Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Utama » Pemkab Paser Minta Tempat Hiburan Tutup Selama Ramadan, Warga Dukung Kebijakan

Pemkab Paser Minta Tempat Hiburan Tutup Selama Ramadan, Warga Dukung Kebijakan

  • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANA PASER, kaltimupdatenews.com – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser mengambil langkah tegas untuk memastikan kenyamanan umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa. Melalui Surat Edaran Nomor B/300.1/103/DATPOL-PP/II/2026, Pemkab meminta seluruh Tempat Hiburan Malam (THM) menutup sementara kegiatan usahanya selama Ramadan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Paser, M. Guntur, menegaskan aturan ini berlaku tidak hanya bagi THM, tetapi juga untuk kafe, hotel, salon, dan panti pijat. Seluruh usaha diminta menyesuaikan layanan agar tidak mengganggu umat Islam yang sedang beribadah.

“Kami minta pemilik THM untuk tidak membuka kegiatan usaha selama Ramadan 1447 Hijriah. Begitu juga kafe, hotel, dan salon, harus menyesuaikan layanan mereka,” ujar Guntur, Selasa (17/2/2026).

Surat edaran ini memberikan batasan yang cukup jelas. Pemilik kafe, hotel, dan tempat hiburan dilarang menjual minuman keras (miras) dan memberikan layanan yang dapat mengganggu kenyamanan beribadah. Salon dan panti pijat juga diminta menghentikan sementara layanan pijat urut selama bulan Ramadan.

Kafe tenda di Paser mendapat pembatasan jam operasional. Mereka hanya diperbolehkan membuka usaha mulai pukul 16.00 hingga 23.00 WITA. Selain itu, kafe dilarang menyalakan musik atau hiburan lain yang dapat mengganggu ketenangan warga.

“Tujuan utama kami adalah memastikan umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang. Kami tidak ingin aktivitas usaha tertentu mengganggu ibadah masyarakat,” jelas Guntur.

Pemkab Paser menegaskan, pelanggaran terhadap ketentuan ini akan dikenakan sanksi hukum. Guntur menyebutkan sanksi dapat berupa penutupan sementara sampai pencabutan izin usaha.

“Bagi pihak yang nekat melanggar, sanksi administrasi akan diterapkan. Ini bukan sekadar imbauan, tetapi bagian dari regulasi untuk kepentingan bersama,” tegasnya.

Pemerintah daerah secara rutin mengeluarkan regulasi serupa setiap Ramadan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan beribadah. Tahun ini, kebijakan Pemkab Paser dirasa lebih tegas karena mencakup lebih banyak jenis usaha, termasuk salon dan panti pijat yang sebelumnya jarang diatur.

Langkah ini diharapkan tidak hanya menjaga suasana Ramadan yang kondusif, tetapi juga meningkatkan kesadaran pelaku usaha akan pentingnya menghormati tradisi dan nilai-nilai religius masyarakat.

“Dengan adanya pembatasan ini, kami berharap Ramadan 1447 Hijriah dapat berjalan khidmat, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Paser,” ujar Guntur.

Kebijakan ini mendapat respon beragam dari warga dan pelaku usaha. Mayoritas masyarakat menyambut positif kebijakan Pemkab Paser karena dapat menjaga ketenangan beribadah.

“Saya merasa senang dengan kebijakan ini. Ramadan seharusnya menjadi waktu yang khidmat untuk beribadah, jadi wajar jika beberapa usaha menyesuaikan diri,” kata Efendy warga Tana Paser.

Sementara itu, beberapa pemilik usaha mengaku harus melakukan penyesuaian operasional. Seorang pemilik kafe menuturkan,

“Kami memang harus menutup sementara beberapa layanan. Ini tentu berpengaruh pada omzet, tapi kami mengerti pentingnya menghormati ibadah masyarakat.”ujar salah satu pemilik usaha. (rbn)

  • Penulis: editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perpanjangan Kontrak PPPK di Kukar Masih Digodok, Evaluasi Kinerja Jadi Kunci

    Perpanjangan Kontrak PPPK di Kukar Masih Digodok, Evaluasi Kinerja Jadi Kunci

    • 0Komentar

    KUKAR, Kaltimupdatenews.com-Nasib Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) masih menunggu keputusan. Pemerintah daerah melalui BKPSDM tengah memproses perpanjangan kontrak bagi PPPK tahap pertama yang hampir selesai masa kerjanya. Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi ASN BKPSDM Kukar, Ronny Fatinasahrani, mengatakan perpanjangan kontrak tidak otomatis. Semua calon PPPK yang diperpanjang atau […]

  • Bolos Sekolah, Sejumlah Pelajar di Tanah Grogot Terjaring Satpol PP Paser

    Bolos Sekolah, Sejumlah Pelajar di Tanah Grogot Terjaring Satpol PP Paser

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Puluhan pelajar di Kecamatan Tanah Grogot terjaring Satpol PP Paser saat kedapatan bolos sekolah. Mereka ditemukan nongkrong di warung kopi saat jam pelajaran masih berlangsung, masih mengenakan seragam sekolah. Kepala Satpol PP Kabupaten Paser, M. Guntur, mengatakan penindakan ini merupakan bagian dari program rutin patroli yang bertujuan menegakkan Peraturan Daerah sekaligus mencegah pelajar […]

  • Rita Widyasari Pulang ke Tenggarong, Belum Pikirkan Kembali ke Dunia Politik

    Rita Widyasari Pulang ke Tenggarong, Belum Pikirkan Kembali ke Dunia Politik

    • 0Komentar

    KUKAR, kaltimupdatenews.com-Mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari, kembali menginjakkan kaki di kediamannya di Jalan Mawar, Kecamatan Tenggarong, Jumat (12/6/2026), usai menyelesaikan masa hukumannya. Kepulangan tersebut menarik perhatian warga dan kerabat yang telah menantinya sejak pagi. Meski disambut hangat, Rita belum memberikan sinyal untuk kembali terjun ke dunia politik. Ia menegaskan saat ini ingin mengambil […]

  • Diduga Edarkan Uang Palsu, Pemuda Asal NTB Diamankan Satreskrim Polres Paser

    Diduga Edarkan Uang Palsu, Pemuda Asal NTB Diamankan Satreskrim Polres Paser

    • 0Komentar

    TANA PASER, Kaltimupdatenews.com-Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Paser kembali mengungkap kasus tindak pidana yang meresahkan masyarakat. Kali ini, Unit I Jatanras Satreskrim Polres Paser mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam peredaran uang palsu di wilayah Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita 29 lembar uang palsu pecahan Rp100 […]

  • Koordinasi Antarinstansi Jadi Kendala Perbaikan PJU di PPU

    Koordinasi Antarinstansi Jadi Kendala Perbaikan PJU di PPU

    • 0Komentar

    PPU, kaltimupdatenews.com-Lambatnya perbaikan penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, tidak hanya dipengaruhi keterbatasan anggaran, tetapi juga persoalan teknis berupa pembagian kewenangan antarinstansi. Kepala Dinas Perhubungan PPU, Agus Dahlan, mengungkapkan bahwa penanganan PJU tidak berada dalam satu kendali penuh. Setiap jenis dan lokasi jalan memiliki penanggung jawab […]

  • PLN UID Kaltimra Pastikan Listrik Andal, 1.210 Personel Disiagakan Selama Idulfitri

    PLN UID Kaltimra Pastikan Listrik Andal, 1.210 Personel Disiagakan Selama Idulfitri

    • 0Komentar

    BALIKPAPAN, kaltimupdatenews.com -Perusahaan Listrik Negara Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) memastikan keandalan pasokan listrik selama momentum Idul Fitri 1447 Hijriah dengan menyiagakan 1.210 personel di seluruh wilayah operasional. Langkah ini dilakukan dalam rangka masa siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) yang berlangsung pada 12 hingga 31 Maret 2026. Seluruh personel, sistem […]

expand_less