Serangan Buaya Kembali Terjadi di Paser, Warga Tanjung Harapan Luka Parah
- calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
- print Cetak

Foto: Korban serangan Buaya yang saat ini sedang mendapatkan penanganan medis di RSUD Panglima Sebaya(ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Foto: Korban serangan Buaya yang saat ini sedang mendapatkan penanganan medis di RSUD Panglima Sebaya(ist)
Serangan Buaya Kembali Terjadi di Paser, Warga Tanjung Harapan Luka Parah
TANA PASER-Serangan buaya kembali terjadi di Kabupaten Paser, Kali ini, seorang warga Desa Labuangkallo, Kecamatan Tanjung Harapan, menjadi korban saat beraktivitas di area pertambakan. Meski mengalami luka parah, korban berhasil diselamatkan oleh warga sekitar.
Korban diketahui seorang laki-laki berinisial A (33). Peristiwa tersebut terjadi ketika korban sedang mencari kepiting di dalam tambak miliknya. Tanpa peringatan, seekor buaya tiba-tiba menerkam korban dan menyeretnya, sehingga korban berteriak meminta pertolongan.
Mendengar teriakan tersebut, warga sekitar segera mendatangi lokasi kejadian. Saat tiba di tempat, warga mendapati korban dalam kondisi bersimbah darah dengan luka serius di beberapa bagian tubuh. Buaya yang menyerang korban diketahui sudah tidak berada di lokasi saat warga memberikan pertolongan.
Kapolsek Tanjung Harapan, Ipda Arif Hadi Purwanto, S.H., membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa korban berhasil dievakuasi oleh warga.
“Benar telah terjadi serangan buaya terhadap seorang warga di Desa Labuangkallo, Kecamatan Tanjung Harapan. Korban berhasil diselamatkan dan langsung dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (21/1).
Lebih lanjut, akibat serangan buaya tersebut, korban mengalami luka berat berupa patah tulang pada tangan kiri, luka gigitan di bagian paha dan kaki kiri, serta pendarahan hebat.
“Korban sempat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Suliliran sebelum akhirnya dirujuk ke RS Panglima Sebaya guna mendapatkan perawatan lanjutan, ” Jelasnya.
Serangan buaya ini menambah daftar kasus konflik antara manusia dan satwa liar yang terjadi di wilayah Kabupaten Paser. Dalam beberapa waktu terakhir, keberadaan buaya di kawasan sungai dan pertambakan milik warga semakin sering dilaporkan, terutama di wilayah pesisir dan daerah perairan.
Pihak kepolisian bersama instansi terkait mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, tambak, maupun kawasan perairan lainnya. Warga diminta untuk tidak beraktivitas sendirian serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila melihat keberadaan buaya di sekitar permukiman atau area usaha.(fen)
- Penulis: admin



Saat ini belum ada komentar