Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Pemprov Kaltim Matangkan Proyek Kawasan Tepi Sungai Samarinda, Nilai Investasi Capai Rp1,7 Triliun

Pemprov Kaltim Matangkan Proyek Kawasan Tepi Sungai Samarinda, Nilai Investasi Capai Rp1,7 Triliun

  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SAMARINDA,Kaltimupdatenews.com- Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah mematangkan rencana pembangunan kawasan ruang publik terpadu di tepian Sungai Mahakam, Kota Samarinda. Proyek berskala besar ini diproyeksikan menelan anggaran hingga Rp1,7 triliun dan dirancang menjadi pusat aktivitas baru masyarakat sekaligus pengungkit ekonomi kawasan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera) Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda, mengungkapkan kawasan yang akan dikembangkan berada di bentang wilayah antara Kelurahan Selili hingga Jembatan Mahkota II. Lokasi tersebut dinilai strategis karena memiliki akses langsung ke jalur sungai dan berpotensi terintegrasi dengan sistem transportasi kota.

“Kawasan ini dirancang sebagai pusat keramaian baru dengan konsep ruang terbuka publik. Nantinya akan dilengkapi amphitheater, area rekreasi, serta fasilitas pendukung lainnya,” ujar Firnanda, Senin (2/2/2026).

Firnanda menjelaskan, dari sisi perencanaan teknis, proyek tersebut telah berada pada tahap siap bangun. Seluruh dokumen perencanaan awal, mulai dari studi kelayakan (feasibility study) hingga Detail Engineering Design(DED), telah diselesaikan secara menyeluruh oleh Dinas PUPR-Pera Kaltim.

Pengembangan kawasan tidak hanya berorientasi pada estetika kota, tetapi juga memperhatikan fungsi mobilitas. Salah satu komponen utama proyek ini adalah pembangunan jalan tembus menuju Jembatan Mahkota II yang akan dilengkapi jalur pedestrian dengan lebar memadai. Jalur tersebut dirancang agar ramah bagi pejalan kaki, pesepeda, serta dapat dimanfaatkan masyarakat untuk aktivitas olahraga dan rekreasi.

Meski demikian, realisasi pembangunan fisik proyek ini belum dapat dipastikan dalam waktu dekat. Firnanda mengakui, keterbatasan fiskal daerah menjadi tantangan utama, terutama di tengah kebijakan penyesuaian dan pemotongan anggaran dari pemerintah pusat.

“Kondisi fiskal saat ini menuntut kami untuk lebih realistis. Pada tahun anggaran berjalan, prioritas diberikan pada program-program yang bersifat mendesak dan berdampak langsung pada pelayanan dasar masyarakat,” katanya.

Dari aspek sosial, pemerintah daerah menilai proyek ini relatif aman dan minim potensi konflik. Pembangunan dilakukan di kawasan sempadan sungai sehingga tidak memerlukan pembebasan lahan permukiman warga maupun relokasi penduduk.

Sebaliknya, keberadaan kawasan baru ini justru diproyeksikan memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi masyarakat sekitar. Selain membuka ruang publik yang representatif, proyek ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru, khususnya sektor usaha kecil, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Untuk mengatasi kendala pendanaan, Pemprov Kaltim membuka peluang kerja sama pembiayaan dengan pemerintah pusat di luar skema Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Skema kolaborasi tersebut dinilai memungkinkan mengingat fungsi strategis kawasan yang tidak hanya bersifat estetis, tetapi juga mendukung konektivitas logistik.

“Jalur ini nantinya bisa menjadi jalan pintas dari kawasan pelabuhan menuju Jembatan Mahkota II. Jika pemerintah pusat melihat nilai strategisnya, tentu peluang pembangunan bersama sangat terbuka,” ujar Firnanda.

Ia menambahkan, pembangunan kawasan tepi sungai ini sejalan dengan visi penataan kota yang berorientasi pada pemanfaatan ruang publik dan penguatan identitas Samarinda sebagai kota sungai. Dalam jangka panjang, kawasan tersebut diharapkan menjadi salah satu landmark baru yang dapat meningkatkan daya tarik kota, baik bagi warga lokal maupun pendatang.(*RBN)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ancaman PHK Bayangi Industri Tambang Kaltim, Disnakertrans Tekankan Dialog Pekerja dan Perusahaan

    Ancaman PHK Bayangi Industri Tambang Kaltim, Disnakertrans Tekankan Dialog Pekerja dan Perusahaan

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews.com-Tekanan terhadap industri pertambangan di Kalimantan Timur mulai memunculkan kekhawatiran baru di sektor ketenagakerjaan. Perlambatan aktivitas usaha dan kebijakan efisiensi yang dilakukan sejumlah perusahaan disebut berpotensi memicu pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap tenaga kerja di sektor tambang. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalimantan Timur, Rozani Erawadi, meminta perusahaan tidak terburu-buru mengambil langkah […]

  • Laporan Warga Ditindak Cepat, Polsek Long Ikis Perbaiki Sementara Jembatan Sungai Soi Desa Samuntai 1.02 min Play Button

    Laporan Warga Ditindak Cepat, Polsek Long Ikis Perbaiki Sementara Jembatan Sungai Soi Desa Samuntai

    • 0Komentar

    TANA PASER – Jajaran kepolisian sektor (Polsek) Long Ikis bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kerusakan plat besi di Jembatan Sungai Soi yang berada di ruas jalan provinsi, tepatnya di Desa Samuntai, Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser, Selasa (19/5/2026). Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan dan memicu kecelakaan lalu lintas. Dipimpin langsung Kapolsek […]

  • Pesta Miras Berujung Berdarah di Batu Engau, Pria 32 Tahun Disabet Parang

    Pesta Miras Berujung Berdarah di Batu Engau, Pria 32 Tahun Disabet Parang

    • 0Komentar

    TANA PASER – Peristiwa penganiayaan menggunakan senjata tajam terjadi di wilayah hukum Polsek Batu Engau, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Seorang pria berinisial A (32) mengalami sejumlah luka serius setelah diserang menggunakan parang oleh rekannya sendiri saat pesta minuman keras di sebuah pondok kebun. Insiden tersebut terjadi di sebuah pondok yang berada di belakang barak kebun […]

  • Keracunan Puding di Waru, Wabup PPU Perintahkan Evaluasi Total Dapur MBG

    Keracunan Puding di Waru, Wabup PPU Perintahkan Evaluasi Total Dapur MBG

    • 0Komentar

    PPU, kaltimupdatenews.com – Insiden dugaan keracunan makanan yang menimpa puluhan siswa di Kecamatan Waru memicu reaksi keras dari Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi penopang kesehatan siswa kini tengah berada di bawah evaluasi besar-besaran. Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam. Ia […]

  • Polres Paser Musnahkan 758,93 Gram Sabu, Tegaskan Perang Tanpa Kompromi terhadap Narkoba

    Polres Paser Musnahkan 758,93 Gram Sabu, Tegaskan Perang Tanpa Kompromi terhadap Narkoba

    • 0Komentar

    TANA PASER, Kaltimupdatenews. Com- Wakapolres Paser, KOMPOL Anton Saman, S.H., M.M., memimpin langsung pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu seberat total 758,93 gram hasil pengungkapan kasus oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Paser. Kegiatan tersebut digelar pada Rabu (4/3/2026) pukul 09.20–09.45 Wita di Ruang Rupatama Mapolres Paser, Jalan Jenderal Sudirman, Tanah Grogot, Kabupaten Paser. Pemusnahan […]

  • Pokir Pertanian Tak Berlaku Lagi, Bantuan Kini Sepenuhnya Dikelola Pemerintah Pusat

    Pokir Pertanian Tak Berlaku Lagi, Bantuan Kini Sepenuhnya Dikelola Pemerintah Pusat

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews.com-Aspirasi petani yang masih mengajukan bantuan sarana dan prasarana pertanian melalui anggota DPRD Kalimantan Timur saat masa reses tidak lagi dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme Pokok-Pokok Pikiran (Pokir). Sejak 2024, skema tersebut telah dihapus menyusul perubahan pembagian kewenangan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Kalimantan Timur, Fahmi […]

expand_less