Berita Terkini
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kaltim » Pokir Pertanian Tak Berlaku Lagi, Bantuan Kini Sepenuhnya Dikelola Pemerintah Pusat

Pokir Pertanian Tak Berlaku Lagi, Bantuan Kini Sepenuhnya Dikelola Pemerintah Pusat

  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALTIM, kaltimupdatenews.com-Aspirasi petani yang masih mengajukan bantuan sarana dan prasarana pertanian melalui anggota DPRD Kalimantan Timur saat masa reses tidak lagi dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme Pokok-Pokok Pikiran (Pokir). Sejak 2024, skema tersebut telah dihapus menyusul perubahan pembagian kewenangan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Kalimantan Timur, Fahmi Himawan, mengatakan penghapusan Pokir untuk sektor pertanian merupakan konsekuensi dari beralihnya kewenangan pengelolaan program strategis pertanian ke pemerintah pusat.

“Sekarang Pokir untuk sektor pertanian sudah tidak ada. Sejak 2024 memang sudah tidak berlaku lagi,” ujar Fahmi, Senin (6/7/2026).

Ia menjelaskan, perubahan tersebut juga berdampak pada sistem penganggaran berbagai program strategis, termasuk cetak sawah. Seluruh anggaran kini berada di bawah kendali pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian, sehingga pemerintah provinsi tidak lagi mengelola dana bantuan secara langsung.

Menurut Fahmi, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) berasal dari kementerian, sedangkan pelaksanaan teknis di wilayah Kalimantan ditangani Balai Pelatihan dan Penataran Lapangan (BPLP) Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

“Dana program tidak lagi diturunkan ke pemerintah provinsi. Kementerian yang mengelolanya, sedangkan kami menerima hasil pelaksanaan program dan melakukan pendampingan di lapangan,” katanya.

Ia menuturkan, perubahan tata kelola tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang mengatur pembagian kewenangan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Dalam regulasi itu, pembangunan sarana dan prasarana pertanian berskala besar menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap memiliki tanggung jawab mendukung pelaksanaan program melalui pengawasan, verifikasi teknis, hingga memastikan usulan Calon Petani Calon Lahan (CPCL) yang diajukan pemerintah kabupaten dan kota sesuai ketentuan.

Fahmi menjelaskan terdapat dua mekanisme pengusulan program cetak sawah. Jalur pertama dilakukan melalui dinas pertanian kabupaten/kota yang diteruskan ke DPTPH Provinsi Kalimantan Timur sebelum disampaikan ke BPLP Banjarbaru dan Kementerian Pertanian.

Sementara jalur kedua berasal dari usulan penyuluh pertanian yang dapat mengajukan langsung kepada BPLP dan kementerian sesuai petunjuk teknis yang berlaku.

Ia menilai koordinasi antarlembaga selama masa transisi berjalan cukup baik sehingga pelaksanaan program tidak mengalami hambatan berarti.

“Yang terpenting adalah kolaborasi. Kami menghilangkan ego sektoral agar program benar-benar tepat sasaran, tepat guna, dan memberi manfaat bagi petani,” ujarnya.

Fahmi menambahkan, meski kewenangan bantuan sarana dan prasarana pertanian telah beralih ke pemerintah pusat, pemerintah daerah masih memiliki ruang intervensi pada sektor pangan yang masuk dalam urusan pilihan pemerintah daerah.

Bentuk dukungan tersebut, antara lain, melalui program hilirisasi hasil pertanian seperti penyediaan vertical dryer atau mesin pengering gabah serta pembangunan rumah penggilingan padi.

“Kalau yang berkaitan dengan sektor pangan masih menjadi kewenangan daerah. Misalnya bantuan untuk hilirisasi seperti vertical dryer dan rumah penggilingan padi,” pungkasnya.(*rbn/jay)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggaran Renovasi Rujab Rp25 Miliar Dipersoalkan, Banggar DPRD Kaltim Akui Tak Pernah Membahas

    Anggaran Renovasi Rujab Rp25 Miliar Dipersoalkan, Banggar DPRD Kaltim Akui Tak Pernah Membahas

    • 0Komentar

    KALTIM, kaltimupdatenews.com-Polemik anggaran renovasi rumah jabatan (rujab) dan ruang kerja pimpinan daerah senilai Rp25 miliar di Kalimantan Timur terus bergulir. DPRD Kalimantan Timur melalui Badan Anggaran (Banggar) mengaku tidak pernah membahas secara rinci alokasi tersebut. Anggota Banggar, Baharuddin Demmu, menegaskan bahwa pihak legislatif tidak dilibatkan dalam pembahasan detail anggaran yang diperuntukkan bagi fasilitas Gubernur dan […]

  • Ibu Rumah Tangga di Tanah Grogot Ditangkap karena Edarkan Sabu

    Ibu Rumah Tangga di Tanah Grogot Ditangkap karena Edarkan Sabu

    • 0Komentar

    TANA PASER, Kaltimupdatenews.com-Seorang ibu rumah tangga berinisial J.A. (42) harus berurusan dengan aparat kepolisian setelah diduga terlibat peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser. Penangkapan terhadap pelaku terjadi Selasa (27/1/2026) siang, pukul 12.30 WITA, di kediamannya di Desa Tepian Batang. Kasat Reserse Narkoba Polres Paser, AKP Suradi, mengatakan pengungkapan kasus bermula dari […]

  • Lubang Jalan di Longkali Nyaris Telan Korban, Warga Minta Segera Diperbaiki

    Lubang Jalan di Longkali Nyaris Telan Korban, Warga Minta Segera Diperbaiki

    • 0Komentar

    TANA PASER, Kaltimupdatenews.com-Sebuah lubang jalan yang cukup dalam di ruas jalan antara Puskesmas dan SPBU Kecamatan Longkali kembali nyaris menelan korban, setelah sebelumnya beberapa kali menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Kondisi jalan yang rusak parah tersebut dikeluhkan warga karena membahayakan pengendara, terutama pada jam-jam sibuk. Peristiwa terbaru terjadi pada Jumat (21/2) ketika seorang pengendara sepeda motor […]

  • Afkab Paser Hidupkan Lagi Paser Futsal League

    Afkab Paser Hidupkan Lagi Paser Futsal League

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com-Kompetisi futsal antarklub di Kabupaten Paser kembali bergulir setelah sempat terhenti hampir delapan tahun. Kembalinya Paser Futsal League menjadi momentum kebangkitan pembinaan futsal di daerah sekaligus langkah awal menyiapkan atlet terbaik menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur VIII. Turnamen yang digelar Asosiasi Futsal Kabupaten (Afkab) Paser itu resmi dibuka di GOR Sadurengas, […]

  • HIPMI Paser Dorong Kolaborasi Dunia Usaha dan Pemerintah Lewat Forum Bisnis

    HIPMI Paser Dorong Kolaborasi Dunia Usaha dan Pemerintah Lewat Forum Bisnis

    • 0Komentar

    TANA PASER, kaltimupdatenews.com- Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Paser terus mendorong penguatan sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah melalui penyelenggaraan forum bisnis yang digelar pada Selasa (8/4/2026) malam di My Cafe. Forum bertema “Kolaborasi Pengusaha dan Pemerintah dalam Mewujudkan Paser Tuntas” tersebut menjadi ruang pertemuan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas arah pengembangan ekonomi […]

  • Pemkab PPU Musnahkan 21 Ribu Arsip Lama, Dorong Administrasi Lebih Efisien

    Pemkab PPU Musnahkan 21 Ribu Arsip Lama, Dorong Administrasi Lebih Efisien

    • 0Komentar

    PPU, kaltimupdatenews.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengambil langkah tegas menertibkan dokumen pemerintahan dengan memusnahkan lebih dari 21 ribu arsip lama. Arsip yang dimusnahkan berasal dari periode 2005 hingga 2014 dan dinyatakan tidak lagi memiliki nilai administrasi maupun hukum. Asisten III Administrasi Umum PPU, Ainie, mengatakan, langkah ini bagian dari penataan arsip yang […]

expand_less