melakukan audiensi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Paser, Selasa (3/3/2026), sebagai langkah memperkuat koordinasi dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel. Kunjungan tersebut dipimpin Ketua ABPEDNAS Kabupaten Paser, Masrudin, bersama jajaran pengurus. Rombongan diterima langsung Kepala Kejaksaan Negeri Paser, Deddy Herliyantho, yang didampingi […]

  • Dari Ketahanan Pangan ke Bisnis, Pelatihan Perikanan PAMA Kide Tingkatkan Daya Saing Warga di Paser 1.34 min Play Button

    Dari Ketahanan Pangan ke Bisnis, Pelatihan Perikanan PAMA Kide Tingkatkan Daya Saing Warga di Paser

    • 0Komentar

    TANA PASER, Kaltimupdatenews.com-Transformasi program ketahanan pangan ke sektor usaha produktif mulai menunjukkan arah yang lebih jelas. PT Pamapersada Nusantara Site Kideco (PAMA KIDE) menggelar Pelatihan Manajemen Produksi Perikanan bagi masyarakat desa guna mendorong lahirnya pelaku usaha mandiri di bidang budidaya ikan. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Demplot PAMA, Sabtu (18/4/2026) ini diikuti 23 pembudidaya dari […]

  • Polres Paser Gelar Bhayangkara X IESPA Paser Tournament Esport 2026, Diikuti 761 Peserta

    Polres Paser Gelar Bhayangkara X IESPA Paser Tournament Esport 2026, Diikuti 761 Peserta

    • 0Komentar

    TANA PASER, Kaltimupdatenews.com-Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Paser bekerja sama dengan Indonesia Esports Association (IESPA) Kabupaten Paser menggelar Bhayangkara X IESPA Paser Tournament Esport 2026 di halaman Mapolres Paser, Jumat (19/6/2026) malam. Turnamen yang diikuti 761 peserta tersebut menjadi salah satu ajang pembinaan dan pengembangan bakat generasi muda di bidang olahraga elektronik (esport), […]

  • Aset Triliunan, Pansus LKPJ Kaltim Soroti Kinerja BUMD dan Desak Optimalisasi PAD

    Aset Triliunan, Pansus LKPJ Kaltim Soroti Kinerja BUMD dan Desak Optimalisasi PAD

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews.con-Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Gubernur Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2025 menegaskan perlunya optimalisasi kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta percepatan penyelesaian tindak lanjut rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Penegasan tersebut disampaikan dalam rapat kerja Pansus LKPJ bersama jajaran Pemprov Kaltim dan sejumlah BUMD, yang digelar Selasa (5/5/2026). Rapat […]

  • Ketidakpastian RKAB Picu Kekhawatiran PHK di Sektor Tambang Kukar

    Ketidakpastian RKAB Picu Kekhawatiran PHK di Sektor Tambang Kukar

    • 0Komentar

    KUKAR, kaltimupdatenews.com-Belum adanya kepastian terkait kebijakan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan tambang menimbulkan kekhawatiran di daerah. DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menilai situasi ini berpotensi berdampak serius terhadap keberlangsungan tenaga kerja di sektor pertambangan. Anggota Komisi II DPRD Kukar, Hendra, menyampaikan bahwa isu pengurangan produksi tambang harus dicermati secara hati-hati karena beririsan langsung […]

expand_less