Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Cuaca Ekstrem Terjang Baru Ulu, Tiga Bangunan Kayu Ambruk, Pedagang Gulali Meninggal Dunia

Cuaca Ekstrem Terjang Baru Ulu, Tiga Bangunan Kayu Ambruk, Pedagang Gulali Meninggal Dunia

  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BALIKPAPAN, kaltimupdatenews.com -Hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Balikpapan Barat dan menyebabkan tragedi kemanusiaan di kawasan pesisir Baru Ulu, Minggu (8/2/2026) sore. Seorang pedagang gulali keliling, Anggi (34), tewas setelah tertimpa reruntuhan bangunan kayu yang roboh akibat terjangan angin kencang.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.40 WITA di RT 09, Kelurahan Baru Ulu. Saat kejadian, korban yang diketahui berasal dari Garut, Jawa Barat, tengah berteduh dari hujan di sebuah bangunan kayu milik warga setempat. Bangunan tersebut selama ini difungsikan sebagai area parkir kendaraan dan berdiri di atas perairan laut.

Tanpa peringatan, angin kencang menerjang kawasan tersebut dan menyebabkan bangunan kayu itu ambruk. Korban yang berada tepat di bawah bangunan tidak sempat menghindar. Runtuhan kayu langsung menimpa tubuhnya.

Salah seorang warga, Iwan, yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian, mengaku menyaksikan langsung detik-detik peristiwa nahas itu. Menurutnya, hujan deras sudah mengguyur kawasan tersebut sejak sore hari, namun kondisi berubah drastis ketika angin kencang datang secara tiba-tiba.

“Anginnya datang sangat kuat dan cepat. Bangunan itu langsung roboh. Korban tidak sempat lari karena memang kejadiannya hitungan detik,” tutur Iwan.

Warga sekitar yang mendengar teriakan segera berusaha memberikan pertolongan. Namun, korban mengalami luka serius akibat tertimpa reruntuhan kayu dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah Anggi kemudian dievakuasi oleh warga bersama petugas gabungan ke Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan.

Kapolsek Balikpapan Barat, AKP Sukarman Sarun, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian menerima laporan warga tak lama setelah kejadian dan langsung menerjunkan personel ke lokasi.

“Setelah menerima informasi, kami segera mendatangi tempat kejadian perkara untuk mengevakuasi korban, mengamankan lokasi, serta berkoordinasi dengan tim SAR dan relawan,” kata AKP Sukarman, Senin (9/2/2026)

Selain menelan korban jiwa, cuaca ekstrem tersebut juga mengakibatkan kerusakan material yang cukup signifikan. Berdasarkan pendataan sementara pihak kepolisian, sedikitnya tiga unit bangunan kayu dilaporkan roboh total akibat terpaan angin kencang.

Tak hanya itu, empat unit sepeda motor milik warga tertimpa reruntuhan bangunan, satu unit gerobak dagangan milik korban mengalami kerusakan berat, serta satu unit becak milik warga sekitar turut rusak.

AKP Sukarman menambahkan, sebagian bangunan yang roboh merupakan bangunan kayu lama yang berdiri di kawasan pesisir dan memiliki konstruksi rentan terhadap cuaca ekstrem. Pihaknya mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras disertai angin kencang.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak berteduh atau beraktivitas di bangunan kayu yang kondisinya sudah tua, terlebih yang berada di atas perairan laut. Keselamatan harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Hingga Minggu malam, petugas bersama warga masih melakukan pembersihan sisa-sisa reruntuhan bangunan serta memastikan tidak ada korban lain dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, aktivitas warga di sekitar lokasi kejadian terpantau berjalan dengan penuh kehati-hatian mengingat cuaca yang belum sepenuhnya membaik.

Tragedi ini menambah daftar korban akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Balikpapan dalam beberapa waktu terakhir dan menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba, khususnya di kawasan pesisir.(*rbn)

  • Penulis: Fendialvaro

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Sigap, Pelaku Pencabulan Anak di Long Ikis Ditangkap Sebelum Kabur

    Warga Sigap, Pelaku Pencabulan Anak di Long Ikis Ditangkap Sebelum Kabur

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com – Jajaran Polres Paser mengamankan seorang pria berinisial A.D.P. (39) yang diduga melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur di wilayah Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian karena melibatkan anak-anak, sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap kekerasan seksual di lingkungan sekitar. Peristiwa itu […]

  • Tembak di Tempat Pelaku Begal Dipersoalkan, Komnas HAM Ingatkan Batas Penggunaan Senjata Api

    Tembak di Tempat Pelaku Begal Dipersoalkan, Komnas HAM Ingatkan Batas Penggunaan Senjata Api

    • 0Komentar

    Jakarta, kaltim update news.comInstruksi penindakan tegas terhadap pelaku pembegalan oleh Kepolisian Daerah Lampung menuai sorotan dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Lembaga tersebut mengingatkan bahwa penggunaan senjata api oleh aparat kepolisian memiliki batasan hukum dan tidak dapat dilakukan di luar situasi yang benar-benar mendesak. Ketua Komnas HAM, Anis Hidayah, menegaskan aparat penegak hukum […]

  • Lahan Gambut 4,13 Hektare Terbakar di Gunung Seteleng, Pemadaman Berlangsung hingga Dini Hari

    Lahan Gambut 4,13 Hektare Terbakar di Gunung Seteleng, Pemadaman Berlangsung hingga Dini Hari

    • 0Komentar

    PPU, kaltimupdatenews.com-Kobaran api melanda lahan gambut di RT 06, Kelurahan Gunung Seteleng, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Minggu (9/8/2026). Luasan lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 4,13 hektare. Kebakaran mulai diketahui sekitar pukul 17.00 WITA. Laporan kemudian diterima Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU sekitar pukul 17.08 WITA. Tim […]

  • Nekat Bobol Rumah di Paser, Pria Ini Apes Ditangkap Saat Mau Jual Hasil Curian!

    Nekat Bobol Rumah di Paser, Pria Ini Apes Ditangkap Saat Mau Jual Hasil Curian!

    • 0Komentar

    TANA PASER, Kaltimupdatenews.com-Aksi seorang pria yang diduga hasil kejahatan dengan cara membobol rumah akhirnya terhenti setelah Tim Jatanras Satreskrim Polres Paser mengamankannya saat hendak menjual barang curian di wilayah Kecamatan Tanah Grogot. Pelaku berinisial S (34) ditangkap tanpa perlawanan setelah polisi menerima laporan dan melakukan penyelidikan cepat berdasarkan informasi masyarakat. Kapolres Paser AKBP Novy Adi […]

  • Dukung Pengembangan Tambak, PT Borneo Indah Marjaya dan PT Palma Plantasindo Salurkan Bibit Bandeng di Desa Lori

    Dukung Pengembangan Tambak, PT Borneo Indah Marjaya dan PT Palma Plantasindo Salurkan Bibit Bandeng di Desa Lori

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Upaya memperkuat ekonomi masyarakat pesisir dilakukan PT Borneo Indah Marjaya (BIM) dan PT Palma Plantasindo (PPS) dengan menyalurkan bantuan bibit ikan bandeng beserta pakan kepada Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) Desa Lori, Kecamatan Tanjung Harapan, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Kedua perusahaan yang merupakan anak usaha PT Astra Agro Lestari Tbk. tersebut menyasar kelompok […]

  • Sengketa Tenaga Kerja di PPU Diutamakan Lewat Mediasi Sebelum ke Pengadilan

    Sengketa Tenaga Kerja di PPU Diutamakan Lewat Mediasi Sebelum ke Pengadilan

    • 0Komentar

    PPU, kaltimupdatenews.com-Perselisihan antara pekerja dan perusahaan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tidak serta-merta diselesaikan melalui jalur pengadilan. Pemerintah daerah menekankan pentingnya penyelesaian melalui mekanisme mediasi sebagai langkah awal sebelum perkara berlanjut ke proses hukum. Mediator Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) PPU, Andri Febriady, mengatakan setiap sengketa hubungan industrial memiliki prosedur penyelesaian […]

expand_less