Kebakaran Hanguskan Cafe 99 di Tanah Grogot, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar
- calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
- print Cetak

Foto: Kebakaran yang terjadi disalah satu Cafe yang ada di Kecamatan Tanah Grogot (Rabuan/KaltimupdateNews.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANA PASER – kaltimupdatenews.com. Sebuah bangunan semi permanen yang dikenal sebagai Cafe 99 di Jalan Kusuma Bangsa RT 005, Desa Tepian Batang, Kecamatan Tanah Grogot, dilalap si jago merah pada Rabu malam (21/1/2026). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 22.10 WITA tersebut mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp1,5 miliar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Paser, M. Lukman, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima pihaknya pada pukul 22.14 WITA dan petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi.
“Begitu laporan masuk melalui Call Center Damkar, regu piket langsung diberangkatkan. Petugas tiba di lokasi sekitar 12 menit kemudian dan segera melakukan upaya pemadaman,” ujar M. Lukman, Kamis (22/01/2026)
Menurutnya, kebakaran bermula saat salah satu karyawati Cafe 99 mencoba menyalakan listrik di beberapa titik bangunan. Namun aliran listrik sempat padam berulang kali. Pada percobaan terakhir, listrik sempat menyala lalu kembali padam, disusul munculnya asap dari salah satu bagian bangunan.
“Api dengan cepat membesar dan menyebar karena kondisi bangunan semi permanen serta tidak tersedianya akses jalur keselamatan jiwa, sehingga menyulitkan petugas dalam proses pemblokiran api,” jelasnya.
Sebanyak 33 personel Damkar Paser, dibantu unsur Damkar Kuaro, Redkar, BPBD, TNI-Polri, PLN, PMI, hingga instansi perusahaan dan masyarakat sekitar, dikerahkan dalam penanganan kebakaran tersebut. Proses pemadaman dilakukan dengan metode ofensif dan defensif, menggunakan sumber air bersih serta air telaga.
Api berhasil dikendalikan dan tidak meluas ke pemukiman warga. Namun, dampak kebakaran menyebabkan sekitar 10 persen bangunan Dealer Viar yang berada di sebelah lokasi ikut terdampak.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun dua orang petugas mengalami sesak napas saat proses pemadaman,” kata Lukman.
Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung selama kurang lebih 153 menit hingga situasi dinyatakan aman dan terkendali. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib.
M. Lukman juga mengimbau kepada seluruh pelaku usaha dan masyarakat agar lebih memperhatikan aspek keselamatan bangunan, khususnya instalasi listrik dan akses evakuasi.
“Kami mengingatkan pentingnya standar keselamatan kebakaran, termasuk jalur evakuasi dan pemeriksaan instalasi listrik secara berkala, guna meminimalisir risiko kebakaran,” ujarnya (RBN)
- Penulis: admin



Saat ini belum ada komentar