Pesta Miras Berujung Berdarah di Batu Engau, Pria 32 Tahun Disabet Parang
- calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
- print Cetak

Foto: Anggota kepolisian saat melakukan olah TKP penganiayaan Desa Saing Prupuk, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser (ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANA PASER – Peristiwa penganiayaan menggunakan senjata tajam terjadi di wilayah hukum Polsek Batu Engau, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Seorang pria berinisial A (32) mengalami sejumlah luka serius setelah diserang menggunakan parang oleh rekannya sendiri saat pesta minuman keras di sebuah pondok kebun.
Insiden tersebut terjadi di sebuah pondok yang berada di belakang barak kebun milik Pak Umar, RT 001 Desa Saing Prupuk, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser, pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 04.45 Wita.
Kapolres Paser AKBP Novy Adi Wibowo melalui Kasat Reskrim AKP Elnath Splendidta membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut. Ia mengatakan kejadian bermula ketika korban, pelapor, pelaku, dan beberapa saksi sedang berkumpul sambil mengonsumsi minuman keras di lokasi kejadian.
“Pada saat itu korban bersama pelapor dan beberapa saksi sedang berkumpul dan meminum minuman keras di belakang barak kebun milik Pak Umar,” ujar AKP Elnath Splendidta saat dikonfirmasi, Selasa (10/3/2026).
Dalam suasana tersebut, lanjut AKP lnath pelaku yang diketahui berinisial HT (55) tiba-tiba merasa tersinggung dengan ucapan yang dilontarkan oleh korban. Diduga tidak terima dengan perkataan tersebut, pelaku kemudian meninggalkan tempat kejadian dan masuk ke dalam rumah untuk mengambil sebilah parang.
Setelah mengambil senjata tajam tersebut, pelaku kembali mendatangi korban yang saat itu masih berada di lokasi bersama para saksi. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung mengayunkan parang ke arah korban.
“Pelaku kemudian menebas korban menggunakan parang hingga mengenai beberapa bagian tubuh korban,” jelasnya.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami sejumlah luka, yakni dua luka di bagian kepala, satu luka di bagian ketiak, satu luka di bagian lengan, serta satu luka di bagian tangan. Korban sempat mendapat pertolongan dari orang-orang yang berada di lokasi kejadian sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit.
“Korban langsung dilarikan ke RSUD Panglima Sebaya Tanah Grogot untuk mendapatkan penanganan medis,” tambahnya.
Peristiwa tersebut sempat membuat panik warga dan para pekerja kebun yang tinggal di barak sekitar lokasi kejadian. Beberapa orang yang berada di tempat kejadian juga berusaha menolong korban setelah pelaku melakukan penyerangan.

Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut, termasuk mendalami motif pasti penganiayaan yang terjadi.
“Kami masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan keterangan dari para saksi untuk proses hukum selanjutnya,” tegas AKP Elnath
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar menghindari konsumsi minuman keras secara berlebihan karena kerap memicu terjadinya konflik maupun tindak kriminal.(Jay)
- Penulis: Editor



Saat ini belum ada komentar