Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Paser » Kunker ke Kemendagri, Pansus III DPRD Paser Perkuat Regulasi Penyertaan Modal Perumdam Tirta Kandilo

Kunker ke Kemendagri, Pansus III DPRD Paser Perkuat Regulasi Penyertaan Modal Perumdam Tirta Kandilo

  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANA PASER, kaltimupdatenews.com-DPRD Kabupaten Paser menegaskan komitmennya mendorong Perumdam Tirta Kandilo berkembang menjadi perusahaan daerah yang sehat, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Komitmen tersebut menjadi salah satu fokus dalam kunjungan kerja Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Paser ke Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Rabu (13/5/2026). Kunjungan dilakukan untuk melakukan konsultasi dan pendalaman terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyertaan Modal Perumdam Tirta Kandilo Tahun 2026.

Rombongan Pansus III dipimpin Ketua Pansus III DPRD Paser, Kasri, didampingi anggota pansus, yakni Indra Pardian, Agus Santosa, Sultan Surya Pasya, Lasminah, Nurhayati, dan Hamsi.

Kasri mengatakan, pembahasan penyertaan modal daerah kepada Perumdam Tirta Kandilo tidak semata menyangkut penambahan anggaran, tetapi juga menyangkut arah pengembangan perusahaan daerah agar mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi pemerintah daerah maupun masyarakat.

“Yang kami bahas bukan hanya soal penyertaan modal saja, tetapi bagaimana PDAM ini ke depan bisa berkembang, memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, dan pada akhirnya mampu berkontribusi terhadap peningkatan PAD,” kata Kasri.

Menurut dia, terdapat sejumlah poin krusial dalam pembahasan raperda tersebut. Salah satunya terkait penyerahan aset hibah yang nantinya akan menjadi bagian dari aset Perumdam Tirta Kandilo.

Kasri menjelaskan, terdapat dua objek hibah yang sedang dibahas. Pertama, hibah lahan dari Pemerintah Kabupaten Paser yang berlokasi di Kecamatan Batu Kajang. Lahan itu akan digunakan untuk mendukung pengembangan layanan air bersih di wilayah tersebut.

Kedua, hibah dari PT Kideco Jaya Agung melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa bangunan instalasi PDAM yang telah dibangun perusahaan untuk mendukung kebutuhan air bersih masyarakat.

“Ada dua objek hibah yang kami bahas. Pertama hibah lahan dari pemerintah daerah untuk PDAM di Batu Kajang, kemudian hibah dari PT Kideco Jaya Agung melalui CSR berupa bangunan instalasi PDAM,” ujarnya.

Selain substansi penyertaan modal, Pansus III DPRD Paser juga menaruh perhatian terhadap aspek legalitas dan administrasi penyerahan aset. Menurut Kasri, seluruh aset yang diserahkan harus memiliki kepastian hukum agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Makanya kami juga membahas terkait BAST atau berita acara serah terima asetnya. Semua harus jelas administrasinya supaya tidak ada persoalan ke depan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Kasri juga menyoroti belum adanya kontribusi laba atau deviden dari Perumdam Tirta Kandilo kepada Pemerintah Kabupaten Paser. Padahal, pemerintah daerah selama ini terus mengalokasikan penyertaan modal guna mendukung operasional dan pengembangan perusahaan daerah tersebut.

“Selama ini pemerintah daerah terus memberikan penyertaan modal kepada PDAM, tetapi feed back dalam bentuk deviden atau laba untuk daerah belum ada sampai sekarang. Nah, ini yang menjadi salah satu fokus pembahasan kami,” tegasnya.

Meski demikian, DPRD Paser memahami alasan yang disampaikan manajemen Perumdam Tirta Kandilo terkait belum diberikannya deviden kepada pemerintah daerah. Berdasarkan penjelasan pihak PDAM, pembagian laba dinilai belum memungkinkan karena cakupan pelayanan air bersih di Kabupaten Paser belum mencapai 80 persen.

“Pemahaman teman-teman di PDAM selama ini, mereka belum bisa memberikan deviden kepada pemerintah daerah apabila cakupan layanan air bersih belum mencapai 80 persen masyarakat,” kata Kasri.

Ia mengungkapkan, ketentuan tersebut mengacu pada surat edaran lama yang pernah menjadi pedoman sejumlah perusahaan daerah air minum di Indonesia. Informasi serupa juga diperoleh DPRD Paser saat melakukan kunjungan kerja ke PDAM Tabalong beberapa waktu lalu.

Namun, untuk memastikan dasar hukumnya, DPRD Paser melakukan konsultasi langsung ke Kemendagri. Dari hasil konsultasi tersebut diketahui bahwa surat edaran dimaksud hanya berlaku pada periode 2009 hingga 2013.

“Kami sempat mempertanyakan apakah aturan mengenai batas cakupan layanan 80 persen itu masih berlaku atau tidak. Dari kementerian disampaikan bahwa sekarang sudah ada regulasi baru dan daerah diminta berpedoman pada aturan terbaru,” terangnya.

Kasri menambahkan, regulasi terbaru yang kini menjadi acuan adalah Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Aturan tersebut mengatur secara komprehensif tata kelola perusahaan daerah, termasuk penyertaan modal hingga mekanisme pembagian laba atau deviden.

“Sekarang acuannya adalah PP 54 Tahun 2017. Di dalam aturan itu dibahas secara menyeluruh terkait pengelolaan BUMD, termasuk soal deviden dan kontribusi perusahaan daerah kepada pemerintah daerah,” ujarnya.

DPRD Paser berharap pembahasan Raperda Penyertaan Modal Perumdam Tirta Kandilo dapat memperkuat pengembangan perusahaan daerah tersebut sehingga pelayanan air bersih kepada masyarakat semakin optimal. Selain itu, Perumdam Tirta Kandilo juga diharapkan mampu tumbuh menjadi BUMD yang sehat secara finansial dan berkontribusi terhadap peningkatan PAD Kabupaten Paser.

“Kami tentu ingin PDAM ini terus berkembang, pelayanan kepada masyarakat semakin baik, tetapi di sisi lain perusahaan daerah ini juga harus memiliki arah bisnis yang jelas sehingga nantinya bisa memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah,” pungkas Kasri.(Jay)

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Residivis Jambret Diciduk, Polisi Kembangkan Pengakuan Aksi di Empat TKP

    Residivis Jambret Diciduk, Polisi Kembangkan Pengakuan Aksi di Empat TKP

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Setelah sempat meresahkan masyarakat, pelaku penjambretan yang beraksi di wilayah Kecamatan Tanah Grogot akhirnya berhasil diringkus Tim Jatanras Satreskrim Polres Paser. Tersangka berinisial TH (30), yang diketahui merupakan residivis, tidak hanya mengakui aksi penjambretan terhadap seorang perempuan, tetapi juga mengaku pernah melakukan kejahatan serupa di empat lokasi lainnya. Kasat Reskrim Polres Paser AKP […]

  • Perbaikan Jalan Kenohan Dimulai, Pemkab Kukar Prioritaskan Titik Kritis

    Perbaikan Jalan Kenohan Dimulai, Pemkab Kukar Prioritaskan Titik Kritis

    • 0Komentar

    KUKAR, kaltimupdatenews.com-Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) memastikan perbaikan ruas jalan poros di Kecamatan Kenohan segera memasuki tahap pelaksanaan setelah seluruh proses administrasi proyek dinyatakan tuntas. Ruas jalan yang menghubungkan Kenohan dengan Tabang dan Kembang Janggut itu selama ini menjadi keluhan warga akibat kerusakan yang cukup parah dan mengganggu aktivitas harian. Kepala Dinas Pekerjaan Umum […]

  • Nilai Investasi Bisa Triliunan, Izin Jalan Tambang dan Pelabuhan Belum Jelas

    Nilai Investasi Bisa Triliunan, Izin Jalan Tambang dan Pelabuhan Belum Jelas

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Aktivitas investasi berskala besar mulai menggeliat di Desa Kerang, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser. Namun, geliat pembangunan tersebut belum sepenuhnya diikuti kejelasan informasi mengenai perizinan, terutama terkait pembangunan jalan tambang dan aktivitas pelabuhan di kawasan tersebut. Kondisi ini membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser belum dapat menghitung secara optimal potensi penerimaan daerah yang bisa […]

  • Polres Paser Bongkar Jaringan Curanmor, 12 Motor Diamankan dalam Pengungkapan Terbesar Lima Tahun Terakhir

    Polres Paser Bongkar Jaringan Curanmor, 12 Motor Diamankan dalam Pengungkapan Terbesar Lima Tahun Terakhir

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Rentetan kasus pencurian kendaraan bermotor yang selama ini meresahkan warga di Kabupaten Paser mulai menemukan titik terang. Jajaran Polres Paser berhasil mengamankan 12 unit sepeda motor hasil curian dan menetapkan dua orang tersangka dalam pengungkapan yang disebut sebagai kasus curanmor terbesar dalam lima tahun terakhir. Kapolres Paser, AKBP Novy Adi Wibowo, menyebut pengungkapan […]

  • PKB Mulai Bidik Pilkada Paser 2030, Hendra Wahyudi Disiapkan Jadi Calon Bupati Paser

    PKB Mulai Bidik Pilkada Paser 2030, Hendra Wahyudi Disiapkan Jadi Calon Bupati Paser

    • 0Komentar

    TANA PASER, Kaltimupdatenews.com-Peta awal kandidat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Paser 2030 mulai mengerucut. Ketua DPW PKB Kalimantan Timur, Syafruddin, menyatakan H. Hendra Wahyudi menjadi satu-satunya kader yang disiapkan partai untuk menghadapi kontestasi perebutan kursi bupati mendatang, Selasa (27/10/2026). Pernyataan itu disampaikan Syafruddin setelah pelantikan dan pengukuhan pengurus DPC PKB […]

  • Pulihkan Pascakebakaran, BSMI Hadirkan Fasilitas Sanitasi untuk Warga Muara Adang 1.45 min Play Button

    Pulihkan Pascakebakaran, BSMI Hadirkan Fasilitas Sanitasi untuk Warga Muara Adang

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Kabupaten Paser terus menunjukkan komitmennya dalam membantu warga terdampak bencana. Kali ini, bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan sanitasi bagi korban kebakaran di Desa Muara Adang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Koordinator lapangan, Said Hamdi Assegaf, mengatakan, dalam aksi kemanusiaan tersebut, BSMI membangun dua unit toilet sehat yang akan difungsikan […]

expand_less