Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » PPU » Pemkab Penajam Bergerak Cegah Alih Fungsi Lahan Persawahan Lewat Perda

Pemkab Penajam Bergerak Cegah Alih Fungsi Lahan Persawahan Lewat Perda

  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PPU,kaltimupdatenews.com-Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara gencar mengambil langkah untuk menjaga keberlanjutan lahan pertanian di daerah. Salah satu upaya strategis yang tengah dilakukan adalah penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, sebagai antisipasi terhadap alih fungsi lahan persawahan menjadi perkebunan dan kawasan nonpertanian lainnya.

“Kami menyadari lahan persawahan di kabupaten ini terus mengalami penyusutan akibat alih fungsi lahan. Untuk itu, regulasi menjadi benteng utama agar lahan pertanian tetap terlindungi,” ujar Gunawan, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara, Rabu (11/2/2026)

Menurut Gunawan, alih fungsi lahan pertanian menjadi perkebunan kelapa sawit dan karet telah mencapai ratusan hektare. Berdasarkan data sementara, sekitar 625 hektare lahan persawahan di empat kecamatan telah beralih fungsi. Hal ini dinilai mengkhawatirkan karena berpotensi mengancam ketersediaan pangan lokal dan keberlangsungan pertanian berkelanjutan.

Raperda yang disusun Pemkab Penajam mengacu pada sejumlah regulasi nasional dan provinsi, termasuk Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Nomor 13 Tahun 2016 yang mengubah Perda Nomor 1 Tahun 2013 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Selain itu, raperda ini juga merujuk pada Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Penajam Paser Utara terkait penetapan kawasan pertanian.

Proses penyusunan Raperda ini masih terus berjalan. Dokumen raperda telah diserahkan ke Bagian Hukum Sekretariat Kabupaten untuk dikaji lebih lanjut. Sementara itu, kajian akademik yang mendasari raperda sedang disusun dan menunggu pembentukan tim teknis yang akan melakukan pemetaan lahan pertanian secara menyeluruh.

“Perlindungan lahan pertanian bukan hanya soal menjaga luasnya, tapi juga memastikan produktivitas dan keberlanjutan sistem pangan lokal. Raperda ini menjadi instrumen penting untuk mewujudkan swasembada pangan di kabupaten ini,” jelas Gunawan.

Penyusunan regulasi ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menyeimbangkan pembangunan ekonomi dengan keberlanjutan lingkungan. Alih fungsi lahan pertanian ke sektor perkebunan dan permukiman seringkali menguntungkan secara ekonomi jangka pendek, namun berpotensi mengurangi ketahanan pangan jangka panjang.

Selain itu, langkah ini sejalan dengan strategi nasional untuk mempertahankan ketersediaan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B). Kabupaten Penajam Paser Utara menargetkan agar kawasan pertanian produktif tetap terlindungi dan mampu mendukung produksi pangan lokal, termasuk padi, jagung, dan komoditas hortikultura lainnya.

Dengan adanya regulasi ini, diharapkan alih fungsi lahan persawahan dapat dikontrol lebih ketat, dan masyarakat serta investor dapat diarahkan untuk memanfaatkan lahan sesuai peruntukannya. Pemkab juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, petani, akademisi, dan pihak swasta agar raperda yang dibuat tidak hanya bersifat formal, tetapi juga efektif di lapangan.

“Tanpa regulasi yang jelas, risiko alih fungsi lahan akan terus meningkat. Kami ingin memastikan generasi mendatang tetap memiliki lahan pertanian yang produktif,” tegasnya (rbn)

  • Penulis: Fendialvaro

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendulang Emas Paser Ditemukan Tewas Setelah Dua Hari Hilang di Sungai Kandilo

    Pendulang Emas Paser Ditemukan Tewas Setelah Dua Hari Hilang di Sungai Kandilo

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com – Setelah dua hari hilang, Fitriadi, (34) pendulang emas tradisional di Kabupaten Paser, akhirnya ditemukan meninggal dunia di Sungai Kandilo, Kecamatan Batu Sopang. Korban ditemukan sekitar 500 meter dari titik awal ia terjatuh saat menyeberangi sungai, Rabu (11/2/2026) lalu. Kapolsek Batu Sopang, IPTU Agus Fahrur Rozi, mengatakan Fitriadi sehari-hari mencari emas di […]

  • Validasi Data Dipercepat, Pemkab Paser Targetkan Nol Kemiskinan Ekstrem

    Validasi Data Dipercepat, Pemkab Paser Targetkan Nol Kemiskinan Ekstrem

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Upaya mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Paser terus diperkuat melalui pembaruan data sosial ekonomi yang lebih akurat dan terintegrasi. Pemerintah daerah menilai, kualitas data menjadi kunci utama agar program bantuan benar-benar tepat sasaran. Hal tersebut disampaikan Bupati Paser, Fahmi Fadli, saat membuka Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di […]

  • Serius Bina Atlet, Perbasasi Paser Hadirkan Batting Cage dan Home Base

    Serius Bina Atlet, Perbasasi Paser Hadirkan Batting Cage dan Home Base

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Pengurus Perserikatan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Kabupaten Paser menunjukkan keseriusannya dalam mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur VIII Tahun 2026. Di bawah kepemimpinan Ketua Perbasasi Paser, Aji Muhammad Tomy, berbagai terobosan dilakukan untuk meningkatkan kualitas latihan atlet baseball dan softball. Salah satunya dengan menyulap lahan kosong di kawasan […]

  • Vokasinergy Kideco Jadi Gerbang 50 Pemuda Paser Menuju Dunia Industri

    Vokasinergy Kideco Jadi Gerbang 50 Pemuda Paser Menuju Dunia Industri

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Sebanyak 50 generasi muda Kabupaten Paser memulai langkah menuju dunia industri melalui Program Vokasinergy Kideco 2026. Selama enam bulan ke depan, mereka akan mengikuti pemagangan Basic Mechanic Workshop yang memadukan pelatihan teknis, pembentukan karakter, hingga pengalaman kerja langsung di perusahaan-perusahaan mitra PT Kideco Jaya Agung (Kideco). Program yang merupakan bagian dari Program Pemberdayaan […]

  • Cegah Serangan Satwa Liar, Satpolairud Polres Paser Edukasi Warga Bantaran Sungai

    Cegah Serangan Satwa Liar, Satpolairud Polres Paser Edukasi Warga Bantaran Sungai

    • 0Komentar

    TANA PASER-KaltimUpdateNews-Maraknya kasus serangan satwa liar terhadap warga di Kabupaten Paser pada awal 2026 mendorong Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Paser meningkatkan langkah pencegahan. Salah satunya dilakukan melalui pendekatan langsung kepada masyarakat yang beraktivitas di kawasan perairan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Pondong, Kecamatan Kuaro, wilayah yang sebagian besar penduduknya menggantungkan hidup sebagai […]

  • DPRD Paser Bentuk Tiga Pansus, Fokus Tuntaskan 10 Raperda Tahun 2026

    DPRD Paser Bentuk Tiga Pansus, Fokus Tuntaskan 10 Raperda Tahun 2026

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Paser resmi membentuk tiga Panitia Khusus (Pansus) dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung Baling Seloloi, Sekretariat DPRD Paser, Selasa (3/3/2026). Pembentukan tersebut dilakukan untuk membahas 10 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang masuk agenda legislasi daerah tahun ini. Rapat dipimpin Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi, didampingi Wakil Ketua […]

expand_less