PKB Mulai Bidik Pilkada Paser 2030, Hendra Wahyudi Disiapkan Jadi Calon Bupati Paser
- calendar_month 2 menit yang lalu
- print Cetak

Foto: Foto:Ketua DPW PKB Kalimantan Timur, Syafruddin, S.Pd.I., M.Sos di dampingi, Bupati Paser dr Fahmi Fadli (kiri) dan Ketua DPRD Paser H. Hendra Wahyudi (kanan) (Jay/kaltimupdatenews)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANA PASER, Kaltimupdatenews.com-Peta awal kandidat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Paser 2030 mulai mengerucut. Ketua DPW PKB Kalimantan Timur, Syafruddin, menyatakan H. Hendra Wahyudi menjadi satu-satunya kader yang disiapkan partai untuk menghadapi kontestasi perebutan kursi bupati mendatang, Selasa (27/10/2026).
Pernyataan itu disampaikan Syafruddin setelah pelantikan dan pengukuhan pengurus DPC PKB Kabupaten Paser periode 2026–2031 di Ballroom Hotel Kyriad Sadurengas, Kabupaten Paser belum lama ini.
Menurut Syafruddin, partai ingin memberikan ruang bagi kader internal untuk melanjutkan kiprah politik hingga ke tingkat eksekutif. Untuk Pilkada Paser 2030, PKB saat ini memusatkan persiapan pada Hendra Wahyudi, yang menjabat Ketua DPRD Kabupaten Paser.
“Untuk sementara, fokus kami tertuju pada Hendra Wahyudi. PKB ingin mempersiapkan kader sendiri untuk Pilkada Paser 2030 dan saat ini belum ada nama lain yang kami siapkan,” ujar Syafruddin.
Meski nama Hendra telah disebut sebagai kader yang dipersiapkan, proses politik menuju Pilkada 2030 masih terbuka terhadap perkembangan dan mekanisme penetapan calon yang berlaku.
Tak hanya mempersiapkan kandidat kepala daerah, PKB juga membidik penguatan posisi di lembaga legislatif. Partai tersebut berupaya mempertahankan perolehan kursi sekaligus membuka peluang menambah keterwakilan di DPRD Kabupaten Paser.
Syafruddin mengatakan, angka 12 kursi menjadi target minimal yang ingin dipertahankan. Apabila jumlah kursi DPRD yang diperebutkan bertambah dari 30 menjadi 35, PKB berharap dapat meningkatkan perolehan menjadi 13 hingga 14 kursi.
“Bagi kami, mempertahankan 12 kursi merupakan target dasar. Jika alokasi kursi bertambah, tentu ada peluang untuk meningkatkan perolehan menjadi 13 atau 14 kursi,” katanya.
Namun, target penambahan tersebut belum ditetapkan secara final. Syafruddin menyebut PKB masih perlu melakukan evaluasi, memetakan kekuatan politik, serta menyusun strategi untuk menghadapi persaingan pada pemilihan legislatif mendatang.
Ia menilai, penambahan kursi membutuhkan perencanaan yang matang dan perhitungan berdasarkan kondisi politik di lapangan.
“Kami belum menetapkan angka final untuk penambahan kursi. Pemetaan dan kajian strategi masih diperlukan agar target yang disusun memiliki dasar perhitungan yang jelas,” ungkapnya.
Syafruddin menambahkan, penyiapan kader di PKB turut mempertimbangkan pengalaman dan bidang pengabdian masing-masing. Kader yang memiliki pengalaman di pemerintahan dapat dipersiapkan untuk melanjutkan kiprah di ranah eksekutif, sedangkan kader yang berpengalaman di legislatif diarahkan untuk meneruskan peran di parlemen. Menurut dia, pengalaman dan rekam jejak menjadi bagian dari pertimbangan partai dalam menentukan arah pengembangan politik kader.
Sementara itu, H.Hendra Wahyudi yang saat ini merupakan Ketua DPRD Paser menyatakan kesiapannya menjalankan keputusan dan penugasan partai. Ia menegaskan akan mengikuti arahan organisasi terkait langkah politik yang harus dijalankan ke depan.
“Sebagai kader, saya siap menjalankan apa yang menjadi perintah dan keputusan partai,” kata Hendra.
Pelantikan pengurus DPC PKB Kabupaten Paser periode 2026–2031 menjadi momentum bagi partai untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun langkah menghadapi agenda politik mendatang.
Penyiapan Hendra Wahyudi sebagai kandidat internal untuk Pilkada Paser 2030 menunjukkan arah awal strategi PKB di daerah tersebut. Di sisi lain, partai juga menghadapi pekerjaan untuk menjaga kekuatan di parlemen dan mempersiapkan strategi yang akan diterapkan dalam kontestasi politik berikutnya.(Jay)
- Penulis: Editor



Saat ini belum ada komentar