Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Kukuhkan Pengurus Baru, PKB Kaltim Perkuat Konsolidasi dan Pasang Target Ambisius

Kukuhkan Pengurus Baru, PKB Kaltim Perkuat Konsolidasi dan Pasang Target Ambisius

  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BALIKPAPAN, kaltimupdatenews.com – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Timur periode 2026–2031 resmi dikukuhkan dalam sebuah agenda konsolidasi partai yang dirangkai dengan Orientasi Politik dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil). Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Grand Senyiur, Balikpapan, Selasa (10/2/2026), dan dihadiri jajaran pengurus, kader, serta perwakilan DPP PKB.

Pengukuhan kepengurusan dilakukan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB yang diwakili Syaiful Huda. Momentum ini menjadi penanda dimulainya kerja organisasi kepengurusan baru sekaligus memperkuat soliditas internal partai di Kalimantan Timur menjelang berbagai agenda politik strategis ke depan.

Ketua DPW PKB Kalimantan Timur, Syafruddin, menyatakan bahwa pengukuhan tersebut bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan titik awal penguatan peran PKB sebagai partai yang hadir dan bekerja untuk kepentingan masyarakat.

Ia menegaskan, seluruh jajaran pengurus memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk memastikan aspirasi rakyat tersampaikan dan diperjuangkan melalui kerja-kerja nyata, baik di lembaga legislatif maupun melalui struktur partai.

Foto: Pengukuhan DPW PKB Kaltim di Hotel Grand Senyiur, Balikpapan (ist)

“PKB harus terus membuktikan diri sebagai partai yang berpihak kepada rakyat. Kepengurusan ini dibentuk dengan semangat pengabdian, bukan sekadar mengejar jabatan. Kami ingin PKB benar-benar dirasakan kehadirannya oleh masyarakat,” kata Syafruddin.

Menurutnya, komitmen tersebut juga menjadi benang merah perjuangan seluruh kader PKB di Kalimantan Timur, mulai dari tingkat pusat hingga daerah. Ia menekankan bahwa kepercayaan rakyat merupakan fondasi utama yang mengantarkan kader PKB menduduki jabatan-jabatan publik.

“Tanpa dukungan rakyat, kami tidak akan berada di posisi ini. Karena itu, amanah yang diberikan harus dibalas dengan kerja keras, kedisiplinan, dan kesungguhan dalam melayani,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Syafruddin turut menyampaikan arahan Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar, yang menekankan pentingnya kedekatan struktural dan emosional antara partai dan masyarakat. Pengurus diminta untuk memangkas jarak dengan rakyat, merespons persoalan secara cepat, serta menghadirkan solusi konkret atas berbagai permasalahan sosial, ekonomi, dan pembangunan di daerah.

Arahan tersebut, lanjut Syafruddin, menjadi pijakan utama dalam menyusun program kerja DPW PKB Kalimantan Timur lima tahun ke depan. Salah satu fokus utama adalah penguatan struktur partai hingga ke tingkat bawah melalui konsolidasi dan penataan organisasi.

Ia menjelaskan, kepengurusan DPW yang baru dikukuhkan diisi oleh kader-kader yang dinilai memiliki integritas, loyalitas, serta rekam jejak keberpihakan kepada rakyat. Setelah konsolidasi di tingkat wilayah, PKB Kaltim juga akan melakukan peremajaan kepengurusan Dewan Pengurus Cabang (DPC) di kabupaten dan kota.

“Restrukturisasi DPC direncanakan berlangsung pada Juli hingga September. Ini bagian dari upaya memastikan mesin partai berjalan efektif dan solid menghadapi agenda politik ke depan,” jelasnya.

Selain penguatan organisasi, Muskerwil juga dimanfaatkan untuk merumuskan target dan strategi politik PKB Kalimantan Timur. Dalam kesempatan tersebut, Syafruddin secara terbuka menyampaikan target partai pada pemilu mendatang, yakni meraih 11 kursi di DPRD Provinsi Kalimantan Timur.

Tak hanya itu, PKB Kaltim juga membidik perolehan 60 kursi DPRD kabupaten/kota se-Kalimantan Timur. Target tersebut dinilai realistis dengan catatan seluruh struktur dan kader bekerja secara konsisten serta menjaga kepercayaan publik.

“Target politik bukan sekadar angka. Yang terpenting adalah bagaimana setiap kursi yang diraih benar-benar dimanfaatkan untuk memperjuangkan kepentingan rakyat,” katanya.

Ia menutup sambutannya dengan menegaskan bahwa kerja politik bagi PKB tidak dibatasi oleh momentum pemilu semata. Bagi partainya, pengabdian kepada masyarakat merupakan pekerjaan yang dilakukan setiap hari.

“Sebagai pejuang politik, setiap hari adalah waktu untuk bekerja, berjuang, dan melayani rakyat,” ujarnya. (Rbn)

  • Penulis: editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Paser Minta Tempat Hiburan Tutup Selama Ramadan, Warga Dukung Kebijakan

    Pemkab Paser Minta Tempat Hiburan Tutup Selama Ramadan, Warga Dukung Kebijakan

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser mengambil langkah tegas untuk memastikan kenyamanan umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa. Melalui Surat Edaran Nomor B/300.1/103/DATPOL-PP/II/2026, Pemkab meminta seluruh Tempat Hiburan Malam (THM) menutup sementara kegiatan usahanya selama Ramadan. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Paser, M. Guntur, menegaskan […]

  • Polemik Politik Kaltim Memanas, Seno Aji Pilih Bungkam soal Aksi 214 dan Pernyataan Rudy Mas’ud

    Polemik Politik Kaltim Memanas, Seno Aji Pilih Bungkam soal Aksi 214 dan Pernyataan Rudy Mas’ud

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews.com -Suhu politik di Kalimantan Timur terus menghangat pasca Aksi 214 yang digelar pada 21 April lalu. Di tengah derasnya sorotan publik terhadap dinamika tersebut, Wakil Gubernur Kalimantan Timur sekaligus Ketua DPD Partai Gerindra Kaltim, Seno Aji, memilih untuk tidak banyak berkomentar. Saat dimintai tanggapan terkait aksi demonstrasi tersebut maupun polemik pernyataan Gubernur Kaltim, […]

  • Sengketa Batas Desa di PPU Ditarget Rampung 2026

    Sengketa Batas Desa di PPU Ditarget Rampung 2026

    • 0Komentar

    PPU, kaltimupdatenews.com-Upaya penyelesaian persoalan batas desa yang telah berlangsung selama puluhan tahun di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ditargetkan mencapai titik akhir pada 2026. Pemerintah daerah menilai kepastian batas wilayah menjadi kebutuhan mendesak untuk menjaga stabilitas sosial dan memperkuat tata kelola pemerintahan. Hingga saat ini, sebagian besar batas desa di wilayah tersebut sebenarnya sudah disepakati […]

  • Hak Angket Dinilai Rumit, DPRD Kaltim Diminta Lebih Responsif

    Hak Angket Dinilai Rumit, DPRD Kaltim Diminta Lebih Responsif

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews.com-Wacana penggunaan hak angket mencuat dalam Rapat Paripurna ke-8 DPRD Kalimantan Timur, Senin (4/5/2026), seiring desakan publik pasca aksi massa 21 April. Namun, pimpinan dewan menilai mekanisme tersebut tidak mudah direalisasikan. Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud, menegaskan bahwa hak angket merupakan instrumen pengawasan yang membutuhkan proses panjang dan berlapis secara hukum maupun administratif. […]

  • Presiden Kunjungi RDMP Balikpapan, PLN Siaga Listrik

    Presiden Kunjungi RDMP Balikpapan, PLN Siaga Listrik

    • 0Komentar

    Balikpapan – Kaltimupdatenews.com PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Balikpapan menyiagakan sistem kelistrikan secara optimal guna memastikan keandalan pasokan listrik selama kunjungan Presiden Republik Indonesia ke Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina Balikpapan. Proyek tersebut merupakan salah satu objek vital nasional yang memiliki peran strategis bagi ketahanan energi nasional. Untuk mendukung kelancaran […]

  • Lubang Jalan di Longkali Nyaris Telan Korban, Warga Minta Segera Diperbaiki

    Lubang Jalan di Longkali Nyaris Telan Korban, Warga Minta Segera Diperbaiki

    • 0Komentar

    TANA PASER, Kaltimupdatenews.com-Sebuah lubang jalan yang cukup dalam di ruas jalan antara Puskesmas dan SPBU Kecamatan Longkali kembali nyaris menelan korban, setelah sebelumnya beberapa kali menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Kondisi jalan yang rusak parah tersebut dikeluhkan warga karena membahayakan pengendara, terutama pada jam-jam sibuk. Peristiwa terbaru terjadi pada Jumat (21/2) ketika seorang pengendara sepeda motor […]

expand_less