Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Krisis BBM Subsidi, Pemprov Kaltim Kejar Pasokan Tambahan

Krisis BBM Subsidi, Pemprov Kaltim Kejar Pasokan Tambahan

  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SAMARINDA, Kaltimupdatenews.com-Aktivitas transportasi sungai di sejumlah wilayah pedalaman Kalimantan Timur terganggu serius. Sedikitnya 28 kapal angkutan barang dan penumpang yang melayani jalur Kutai Kartanegara, Kutai Barat, hingga Mahakam Ulu berhenti beroperasi dalam beberapa hari terakhir akibat tidak tersedianya bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Kapal-kapal tersebut selama ini menjadi tulang punggung distribusi logistik dan mobilitas masyarakat di kawasan hulu Sungai Mahakam. Terhentinya operasional kapal memunculkan kekhawatiran akan terganggunya pasokan kebutuhan pokok serta potensi kenaikan harga barang di daerah pedalaman.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyatakan tengah mengambil langkah darurat untuk mengatasi persoalan tersebut. Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mengungkapkan, pemerintah daerah telah berkomunikasi dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) guna memastikan tambahan pasokan BBM bersubsidi.

“Sudah ada kepastian akan dilakukan penambahan BBM. Saat ini masih dalam proses pengiriman,” ujar Seno Aji, Rabu (28/01/2026)

Pemerintah berharap pasokan tersebut dapat segera diterima agar kapal-kapal sungai kembali beroperasi normal. Pemprov, kata dia, juga terus memantau perkembangan distribusi di lapangan.

Krisis BBM bersubsidi ini dipicu oleh dua faktor utama, yakni kekosongan stok di tingkat penyalur serta belum terbitnya rekomendasi baru menyusul perubahan regulasi. Akibatnya, pengajuan BBM subsidi untuk kapal rakyat tertahan pada proses administrasi.

Dampak langsung dirasakan oleh para pelaku transportasi sungai. Tanpa BBM, kapal tidak dapat berlayar sama sekali. Penggunaan BBM non-subsidi dinilai bukan solusi karena perbedaan harga yang sangat signifikan.

Harga BBM subsidi berada di kisaran Rp 6.800 per liter, sedangkan BBM non-subsidi mencapai sekitar Rp 13.000 per liter. Selisih tersebut berpotensi meningkatkan biaya angkut secara drastis.

“Kenaikan ongkos tidak bisa dihindari kalau pakai BBM non-subsidi. Bebannya pasti ke penumpang dan pedagang,” ujar Mahyuni, salah satu nahkoda kapal sungai.

Terhentinya angkutan sungai juga dikhawatirkan berdampak pada stabilitas harga sembako. Jalur sungai selama ini menjadi satu-satunya akses distribusi beras, gula, minyak goreng, serta kebutuhan pokok lainnya ke wilayah pedalaman Kukar, Kubar, dan Mahakam Ulu.

Di sisi lain, pengurus kapal sungai menilai akar persoalan terletak pada mekanisme perizinan yang semakin kompleks. Husaini Anwar, pengurus kapal, menyebut masa berlaku rekomendasi BBM berakhir pada 21 Januari 2026, sementara aturan baru mengharuskan pengurusan lintas lembaga.

“Prosesnya panjang. Harus ke Pelra, BPH Migas, Pertamina, sampai SPBB. Padahal kami ini kapal sungai,” katanya.

Sejumlah pertemuan telah dilakukan antara operator kapal, Dinas Perhubungan Provinsi Kaltim, Dishub Kota Samarinda, Pertamina, SPBB, dan Organda. Namun hingga kini, para pelaku transportasi belum merasakan solusi nyata.

Para operator berharap pemerintah pusat dan daerah dapat menyederhanakan mekanisme rekomendasi BBM bersubsidi agar gangguan serupa tidak kembali terulang. Tanpa kepastian pasokan BBM, transportasi sungai yang menjadi urat nadi perekonomian pedalaman Kaltim terancam lumpuh berkepanjangan.(*LAN)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Realisasi Capai 576 Ekor, Program 1.000 Sapi Paser Ditarget Rampung 2029 1.41 min Play Button

    Realisasi Capai 576 Ekor, Program 1.000 Sapi Paser Ditarget Rampung 2029

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Program pengadaan 1.000 ekor sapi yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser terus menunjukkan progres signifikan. Hingga penghujung 2026, sebanyak 576 ekor sapi telah terealisasi dan tersebar di sejumlah kecamatan, menyisakan 424 ekor yang ditargetkan tuntas hingga 2029. Program yang menjadi bagian dari 11 prioritas pembangunan daerah dalam kerangka Paser Tuntas ini mulai dijalankan […]

  • Perbedaan Prioritas, Ratusan Usulan DPRD Kaltim Terancam Tak Terakomodasi

    Perbedaan Prioritas, Ratusan Usulan DPRD Kaltim Terancam Tak Terakomodasi

    • 0Komentar

    SAMARINDA, Kaltimupdatenews.com-Ratusan usulan pokok pikiran (pokir) DPRD Kalimantan Timur terancam tak seluruhnya terakomodasi dalam perencanaan anggaran daerah. Ketegangan pun mencuat setelah muncul kabar bahwa Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Kaltim hanya akan menyetujui sebagian kecil dari total usulan yang diajukan legislatif. Dari total 160 usulan yang telah dirumuskan DPRD Kaltim melalui panitia khusus (pansus), […]

  • Porprov VIII 2026 Jadi Momentum, Bupati Paser Pastikan Venue Siap dan Bernilai Ekonomi

    Porprov VIII 2026 Jadi Momentum, Bupati Paser Pastikan Venue Siap dan Bernilai Ekonomi

    • 0Komentar

    TANA PASER, Kaltimupdatenews.com- Kabupaten Paser terus memantapkan langkah menyongsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026. Tak sekadar menyiapkan arena pertandingan, pemerintah daerah menargetkan ajang olahraga tersebut mampu menjadi pengungkit sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat. Komitmen itu ditunjukkan Bupati Paser dr. Fahmi Fadli dengan melakukan peninjauan langsung ke sejumlah venue olahraga yang sedang dibangun, […]

  • Arus Mudik Meningkat, Terminal Sungai Kunjang Siapkan 80 Armada Bus Tanpa Kenaikan Tarif

    Arus Mudik Meningkat, Terminal Sungai Kunjang Siapkan 80 Armada Bus Tanpa Kenaikan Tarif

    • 0Komentar

    SAMARINDA, kaltimupdatenews.com-Pengelola Terminal Sungai Kunjang memastikan kesiapan puluhan armada bus untuk melayani lonjakan arus mudik dari Kota Samarinda. Sebanyak 70 hingga 80 unit bus, baik berpendingin udara (AC) maupun non-AC, disiapkan untuk melayani tujuh rute perjalanan keluar kota. Koordinator Terminal Sungai Kunjang, Eko Novianto, mengatakan kesiapan armada tersebut dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang menjelang […]

  • Libatkan Seluruh Elemen Perusahaan, PT BIM–PPS Kembali Tegaskan Komitmen K3 2026

    Libatkan Seluruh Elemen Perusahaan, PT BIM–PPS Kembali Tegaskan Komitmen K3 2026

    • 0Komentar

    TANA PASER,kaltimupdatenews.com-Komitmen terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) kembali ditegaskan PT Borneo Indah Marjaya (BIM) dan PT Palma Plantasindo (PPS), anak usaha Grup Astra Agro, melalui Apel Bulan K3 Nasional Tahun 2026 yang digelar Rabu (18/2/2026) di area operasional perusahaan lalu. Kegiatan tersebut menjadi penanda keseriusan perusahaan dalam membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi […]

  • Sinergi Pemkab dan Aparat Diperkuat, Pengamanan Ramadan di PPU Fokus Pencegahan Dini

    Sinergi Pemkab dan Aparat Diperkuat, Pengamanan Ramadan di PPU Fokus Pencegahan Dini

    • 0Komentar

    PPU, kaltimupdatenews.com-Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara memastikan kesiapan pengamanan selama Ramadan dengan memperkuat koordinasi bersama TNI dan Polri. Upaya ini dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat pada bulan puasa. Komitmen tersebut disampaikan Asisten III Bidang Administrasi Umum Setkab PPU, Ainie, usai mengikuti apel siaga pengamanan di halaman Polres Penajam Paser Utara, […]

expand_less