Antusiasme Tinggi, Pemkab Paser Matangkan Layanan MPP
- calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
- print Cetak

Foto: Gedung MPP Kabupaten Paser (Jay/kaltimupdatenews)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANA PASER, kaltimupdatenews.com- Pemerintah Kabupaten Paser terus memoles kinerja Mall Pelayanan Publik (MPP) yang mulai diuji coba sejak Desember 2025. Memasuki awal Februari, evaluasi menyeluruh dilakukan untuk melihat capaian pelayanan sekaligus memetakan kendala yang masih dihadapi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di dalamnya.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Paser, Toto Ifrianto, menjelaskan bahwa respons masyarakat selama masa uji coba tergolong positif. Delapan OPD tercatat memiliki tingkat kunjungan cukup tinggi, terutama yang berkaitan langsung dengan kebutuhan administrasi dasar.
“Layanan seperti Disdukcapil, Imigrasi, BPJS, Samsat, dan DPMPTSP sendiri menjadi yang paling banyak dikunjungi. Ini menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan tersebut memang tinggi,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).
Meski demikian, Toto mengakui operasional MPP belum sepenuhnya optimal. Sejumlah fasilitas penunjang masih perlu diperkuat agar kualitas layanan semakin maksimal.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama adalah penguatan jaringan internet. Mengingat sebagian besar layanan telah berbasis sistem daring, gangguan koneksi dapat berdampak langsung pada proses pelayanan.
“Ketika jaringan tidak stabil, otomatis proses pelayanan ikut terhambat. Karena itu, penguatan jaringan menjadi prioritas dalam evaluasi kami,” tegasnya.
Selain infrastruktur digital, kesiapan sarana dan prasarana lainnya juga terus dibenahi secara bertahap melalui evaluasi rutin setiap bulan.
Dalam evaluasi tersebut, Pemkab Paser juga menemukan masih ada beberapa tenan OPD yang tingkat kunjungannya rendah, bahkan belum beroperasi secara maksimal. Kondisi ini dinilai berkaitan erat dengan kurangnya sosialisasi kepada masyarakat.
Menurut Toto, masih banyak warga yang belum mengetahui seluruh jenis layanan yang tersedia di MPP. Padahal, konsep MPP dirancang untuk menyatukan berbagai layanan dalam satu gedung agar masyarakat lebih mudah, cepat, dan efisien dalam mengurus administrasi.
Untuk meningkatkan kunjungan dan pemanfaatan layanan, Pemkab Paser berencana menggandeng konten kreator lokal sebagai bagian dari strategi promosi yang lebih kreatif dan masif.
“Kami akan membuat konten promosi yang menampilkan layanan per OPD maupun gambaran keseluruhan MPP. Dengan cara ini, kami berharap informasi bisa lebih luas menjangkau masyarakat,” jelasnya.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran publik sekaligus mendorong optimalisasi peran MPP sebagai pusat layanan terpadu. Dengan pembenahan infrastruktur dan strategi komunikasi yang lebih agresif, Pemkab Paser optimistis MPP akan semakin efektif dalam memenuhi kebutuhan pelayanan administrasi masyarakat.(Jay)
- Penulis: Editor



Saat ini belum ada komentar