Dari Ketahanan Pangan ke Bisnis, Pelatihan Perikanan PAMA Kide Tingkatkan Daya Saing Warga di Paser
- calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
- print Cetak

Foto; Pelatihan Manajemen Produksi Perikanan yang diikuti puluhan pembudidaya ikan dari berbagai desa (Jay/kaltimupdatenews)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANA PASER, Kaltimupdatenews.com-Transformasi program ketahanan pangan ke sektor usaha produktif mulai menunjukkan arah yang lebih jelas. PT Pamapersada Nusantara Site Kideco (PAMA KIDE) menggelar Pelatihan Manajemen Produksi Perikanan bagi masyarakat desa guna mendorong lahirnya pelaku usaha mandiri di bidang budidaya ikan.
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Demplot PAMA, Sabtu (18/4/2026) ini diikuti 23 pembudidaya dari sejumlah desa lintas kecamatan. Program yang difasilitasi LPB Pama Daya Taka tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat sekitar.
SRGS Department Head PAMA Distrik Kideco, Bhanuarso Kukuh Pambudi, mengatakan bahwa pengembangan sektor perikanan dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi sumber ekonomi baru warga.
“Program ini kami arahkan agar masyarakat tidak hanya bergantung pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari, tetapi mampu mengembangkan usaha yang memberikan nilai ekonomi jangka panjang,” ujarnya.
Kepala Desa Sungai Terik, Jumin Purba, menilai pelatihan tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk naik kelas dari skala rumah tangga menuju usaha yang lebih terstruktur.
“Pendampingan yang diberikan selama ini membuat masyarakat semakin percaya diri untuk mengembangkan usaha perikanan secara serius,” katanya.
Koordinator LPB Pama Daya Taka, Rusdi Asri, menjelaskan bahwa program ini berawal dari inisiatif sederhana berupa budidaya ikan menggunakan media drum yang dikelola kelompok ibu rumah tangga.
“Perkembangannya cukup signifikan. Kini masyarakat sudah mulai memperluas kolam dan meningkatkan produksi, terutama lele sangkuriang yang memiliki nilai jual tinggi,” jelasnya.

Peserta pelatihan berasal dari Kecamatan Batu Sopang, Muara Samu, dan Muara Komam. Keterlibatan lintas wilayah tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi serta pertukaran pengalaman antar pembudidaya.
Dalam pelatihan ini, praktisi perikanan Prawit Susanto memberikan pembekalan teknis mulai dari pemilihan benih, manajemen pakan, hingga pengendalian kualitas air. Selain itu, peserta juga mendapatkan materi analisis usaha, termasuk perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP).
Diskusi interaktif turut mewarnai kegiatan, dengan berbagai persoalan lapangan seperti penyakit ikan menjadi topik yang banyak dibahas. Peserta memanfaatkan sesi tersebut untuk mendapatkan solusi praktis yang dapat langsung diterapkan.
Melalui pelatihan ini, PAMA berharap sektor perikanan dapat berkembang menjadi penggerak ekonomi lokal sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat di wilayah sekitar operasional perusahaan.(Jay)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar