Mahasiswa Unmul Salurkan Bantuan, Perkuat Pemulihan Korban Kebakaran Muara Adang
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Foto: BEM KM Unmul saat memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Muara Adang (ADT/kaltimupdatenews)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANA PASER, kaltimupdatenews. Com-Proses pemulihan pascakebakaran yang melanda Desa Muara Adang, Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser, terus berjalan dengan dukungan berbagai elemen. Salah satunya datang dari Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Mulawarman (BEM KM Unmul) yang menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak, Senin (16/3/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Mahasiswa Unmul, Hakim, bersama delegasi mahasiswa kepada Kepala Desa Muara Adang, Kurniansyah. Bantuan difokuskan untuk membantu 58 kepala keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran hebat beberapa waktu lalu.
Hakim menegaskan, aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari komitmen mahasiswa untuk hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi krisis. Menurutnya, peran mahasiswa tidak berhenti pada kegiatan simbolis, tetapi juga harus berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan kehadiran mahasiswa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bantuan ini adalah langkah awal, dan kami akan terus membuka ruang koordinasi untuk mengetahui kebutuhan lanjutan warga,” ujarnya.
Ia menambahkan, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut berkontribusi dalam proses pemulihan sosial, termasuk membantu menghubungkan berbagai pihak agar bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran.
Di sisi lain, Kepala Desa Muara Adang, Kurniansyah, menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa yang turun langsung ke lokasi bencana. Ia menyebut dukungan dari berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi, sangat penting dalam mempercepat pemulihan kondisi masyarakat.
“Kami sangat terbantu dengan adanya dukungan ini. Bukan hanya dari sisi bantuan yang diberikan, tetapi juga perhatian dan kepedulian yang ditunjukkan kepada warga kami,” kata Kurniansyah.
Menurutnya, saat ini pemerintah desa bersama pemerintah daerah tengah berupaya mendorong percepatan pembangunan kembali permukiman warga melalui program bantuan hunian layak. Proses tersebut membutuhkan waktu dan kolaborasi lintas sektor agar dapat berjalan optimal.
“Fokus kami sekarang adalah bagaimana warga bisa segera memiliki tempat tinggal kembali dan aktivitas mereka bisa pulih seperti semula,” tambahnya.

Diketahui, kebakaran besar yang terjadi di kawasan pesisir Desa Muara Adang menghanguskan sedikitnya 34 unit rumah serta merusak belasan bangunan lainnya. Peristiwa tersebut menyebabkan puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi sementara waktu.
Seiring berjalannya waktu, penanganan bencana kini telah memasuki tahap transisi dari tanggap darurat menuju rehabilitasi dan rekonstruksi. Selain pembangunan fisik, pemulihan juga mencakup aspek sosial dan ekonomi warga yang terdampak.
Kehadiran berbagai pihak, termasuk mahasiswa, dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat solidaritas dan mempercepat proses pemulihan di wilayah tersebut. Pemerintah desa pun berharap dukungan serupa dapat terus berlanjut hingga kondisi masyarakat benar-benar kembali stabil.(ADT)
- Penulis: Editor




Saat ini belum ada komentar