Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » PPU » Petaka MBG di PPU, Diduga Keracunan, Pihak SPPG Waru Bungkam

Petaka MBG di PPU, Diduga Keracunan, Pihak SPPG Waru Bungkam

  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PPU – Baru sepekan lebih mengecap operasionalnya, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Waru di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kini menjadi sorotan tajam. Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya membawa nutrisi, justru berujung pada perawatan medis massal.

Sebanyak 24 siswa SDN 008 Waru dan satu pelajar SMA Negeri 2 dilaporkan mengalami gejala keracunan pada Rabu, 11 Februari 2026. Dugaan kuat mengarah pada menu tambahan berupa puding yang dikonsumsi para siswa saat jam istirahat.

Gejala mulai muncul sesaat setelah para siswa mengonsumsi menu tersebut. Mereka mengeluhkan kondisi fisik yang serupa, antara lain mual dan muntah-muntah, nyeri perut, serta sesak napas.

Salah satu wali murid kelas 6 SDN 008 Waru, Herma, tak menyembunyikan kekhawatirannya saat mendampingi sang buah hati di Puskesmas Waru. “Kasihan anak-anak kalau niatnya memberi gizi malah berujung musibah. Ini harus dievaluasi total, jangan sampai terulang lagi,” tegasnya.

Upaya awak media untuk mendapatkan klarifikasi dan keberimbangan berita di lokasi SPPG Waru justru membentur tembok tinggi. Sejak pukul 13.00 hingga 15.00 WITA, pihak pengelola terkesan menghindar dan enggan memberikan keterangan transparan.

Petugas di lapangan sempat menyebut Kepala SPPG berada di dapur, namun tak lama kemudian yang bersangkutan diketahui bergegas meninggalkan lokasi menuju puskesmas tanpa menemui media.

Permintaan untuk mewawancarai ahli gizi yang bertugas di dapur umum pun ditolak oleh petugas keamanan setempat. Petugas menolak memberikan nomor kontak pimpinan SPPG maupun otoritas terkait saat diminta untuk keperluan konfirmasi lebih lanjut.
“Kami tidak bisa menyampaikan apa-apa. Silakan langsung ke Kepala SPPG,” ujar salah seorang petugas berbaju biru.

Kasus ini menjadi rapor merah bagi pelaksanaan MBG di wilayah PPU. Publik kini menanti langkah tegas dari Dinas Kesehatan maupun pemerintah daerah untuk melakukan uji laboratorium terhadap sampel makanan puding tersebut dan mengevaluasi standar operasional prosedur (SOP) dapur umum SPPG Waru.

Keterbukaan informasi dari pihak SPPG sangat krusial saat ini guna meredam spekulasi liar di tengah masyarakat dan memastikan keamanan pangan bagi ribuan siswa lainnya di Penajam Paser Utara. (Sir)

  • Penulis: Fendialvaro

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Sigap, Pelaku Pencabulan Anak di Long Ikis Ditangkap Sebelum Kabur

    Warga Sigap, Pelaku Pencabulan Anak di Long Ikis Ditangkap Sebelum Kabur

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com – Jajaran Polres Paser mengamankan seorang pria berinisial A.D.P. (39) yang diduga melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur di wilayah Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian karena melibatkan anak-anak, sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap kekerasan seksual di lingkungan sekitar. Peristiwa itu […]

  • Diduga Edarkan Uang Palsu, Pemuda Asal NTB Diamankan Satreskrim Polres Paser

    Diduga Edarkan Uang Palsu, Pemuda Asal NTB Diamankan Satreskrim Polres Paser

    • 0Komentar

    TANA PASER, Kaltimupdatenews.com-Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Paser kembali mengungkap kasus tindak pidana yang meresahkan masyarakat. Kali ini, Unit I Jatanras Satreskrim Polres Paser mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam peredaran uang palsu di wilayah Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita 29 lembar uang palsu pecahan Rp100 […]

  • Pemuda Fast 2026 Didorong Jadi Ruang Kreativitas dan Pelestarian Budaya Anak Muda Paser

    Pemuda Fast 2026 Didorong Jadi Ruang Kreativitas dan Pelestarian Budaya Anak Muda Paser

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Riuh pertunjukan seni tradisional, kreativitas generasi muda, hingga ramainya kunjungan masyarakat mewarnai gelaran Pemuda Fast 2026 di Stadion Sadurengas, Desa Tapis, Kecamatan Tanah Grogot, selama dua hari pelaksanaan, 23–24 Mei 2026. Agenda perdana yang diselenggarakan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser itu dinilai menjadi ruang ekspresi sekaligus upaya memperkuat pelestarian budaya […]

  • PHK Pekerja Outsourcing di Sektor Migas Kukar Jadi Sorotan DPRD

    PHK Pekerja Outsourcing di Sektor Migas Kukar Jadi Sorotan DPRD

    • 0Komentar

    KUKAR, kaltimupdatenews.com – Dugaan pelanggaran aturan outsourcing di sektor migas Kutai Kartanegara kembali memanas. Puluhan pekerja alih daya dilaporkan terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK), meski pekerjaan masih berjalan, memicu Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD Kukar dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Senin (2/2/2026). Ketua FSPMI Kukar, Andhityo Khristiyanto, menyebut praktik PHK tersebut kerap […]

  • Pendayung Paser Buktikan Daya Saing di Kelas Baru SUP Race

    Pendayung Paser Buktikan Daya Saing di Kelas Baru SUP Race

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Debut atlet Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Paser di nomor Stand Up Paddle (SUP) Race langsung membuahkan hasil manis. Tampil pada Festival Beras Basah di Kota Bontang, 27–28 Juni 2026, kontingen Bumi Daya Taka sukses membawa pulang satu medali emas, satu perak, dan satu perunggu meski hanya menurunkan empat atlet. Medali […]

  • Liburan Berujung Duka, Pemuda 22 Tahun Tenggelam di Paser

    Liburan Berujung Duka, Pemuda 22 Tahun Tenggelam di Paser

    • 0Komentar

    TANA PASER, Kaltimupdatenews.com-Liburan di kawasan Pantai Bura Daya, Desa Pasir Mayang, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser, berujung duka. Seorang pemuda, Trisno Lius Timbang (22), ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan tenggelam saat berenang, Selasa (24/3/2026). Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WITA. Korban diketahui datang bersama rekannya dari Desa Batu Kajang sekitar pukul 09.30 WITA untuk […]

expand_less